Popular Posts

HEADLINE NEWS

Nekad Bawa Narkoba Pakai Angkutan Umum,AB  ditangkap Tim Bravo Sat Resnarkoba Polres Dompu

By On 22:00


Dompu- Berantas pengedaran Narkotika Di wilayah Hukum Polres Dompu, Tim Bravo Tambora Sat Resnarkoba di bawah kepemimpinan Kasat Resnarkoba Polres Dompu Iptu Abdul Malik, SH tidak tanggung-tanggung dalam memberantas peredaran narkoba di wilayahnya Hukum Polres Dompu. 


Seperti halnya pada hari Sabtu malam tepatnya tanggal 2 Juli Pkl 18.30 wita Tim Bravo Tambora Sat Resnarkoba Polres Dompu melakukan penangkapan terhadap yang diduga memiliki, menyimpan dan menguasai Narkotika Golongan I Bukan Tanaman Jenis SHABU.


Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K melalui Kasat Narkoba Polres Dompu iptu Abdul Malik, SH mengatakan pelaku di tangkap di atas angkutan umum (Bemo) tepatnya di jalan raya Dusun Manggena'e, Desa Manggenae, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu saat di atas angkutan umum (Bemo).


“Bhawa benar telah dilakukan penangkapan terhadap terduga AB (22 Tahun) yang beralamatkan Dusun Mada oi u'a, Desa Madaprama, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. AB di tangkap Tim Bravo Tambora terkait laporan masyarakat bahwa ada salah satu angkutan umum (Bemo) yang membawa narkoba dari arah Dompu menuju Bima”,ujar Iptu Abdul Malik, SH.


Berdasarkan laporan masyarakat tentang adanya seseorang yang membawa narkotika dari arah Dompu menuju ke Bima, dari informasi tersebut Kasat narkoba polres Dompu IPTU ABDUL MALIK, S.H Memerintahkan anggota Opsnal untuk melakukan penyelidikan terhadap informasi yang didapatkan tersebut. 


Setelah mendapatkan informasi A1 posisi dari seseorang tersebut anggota Opsnal bergegas menuju  tempat tersebut dan pada saat itu anggota Opnal memberhentikan sebuah mobil Bemo (angkutan umum) yang sesuai dengan informasi yang didapat dan pada saat itu anggota berhasil mengamankan pengemudinya yang bernama AB (22 Tahun) dan melakukan penangkapan bertempat di Jalan raya Dusun Manggena’e Desa Manggena’e, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu.


Kemudian team memanggil saksi masyarakat untuk menyaksikan jalanya penggeledahan, setelah di lakukan penggeledahan team berhasil menemukan barang bukti berupa: 2 (dua) buah plastik klip transparan yang di dalamnya berisikan kristal bening yang di duga narkotika jenis sabu dan peralatan untuk menggunakan Narkotika.


Selanjutnya anggota tim BRAVO TAMBORA membawa Terduga dan barang bukti di mako polres dompu Guna Proses Penyidikan Lebih Lanjut.

434 Calon Bintara Anggota Polisi Tahun 2022 Lulus, 6 Calon Taruna Akpol ikuti Tes Pusat

By On 21:57


MATARAM - Sebanyak 440 calon anggota Polri di Nusa Tenggara Barat, dinyatakan lulus pada penerimaan anggota Polri TA 2022 ini.


Pengumuman kelulusan mereka, disampaikan dalam sidang terbuka kelulusan tingkat Panda Taruna/i Akpol dan Sidang Kelulusan Akhir Penerimaan Terpadu Bintara Polri T.A. 2022 Polda NTB, di Gedung Sasana Dharma Polda NTB bagi casis Pulau Sumbawa, sedangkan bagi Casis Pulau Lombok di laks secara Daring menggunakan media Zoom Meeting di Polres/ta masing-masing, Sabtu (2/7/2022).


Kabidhumas Polda NTB Kombes Pol Artanto SIK M.Si mengatakan, peserta penerimaan anggota Polri diawal tahun 2022 ini yg mengikuti sidang akhir berjumlah 660 orang namun yang lulus hanya 440 orang.


"440 orang yang lulus itu terdiri dari 6 orang taruna Akpol ikuti tes pusat, dan 434 Bintara Polri lulus ikuti pendidikan," terang Kabid Humas Polda NTB, Minggu (3/7/2022).


Sebanyak 440 orang yang lulus tersebut, terdiri dari Taruna Akpol laki-laki sebanyak 5 orang dan perempuan 1 orang. Sementara untuk 434 Bintara Polri yang lulus terdiri dari laki-laki 411 dan 23 perempuan.


Kabidhumas menerangkan bahwa, peserta yang lulus dalam sidang akhir akan mengikuti proses selanjutnya.


Khusus untuk 6 Taruna Akpol yang lulus, selanjutnya akan mengikuti tes di Pusat, yakni di Akademi Kepolisian Semarang Jawa Tengah.


Sementara untuk 434 Bintara Polri yang lulus akan mengikuti pendidikan lanjutan untuk Brigadir Polri di SPN Polda NTB, Pusdik Brimob dan Sepolwan Jakarta mulai 7 Juli hingga 7 Desember.


Dia berharap, penerima anggota Polisi di awal tahun 2022 ini, dapat menjadi sesuatu yang Luarbiasa bagi Kepolisian.


Selain itu dia juga berharap 6 Taruna Akpol pilihan Polda NTB dapat lulus tes di Pusat, dan langsung mengikuti pendidikan menjadi taruna Akpol.


"setiap penerimaan anggota baru Polisi, kita selalu berharap mendapat, anggota yang benar-benar berkualitas, sebab Polisi adalah salah satu institusi yang menjadi andalan negara dalam segala situasi," pungkasnya.


Gagalkan Transaksi Sabu, Tiga Pria Diamankan Resnarkoba Polresta Mataram

By On 21:55


Mataram NTB - Kembali Anggota Opsnal Resnarkoba Polresta Mataram berhasil menggagalkan transaksi narkoba yang kerap terjadi di salah satu tempat tinggal di wilayah Pejeruk Timur, Dasan Agung, Kota Mataram, dengan mengamankan tiga terduga beserta barang bukti berupa sabu seberat 2,48 gram brutto.


Kasat Narkoba Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE SIK dalam keterangannya sore ini (03/07) usai pengungkapan menjelaskan penggagalan terhadap peredaran sabu dengan mengamankan tiga terduga tersebut atas informasi awal yang diterima dari masyarakat.


"Tak henti-hentinya kami sampaikan terimakasih kepada masyarakat kota Mataram, atas partisipasi nya menjaga kota Mataram dari peredaran narkoba, sehingga setiap informasi yang disampaikan dengan sesegera mungkin kami tindak lanjuti,"jelas Pria suku Bali ini.


Ia juga menceritakan bahwa saat melakukan penggeledahan di lokasi (TKP), dengan disaksikan aparat lingkungan setempat serta masyarakat yang kebetulan berada di sekitar tempat itu didapati barang bukti berupa sabu seperti yang disebutkan diatas.


"Untuk melengkapi proses pemeriksaan selain barang bukti sabu yang berhasil diamankan, juga barang lain yang mengarah dan berkaitan dengan transaksi  narkoba seperti alat komunikasi, alat konsumsi, alat penjualan sabu, serta sejumlah uang tunai yang diduga hasil dari narkoba tersebut,"jelas polisi berpangkat Melati 1 ini.


Sedangkan tersangka yang diamankan, lanjutnya yaitu HIT, laki 22 tahun, Sasak, alamat Pejeruk Timur, Dasan agung, kota Mataram, kemudian HPR, laki 17 tahun, Sasak, alamat lingkungan yang sama dengan HIT,  serta SB, laki 29 tahun, Sasak, alamat Bintaro Jaya, Ampenan, Kota Mataram.


"Mereka ditangkap pada siang hari tadi Minggu (03/07) sekitar pukul 15:00wita,"jelas Yogi.


Seperti dijelaskan diawal bahwa kronologis singkat penangkapan ketiga terduga berawal dari informasi masyarakat sekitar yang merasa resah karena tempat tersebut kerap dijadikan lokasi transaksi ataupun penggunaan narkoba.


Atas informasi tersebut, anggota Satresnarkoba melakukan penyelidikan terhadap informasi yang dimaksud. 

Dan pada saat melakukan penggerbekan didapati tiga orang di lokasi yang diduga sebagai pelaku pengedar ataupun pengguna narkoba jenis sabu.


"Saat ini terduga bersama barang bukti telah diamankan di mapolresta mataram untuk menjalani proses lebih lanjut,"jelas Yogi.


"Terkait peran dari masing-masing serta sumber barang, saat ini masih didalami dan ketiga terduga ini masih dalam proses pemeriksaan. Karena kami duga, makanya kami amankan untuk diperiksa, kalau nanti mengarah sesuai bukti-bukti maka statusnya akan dinaikan menjadi tersangka ," tambahnya sembari menyudahi pembicaraan.

SBMI NTB MENGINGATKAN DISNAKER NTB MENGKAJI UU NOMOR 18 TAHUN 2017 TENTANG PERLINDUNGAN PMI

By On 12:26


Lombok Timur - SBMI NTB mengingatkan kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Propinsi Nusa Tenggara Barat sesuai dalam surat yang di turunkan ke semua Disnakertrasmigrasi Kabupaten/Kota se Nusa Tenggara Barat Nomor 590/710/01-NAKERTRANS/VI/ 2022 tanggal, 29 Juni 2022 Prihal Keseragaman Pelayanan PMI 


Menurut Usman ketua SBMI NTB setelah mendapakan surat tersebut  akan menghilangkan  atau mentiadakan pelatihan khususnya ladang kelapa sawit, bertentangan dengan Undang-undang nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Dalam undang-undang nomor 18 tahun 2017 tentang perlindungan Pekerja Migran Indonesia pada Pasal 6 (1) Setiap Calon Pekerja Migran Indonesia atau Pekerja Migran Indonesia memiliki hak: b. memperoleh akses peningkatan kapasitas diri melalui pendidikan dan pelatihan kerja, Pasal 8 perlindungan sebelum bekerja ayat 3 b peningkatan kualitas Calon Pekerja Migran Indonesia melalui pendidikan dan pelatihan kerja. Pasal 34 Pelindungan Sosial Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya wajib melakukan pelindungan sosial bagi Calon Pekerja Migran Indonesia dan/atau Pekerja Migran Indoriesia, Pasal 39 Pemerintah Pusat memiliki tugas dan tanggung jawab pada hurup o. menyediakan dan memfasilitasi pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia melalui pelatihan vokasi yang anggarannya berasal dari fungsi pendidikan Pasal 40 Pemerintah Daerah provinsi memiliki tugas dan tanggung jawab: a. menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan kerja oleh lembaga pendidikan dan lembaga pelatihan kerja milik pemerintah dan/atau swasta yang terakreditasi, dan pada Pasal 41 Pemerintah Daerah kabupaten/ kota memiliki tugas dan tanggung jawab: f, menyelenggarakan pendidikan dan pe latihan kerja kepada Calon Pekerja Migran Indonesia yang dapat bekerja sama dengan lembaga pendidikan dan lembaga pelatihan kerja milik pemerintah dan/atau swasta yang terakreditasi.

Juga dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Tugas dan tanggung jawab Pemerintah Pusat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 sampai dengan Pasal 52 dilaksanakan oleh kementerian/lembaga sesuai dengan kewenangannya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

1. Tugas Pemerintah Pusat menyediakan dan memfasilitasi pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia melalui pelatihan vokasi yang anggarannya berasal dari fungsi pendidikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 huruf o, dimaksudkan untuk menjamin setiap Calon Pekerja Migran Indonesia memiliki kompetensi. 

2. Penyediaan dan fasilitasi pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia melalui pelatihan vokasi yang anggarannya berasal dari fungsi pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat bekerja sama dengan lembaga pendidikan dan lembaga pelatihan kerja yang terakreditasi.


Juga pada Pasal 54 Pemerintah Daerah provinsi memiliki tugas dan tanggung jawab: menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan kerja oleh lembaga pendidikan dan lembaga pelatihan kerja milik pemerintah dan/atau swasta yang terakreditasi;


Usman SBMI NTB  kembali mengingatkan kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Propinsi Nusa Tenggara Barat, untuk mengkaji ulang surat yang di telah beredar /turunkan ke Disnakertransmigrasi Kabupaten/kota se Nusa Tenggara Barat karena akan menimbulkan masalah besar mengajak untuk melanggar undang-undang nomor 18 tahun 2017 Tentang Perlindungan  Pekerja Migrant Indonesia  Dan Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 Tentang Pelaksanaan Perlindungan Pekerja Migrant Indonesia, SBMI NTB dan LSM/Ormas akan menggelar aksi besar –besaran nantinya jika hal ini terjadi

Sbmi  dan IOM melanjutkan pelatihan Pengorganisasian dan Pemberdayaan Ekonomi Purna PMI (PIJAR) di Desa surabaya Utara Sakra Timur

By On 12:23


Lombok Timur - Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) dan Internasional  Organisasi Migran (IOM) melakukan lanjuran pelatihan Peprganisasian dan Pemberdayaan Ekonomi Purna PMI (IJAR)  di Gedung Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al_Mujahidin Desa Surabaya Utara Kecamatan Sakra Timur Kabupaten Lombok Timur Propinsi Nusa Tenggara Barat


Kepala desa surabaya Utara Kevamatan Sakra Timur Ahmad Rusdan dalam sambutanya menyampaikan sangat berterimakasih kepada SBMI dan IOM karena menujuk  Desa Surabaya Utara  untuk Warga mantan Pekerja Migran   di bina dalam pemberdayaan Ekonomi agar tidak kembali men jadi PMI kembali lebih baik nantinya membuks usaha di rumah sendiri agar tidak lagi a masalah dalam half pelatihan dan bisa tergabung nanti di SBMI MART yang akan di bangun di Lombok Timur oleh SBMI dan IOM 


Sementara itu Kepala UPt BP2MI NTB Abri Danar. Prabawa. SE. M.PA juga mengatakan sangat mendukung langkah baru oleh SBMI dan IOM melaksanakan pelatihan pengorganisasian dan Pemberdayaan Ekonomi Purna PMI (PIJAR) gunsa mengajak Purna PMI untuk ikut tergabung koperasi SBMI MRT  merubah menset para mantan PMI. cPMI tidak harus ke luar negeri dwngan adanya kegiatan ini bisa mengurangi masalah selams ini di NTB agar bisa jadi PMI Sukses di  rumah mereka terutama yang hadir dalam tindaklanjut pelatihan pengorganisasian dan Pemberdayaan Ekonomi Purna PMI  


Usman ketua SBMI NTB juga mengatakan pelatihan ini akan berlanjut ke 3 desa yang belum yaitu desa surabaya kecamatan Sakra Timur desa ketanggejerang kecamatan keruak dan desa montong baan kecamatan sikur kabupaten Lombok Timur dan setrus hingga bulan agustus baru buka toko SBMI MART di Lombok Timur 


Dengan dukungan Pemda Lombok Timur dan Balai pelatihab vokasi  produktifitas Lombok Timur berharap kedepan sexual rencana membuka sbmimart  tersebut  bersama para Purna PMI dan berkembang agar bisa di Daerah Lombok Timur. 


Hadir ketua Umumdewan pimpinan nasional  Harianto mengatakan langkah awal pelatihan ini dan bersama sbmi iom dan bp2mi dan di dukungan oleh Pemda Lombok Timur dan Pemerintah desa  di sambut baik dan mengucapkan terimakasih  dan mudahan sesuai rencana berjalan Sukses dalam berdayakan Purna PMI di Lombok Timur

Komisi V DPR RI Siapkan Bendungan Mujur Jadi Proyek Strategis Nasional

By On 09:04


MATARAM-Komisi V DPR RI menggelar Kunjungan Kerja Spesifik terkait pembangunan Bendungan Mujur di Lombok Tengah, Kamis (30/06). Kunker spesifik akan berlangsung hingga 2 Juli sebagai bagian dari upaya akselerasi pembangunan bendungan yang sudah terbengkalai selama empat dekade ini.


"Ini bentuk komitmen kami hadir langsung di Lombok Tengah, supaya rencana pembangunan Bendungan Mujur ini bisa terlaksana," kata Wakil Ketua Komisi V DPR RI H. Andi Iwan Darmawan Aras, yang memimpin langsung Kunker Spesifik Komisi V.


Rombongan Komisi V DPR RI diterima langsung Bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri. Turut menerima pula Ketua DPRD Lombok Tengah M. Tauhid, Kepala Balai Wilayah Sungai NTB, Perwakilan Kementerian PUPR, Kepala Organsiasi Perangkat Daerah Lombok Tengah, dan perwakilan Kecamatan dan unsur pemerintah Desa yang akan menjadi lokasi pembangunan Bendungan Mujur.


Andi menegaskan, kedatangan pihaknya dalam rangka mendorong percepatan penyelesaian pembangunan bendungan ini. Diakui jika sebelumnya, pihaknya aktif menggelar diskusi mendalam dengan Wakil Ketua Komisi I DPR RI H. Bambang Kristiono, SE (HBK), Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/Pulau Lombok, tokoh yang selama ini memiliki komitmen kuat mengawal penuh pembangunan Bendungan Mujur yang tak kunjung terwujud meski sudah direncanakan semenjak tahun 1969.


"Kita akan dorong supaya pembangunan Bendungan Mujur ini masuk dalam proyek strategis nasional," kata Andi, yang merupakan politisi Partai Gerindra, seperti halnya HBK.


Diakui Andi, proses pembangunan Bendungan Mujur memang memerlukan waktu, lantaran harus melalui sejumlah tahapan. Biasanya, kata dia, pembangunan bendungan memakan waktu 3 hingga 5 tahun. Beruntungnya, pembangunan Bendungan Mujur ini sebelumnya telah memiliki dokumen Rencana Aksi Pembebasan Lahan dan Pemukiman Kembali warga terdampak atau Land Acquisition Resettlement Action Plan (LARAP), yang digelar tahun 2015. Bendungan ini juga telah memiliki Detail Engineering Design yang disusun Pemerintah Daerah. Sehingga, saat ini, dua dokumen tersebut hanya perlu menjalani proses review untuk penyesuaian. Dengan demikian, dokumen tersebut bisa menjadi dasar dalam penyusunan anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan bendungan.


“Kami ingin membahas pembangunan bendungan ini dengan cepat. Sehingga bisa dilaksanakan di 2023 mendatang,” kata Andi.


Pembebasan lahan Bendungan Mujur sendiri telah mulai dilakukan Pemkab Lombok Tengah semenjak tahun 2006. Namun begitu, setelahnya, proses pembebasan lahan berjalan lambat. Hitungan sementara, dibutuhkan sedikitnya Rp. 800 hingga Rp. 900 miliar untuk pembebasan lahan di luar kebutuhan relokasi.


Dalam pertemuan terungkap bahwa pembebasan lahan tinggal dilakukan di satu desa. Saat ini masih dalam tahap mediasi dengan warga pemilik lahan. Bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri menjelaskan, masyarakat saat ini menunggu kepastian terkait dengan harga tanah, kemudian kapan tanah tersebut akan dibayar, dan pihak yang yang akan membayar lahan tersebut.


Karena itu, Bupati Pathul Bahri menyampaikan rasa terima kasihnya atas komitmen Komisi V yang tengah memperjuangkan Bendungan Mujur menjadi proyek strategis nasional. Dengan status proyek strategis nasional tersebut, maka akan segera ada kepastian terkait kesiapan anggaran pembebasan lahan dan dana infrastruktur untuk pembangunan bendungan ini.


“Luas lahan pertanian di Lombok Tengah mencapai 45 ribu hektare dan menjadi lumbung pangan nasional. Bendungan Mujur ini memiliki nilai yang sangat strategis untuk mengatasi kekurangan air untuk kebutuhan pertanian dan mendukung kawasan ekonomi khusus Mandalika,” kata Bupati Pathul.


Direktur Bendungan dan Danau Ditjen SDA Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Airlangga Mardjono mengemukakan, menilai dukungan dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan Komisi V DPR RI sebagai hal yang luar biasa.


"Dukungan ini menginspirasi kita untuk segera merealisasi Bendungan Mujur," katanya.


Kementerian PUPR saat ini memang belum menghitung total anggaran untuk pembangunan Bendungan Mujur. Namun, untuk konstruksinya diperkirakan berkisar di angka Rp 1,6 triliun.


Secara keseluruhan, nantinya, Bendungan Mujur memerlukan lahan seluas 394,92 Hektare. Dimana luas lahan yang telah diukur saat ini mencapai 177.56 Hektare. Sedangkan luas lahan yang belum diukur sebanyak 217.38 Hektare.


Direncanakan, Bendungan Mujur akan memiliki kapasitas tampung air sebesar 23,03 juta meter kubik dengan panjang tubuh bendungan utama 2,8 kilometer. Bendungan akan mampu meningkatkan intensitas tanam lahan persawahan hingga 6.181 Hektare.


Sementara itu, Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/Pulau Lombok H. Bambang Kristiono, SE (HBK) menyampaikan apresiasinya atas komitmen rekan-rekannya di Komisi V DPR RI untuk mempercepat proses pembangunan Bendungan Mujur.


HBK menegaskan, Bendungan Mujur ini bukan semata untuk kemaslahatan masyarakat Lombok Tengah. Tapi juga untuk kemaslahatan masyarakat Bumi Gora. Karena itu, bendungan ini mestilah diwujudkan, karena merupakan bagian dari upaya menopang keberadaan Pulau Lombok sebagai salah satu daerah Penyangga Pangan Nasional.


“Tentu setelah kunjungan kerja spesifik dari teman-teman Komisi V DPR RI ini, masih ada proses dan sejumlah tahapan yang harus dilalui. Atas nama wakil masyarakat Pulau Lombok di DPR RI, saya akan bekerja keras dan all out mengawal seluruh proses dan tahapan tersebut, sehingga Bendungan Mujur yang telah diimpikan masyarakat di Lombok Tengah, benar-benar terwujud,” tandas HBK.

Taklimat Akhir Itwasum Polri Tahap II 2022 di Polda NTB Berakhir Ini Hasilnya.

By On 22:18


Mataram-  Pelaksanaan Taklimat Akhir audit kinerja itwil II Itwasum Polri tahap 2 aspek pelaksanaan dan pengendalian T.A 2022 pada satker satwil jajaran Polda NTB, telah berkahir.


Hasilnya, ada temuan yang positif namun ada beberapa yang harus dilaporkan kembali, tetapi secara keseluruhan hasil audit kinerja tahap II ini cukup memuaskan.


Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komisaris Jenderal Polisi Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si. memuji sejumlah capaian yang diselesaikan dengan baik oleh Polda NTB.


"dari temuan-temuan itu, ada temuan yang postif, namun juga ada temuan yang harus ada perbaikan," ungkap Irwasum Polri usai memberikan arahan di Gedung Sasanadharma, Polda NTB, Rabu (29/6/2022).


Bagi temuan yang membutuhkan tindak lanjut, Irwasum Polri memberikan waktu satu bulan untuk Polda NTB melakukan perbaikan, setelah itu dilaporkan kembali.


"untuk temuan-temuan yang harus di tindak lanjuti kita beri waktu satu bulan untuk melakukan perbaikan, setelah itu dilaporkan," ungkapnya.


"kalau masih ada kesulitan kita akan lakukan asistensi, untuk bisa diperbaiki," tambahnya.


Dia juga memuji sejumlah kinerja yang berhasil dikerjakan dengan baik oleh Polda NTB, yakni teekait SOP, tahanan dan beberapa temuan lainnya.


"semua Polda punya keunggulan masing-masing, seperti di Polda NTB ini ada beberapa hal yang tidak ditemukan di Polda lain, namun Polda lain juga punya inovasi yang berbeda," ungkapnya.


Sementara Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto ucapkan terimakasih terhadap kinerja semua anggota di jajarannya yang telah bekerja maksimal dan profesional, sehingga mendapat pujian dari Irwasum Polri.


"dengan adanya audit kinerja tahap II ini, dapat menambah masukan bagi kita di Polda NTB untuk bekerja lebih baik lagi," ungkapnya.


Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Djoko Hari Utomo, mengatakan kepada media mengatakan,

terkait Polri mendapat predikat WTP ke-9 dari hasil pemeriksaan BPK RI th 2021, menjadi tantangan seluruh jajaran Polri termasuk Polda NTB.


"Dari hasil pemeriksaan BPK RI tetap juga ada temuan yg harus diperbaiki, demikian halnya dari hasil Audit Kinerja yang dilakukan oleh Itwil 2 Itwasum Polri," kata Irwasda Polda NTB.


"Namun yg terpenting adalah temuan tersebut, sebagai tantangan utk melakukan perbaikan yang lebih baik dalam hal pertanggungjawaban keuangan maupun logistik, kebutuhan personel dan peningkatan kemampuannya, serta penggerakan operasional dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di masing-masing Satker Satwil sesuai tupoksinya," pungkas Hari.

Pohon Tumbang di Lembar Lukai Dua Orang,  Polres Lobar Gerak Cepat Lakukan Pertolongan

By On 22:17


Lombok Barat, NTB - Pohon tumbang di jalan Yos Sudarso Lembar, mengakibatkan dua pengendara yang melintas mengalami luka-luka. Tepatnya di Dusun Gubug Bali, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Kamis (30/6/2022).


Saat dikonfirmasi, Kapolres Lombok Barat, Polda NTB AKBP Wirasto Adi Nugroho, SIK membenarkan peristiwa ini.


"Sehingga kami dari Kepolisian segera merespon untuk membantu mengevakuasi Korban, evakuasi pohon yang tumbang, dan melakukan pengaturan Lalulintas di sekitar TKP," ungkapnya.


Dalam peristiwa ini mengakibatkan dua  pengendara motor yang melintas menjadi korban tertimpa pohon. 


Antara lain Muhammad Ramzi, laki-laki (30) warga Dusun pelowok selatan, desa Kediri, kecamatan Kediri dilarikan ke Puskesmas Jembatan Kembar.


"Saudara Muhammad Ramzi mendapat perwatan di Puskesmas Jembatan Kembar. Mengalami luka memar dan keseleo di paha kiri dan sudah dibawa pulang oleh keluarga," jelas Kapolsek.


Untuk Korban selanjutnya bernama Rusni, (30) dengan alamat yang sama, harus dibawa ke Rumah Sakit Tripat Gerung.


"Untuk mendapatkan perawatan intensif atas luka di bagian muka dan kepala," katanya.


Dari Jajaran Polres Lombok Barat sendiri, langsung meresponnya dengan mendatangi langsung TKP.


"Melakukan upaya menyelamatkan Korban, dengan melarikannya langsung ke Puskesmas terdekat. Yaitu Puskesmas Jembatan Kembar, namun salah satu korban harus membawanya ke Rumah Sakit Tripat Gerung," pungkasnya.


Tidak hanya itu, juga melakukan pengamanan di TKP, mengingat jalur ini merupakan salah jalur vital di Lombok Barat.


"Sebagai jalur utama, sehingga harus melakukan penanganan dengan cepat. Bersama warga melakukan evakuasi terhadap pohon tumbang tersebut," katanya.


Karena merupakan jalur yang padat dilalui kendaraan, juga mengerahkan personel untuk melakukan pengaturan Lalulintas.


"Antispasi kemacetan arus lalulintas, serta untuk memastikan keselamatan pengguna jalan saat melakukan evakuasi," imbuhnya.


Berdasarkan keterangan dari korban bahwa saat melintas, mereka  berboncengan menggunakan sepeda motor.


 Berboncengan datang dari arah lembar menuju Gerung. Setibanya di dusun gubug Bali Desa Jembatan Gantung terjadi angin kencang, yang mengakibatkan pohon tumbang.


"Korban tidak bisa menghindar, sehingga  langsung menimpa korban sehingga korban tidak sadarkan diri," terang Kapolres.


Kini situasi di TKP sudah kembali normal, Setelah jajaran Polres Lombok Barat dan dibantu Masyarakat setempat melakukan penanganan. Mulai dari pertolongan kepada korban, melakukan pengaturan arus lalin dan melakukan pemotongan Pohon.


"Saat ini pohon yang tumbang sudah dapat disingkirkan, serta arus lalulintas sudah kembali lancar. Untuk Korban, sampai dengan saat ini dilaporkan tidak ada korban jiwa," tutup Kapolres

Polda NTB Akan Dalami Kasus Pencabulan Yang Dilaporkan Sejumlah Mahasiswi ke Polda NTB

By On 22:16


MATARAM - Polda NTB menggelar acara konferensi pers kasus pencabulan yang dilaporkan sejumlah korban di UNIT PPA Ditreskrimum Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, pada Rabu (30/6/2022).


Pada dasarnya kasus tersebut pernah dilaporkan pada bulan Maret tahun 2022 lalu, dengan dugaan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) namun Polda NTB menghentikan proses tersebut.


Penghentian proses tersebut, disebabkan karena belum ditemukan bukti permulaan yang cukup terkait tindak pidana perdagangan orang (TPPO).


"kasus ini pernah dilaporkan pada Maret tahun 2022 lalu, dengan dugaan kasus TPPO, namun karena belum ditemukan bukti yang kuat, maka terhadap laporan tersebut dihentikan," kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto SIK M.Si, usai acara konferensi pers, di Mapolda NTB, Kamis (30/6/2022).


Dikatakan, Hal itu juga telah dilakukan penyelidikan dan diskusi dengan pakar hukum UNRAM, penyidik melakukan gelar perkara untuk memberikan kepastian hukum terhadap laporan tersebut.


Akhirnya pada Rabu (29/6/2022) Polda NTB kembali mendapat laporan dari dua orang yang menyebut dirinya sebagai korban pencabulan.


Untuk itu Polda NTB akan melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.


"dengan adanya laporan yang diterima unit PPA Rabu kemarin, kita akan lakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut," pungkasnya.

Antisipasi Laka Laut, Sat Polairud Polres Sumbawa Himbauan Pemilik Kapal

By On 22:15


Sumbawa Besar-NTB, Dalam rangka mencegah terjadinya kecelakaan laut hingga potensi kerawanan diperairan laut, Sat Polairud Polres Sumbawa terus gencar memberikan arahan dan peringatan kepada pemilik perahu penyebrangan antar pulau, serta pengguna jasa perairan di Dermaga Pelabuhan Alas Sumbawa, Kamis (30/06/22) pagi.


Kapolres Sumbawa melalui Kasat Polairud Polres Sumbawa Akp Alosius Ignasius saat dikonfirmasi terpisah mengatakan, pihaknya memberikan himbauan kepada pemilik kapal dan melakukan pemeriksaan mesin sebelum kapal berlayar. Tak hanya itu, tidak lupa juga melengkapi dan membawa dokumen lengkap serta membawa alat keselamatam berlayar, seperti jaket pelampung.


"Himbauan kepada pengguna jasa perairan dan pemilik kapal terus kami lakukan agar mengutamakan keselamatan pelayaran dan tidak membawa muatan melebihi manifest guna menghindari terjadinya laka laut akibat faktor kelalaian manusia," Ucap Kasat.


Selain itu, pihaknya juga memberikan himbaun agar para nahkoda dan awak kapal senantiasa memperhatikan cuaca sebelum berlayar.


"mengingat cuaca di perairan saat ini tidak menentu dimana tinggi gelombang dan angin kencang serta hujan lebat sewaktu waktu bisa terjadi sehingga kita sampaikan kepada pemilik kapal yang akan melakukan penyeberangan untuk tetap waspada" Pungkas Kasat. 

Ribuan Kader Hadiri Pelantikan PKC PMII Bali-Nusa Tenggara

By On 19:59


Mataram, – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Masa khidmat 2022-2024 resmi dilantik oleh Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia , di Mataram Nusa Tenggara Barat. Rabu, 29  Juni 2021.



Ketua Umum Pengurua Besar PMII, M. Abdullah Syukri memberikan apresiasi kepada PKC PMII Bali Nusa Tenggara, dia menyebutkan Pelantikan ini adalah pelantikan terramai sepanjang melantik PKC di se-Indonesia.


"Ini adalah pelantikan paling ramai"katanya.


Ketum PB PMII yang akrab si sapa Abe ini juga berharap kepada kader PMII untuk kreatif dalam segala bidang dan menjadi bagian penting dalam negara.


"Makan dari itu, itu kita dituntut untuk aktif dan kreatif. Sahabat bisa menguasai teknologi, Sehingga kita bisa masuk dalam bagian penting di negara ini." Harapannya.


Ketua PKC PMII Bali-Nusa Tenggara, Herman Jayadi, usai dilantik mengatakan akan memperkuat digitalisasi PMII dengan memanfaatkan teknologi..


"Saya punya mimpi kedepan, bagaimana kemudia kita semua kaderisasi berbasis Digitalisasi, kemudia PMII tidak akan terbelakan."katanya 



Herman juga mencanangkan kedepan kader PMII se-Bali Nusa Tenggara akan diberikan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang bisa digunakan sebagai ATM sebagai alat transaksi.


"kedepan KTA PMII akan jadi ATM, yang kemudia bisa dilakukan untuk transaksi, sehingga kemudia kita tidak terbelakan di tengah perkembangan digitalisasi. "jelasnya.


Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, pada saat membuka kegiatan pelantikan PKC PMII Bali-Nusra, janjikan Beasiswa untuk aktivis di Nusa Tenggara Barat.


“Provinsi NTB sendiri telah memilikii komitmen yaitu memprioritaskan mahasiswa aktivis di NTB untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri,” ungkapnya.


Lanjutnya Bang Zul panggilan akrab Gubernur, berharap dengan diberikannya beasiswa ini aktivis-aktivis ini mempunyai pemikiran dan pandangan yang luas terhadap keberagaman serta semakin kaya dengan gagasan inovatif untuk kemajuan bangsa.


“Sehingga aktivis khususnya PMII dapat memberikan gagasan-gasan baru serta berbaur dan berinterasi dengan keberagaaman yang bervariasi” ucapnya.


Hadi dalam kegiatan itu, Senior Alumni PMII, Ketua PWNU NTB, DPRD NTB, Ketua KI NTB, Walikota Mataram, Ketua Umum PB PMII dan Jajaran, Ketua Bawaslu Kota Mataram, Ketua KPU Kota Mataram, Ketua OKP Cipayung plus kota Mataram, dan Seluruh Ketua Komisariat/Rayon PMII Se-Bali Nusa Tenggara di kota Mataram.

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Kamar Kosnya, Polisi Lakukan Evakuasi

By On 22:18


Mataram -  Seorang pria asal Surabaya, Jawa Timur ( sesuai KTP) berusia 49 tahun, PNS, ditemukan tidak bernyawa didalam kamar Kos-kosan di jln. Datu Brenge, lingkungan Kebon sari, Kecamatan Ampenan Kota Mataram, (26/06).


Pria bernama Didik Poerwanto tersebut ditemukan tak bernyawa pertama kali oleh teman sekantornya Haerul Ashari (saksi) dan beberapa tetangga kosnya.


Keterangan diatas disampaikan Kapolsek Ampenan Kompol Ricky Yuhanda SE SIK saat media melakukan konfirmasi terkait peristiwa tersebut, di Mapolsek Ampenan, Minggu (26/06).


Ia menjelaskan, kronologis kejadian berdasarkan keterangan saksi (teman sekantornya) yang menghubungi korban melalui telepon sekitar pukul 16:00 wita namun korban tidak mengangkat telepon tersebut. Saksi mencoba menghubungi beberapa kali namun tetap tak ada respon.


Atas kejadian tersebut lanjut Kapolsek, saksi merasa penasaran karena telponnya tidak di respon, akhirnya memutuskan untuk melihat korban ke kos-kosannya yang berada di wilayah Ampenan tersebut.


"Saat saksi tiba di kos-kosan korban langsung mengetuk pintu beberapa kali tetapi tidak ada suara apa-apa dari kamar korban, sehingga saksi bersama tetangga kos membuka pintu kamar yang memang tidak terkunci. Saat itu melihat korban dalam keadaan tertelungkup tidak bergerak, kemudian saksi mencoba untuk memegan dan membalik korban tetapi tubuh korban dalam keadaan kaku dan mengeras dingin diduga sudah tak bernyawa,"jelasnya.


Atas kejadian itulah saksi melaporkan ke Polresta Mataram dan langsung ditindak lanjuti oleh personil piket SPKT Polresta Mataram dan Polsek Ampenan dengan mendatangi TKP dengan membawa mobil unit Ambulance.


Saat tiba di TKP korban memang ditemukan telah dalam keadaan kaku , dingin dan sudah tidak bernyawa. Kemudian anggota melakukan evakuasi jenazah untuk dibawa ke RS Bhayangkara untuk di identifikasi.


"Dari hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga menghembuskan nafas terakhirnya akibat kelelahan. Selanjutnya personil piket menghubungi keluarganya yang berada di luar daerah,"tutupnya.

Polres Bima Kota Polda NTB Bersama Aparat Gabungan, Respon Cepat Amankan Bentrok Warga di Melayu

By On 22:17


Kota Bima, NTB – Bentrok kelompok warga di Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota Kota Bima, kembali terjadi lagi.


Meski islah dan damai kedua  kelompok warga telah dilakukan di Polres Bima Kota beberapa waktu lalu, bentrok kembali terjadi.


Bentrok yang terkonfirmasi sejak Minggu (26/6) dini hari tadi, sejak siang hingga malam ini, langsung direspon cepat aparat Polres Bima Kota bersama aparat gabungan dari TNI dari Makodim 1608/Bima dan Kompi 1 Yon C Pelopor SAT Brimobda NTB.


Respon cepat pengamanan perkelahian antar kampung di wilayah Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota Kota Bima tersebut, dipimpin langsung Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra.


Saat apel gabungan pengamanan malam ini, Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra menekankan, mengamankan dan menggeledah senjata tajam dalam bentuk apapun.


Pada orang tua Kapolres Bima Kota berharap, agar bisa menjaga dan mengawasi anaknya. “Harkamtibmas harus tetap terjaga di wilayah hukum Polres Bima Kota. Siapapun yang menggangu harkamtibmas akan ditindak tegas,”tegasnya.


Test Urine Berkala di lakukan Polres Lombok Utara  secara Acak

By On 22:15


Lombok Utara, Polda NTB -  Sebagai bentuk pengawasan kedisiplinan terhadap jajaran Kepolisian di lingkungan Polres Lombok Utara, secara rutin Kapolres Lombok Utara pimpin kegiatan tes urine 


Pemeriksaan ini sebagai cara untuk menghindari personel Kepolisian terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Tes urine narkoba terhadap Personel Polres Lombok Utara dilakukan secara acak atau random usai melaksanakan Apel pagi Kegiatan tes urine digelar di Aula Sarja Arya Racana Polres Lombok Utara, Senin (27/06/22)


Kali ini personil yang diperiksa Sebanyak 17 orang secara acak yang di panggil langsung oleh Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta,S.I.K., M.H. usai apel pagi yang  didampingi Kasi Propam Polres Lombok Utara AKP I Nyoman Suardika yang dihadirI juga perwakilan personel Satuan Narkoba Polres Lombok Utara, Kasi Dokkes Polres Lotara , seluruh personel Provos dan Paminal Sipropam Polres Lotara.


Teknis pengambilan sampel urine itu dilakukan secara bergantian dengan pengawalan ketat dari  personel Provos Sipropam Polres Lombok Utara.


Kapolres Lombok Utara, AKBP I Wayan Sudarmanta, S.I.K., M.H mengatakan sampel  urine selanjutnya, dites dengan menggunakan alat stik narkoba


“Pemeriksaan atau tes urine tersebut, langsung dilakukan dihadapan personel yang diuji, personel Propam, personel Dokkes, dan personel ResNarkoba, Alhamdulillah 17 personil tersebut semuanya negatif” kata Kapolres 


Lebih lanjut Kapolres juga menegaskan kembali, tes urine narkoba ini, sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan secara berkala yang dilakukan Polres Lombok Utara terhadap personel agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba.


Ia juga berharap kepada seluruh personel Polres Lombok Utara dan Polsek Jajaran agar menjauhi narkoba serta dampak bagi pecandu Narkoba yang bisa mempermalukan diri sendiri, keluarga dan bahkan Istitusi Polri 

“Karena kita selaku penegak hukum di samping itu juga Narkoba bisa merusak kesehatan." ujarnya.


Mantan Kasubdit 1 Dit resnarkoba Polda  Bali ini menegaskan, untuk tindakannya  bagi anggota yang terindikasi menyalahgunakan narkoba baik pemakai apalagi pengedar


“Saya tidak tanggung -tanggung  akan  kenakan sanksi baik secara administrasi, fisik  dan  tour of area (demosi)  bahkan apabila terbukti saya akan proses secara pidana ” Tegasnya orang nomor satu di jajaran Bhayangkara Lombok Utara ini.

Contact Form

Name

Email *

Message *