Popular Posts

HEADLINE NEWS

Polsek Jonggat Bersama Tim Gabungan Cari Balita Diduga Hanyut

By On 22:29


Lombok Tengah - NTB Polsek Jonggat bersama tim gabungan dari SAR, BPBD, TNI, TAGANA, RAPI dan Masyarakat melakukan pencarian terhadap balita usia 3 tahun asal Desa Pengenjek Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah.


Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, Melalui Kapolsek Jonggat IPTU Bambang Sutrisno mengatakan, bocah yang diketahui bernama Ahmad Idris Azhari dikabarkan hilang pada Minggu sore saat sedang bermain hujan.


"Korban dinyatakan hilang sekitar pukul 14.00 Wita," kata Babe, sapaan akrab Kapolsek Jonggat, Senin (6/12/2021).


Dugaan sementara, korban tenggelam atau hanyut terbawa arus ke Sungai yang saat itu sedang hujan deras.


Mengetahui kejadian itu, lanjut Babe, pihaknya langsung melakukan pencarian.


Sayangnya, kata dia, karena kondisi gelap dan air sungai cukup besar tadi malam membuat korban belum dapat ditemukan.


"Belum dapat kita temukan. Namun kita akan lanjutkan pencarian," jelasnya.


Titik pencarian akan difokuskan di Sungai Dusun Berembeng Barat Daya Desa Pengenjek.


"Korban informasinya hilang di sekitar sungai. Jadi kita fokuskan pencarian di sini," ungkapnya.


Pihaknya bersama tim Gabungan pagi ini melanjutkan proses pencarian disepanjang aliran sungai.


  

Tanah Longsor di Desa Buwun Mas Sekotong, Sulitkan Akses Jalan

By On 22:27


Lombok Barat, NTB - Bencana alam tanah longsor terjadi di di sangap dusun kombang Desa Buwun Mas kec. Sekotong kab. Lobar, sekitar pukul 17.30 wita Sore tadi, Minggu (5/12/2021).


Kapolsek Sekotong, Iptu I kadek Sumerta SH mengatakan, Bencana alam tanah longsor ini mengakibatkan dua unit rumah terkena dampak.


"Satu rumah hanya tertimbun tanah dan satu unit rumah ambruk, setelah dikonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam bencana ini," ungkapnya.


Walaupun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun terdapat kerugian materi, dan dua anak terhempas tanah.


"Masing anak perempuan empat tahun, mengalami luka ringan di bagian kepala, dan sudah di rawat di klinik jepun dusun kombang, sedangkan yang satunya anak laki-laki lima tahun, tidak mengalami luka," jelasnya.


Akibat dari tanah longsor sepanjang kurang lebih 50 meter itu, membuat kendaraan roda dua maupun roda empat sulit untuk melewati jalan tersebut.


"Karena akses jalan tertutup oleh tanah sehingga masih sulit dilalui dan merupakan penghubung antara desa buwun mas dengan desa persiapan belongas," katanya.


Selain itu, akses jalan ini merupakan jalan utama, sedangkan akses jalan alternatif yang bisa dilalui untuk menuju desa persiapan belongas bisa melalui Jalan Simba Desa Pelangan dan Dari Jalan Dusun Lemer.


"Lokasi tanah longsor memang tidak adanya pohon besar untuk menahan tanah, yang mana hanya di penuhi oleh semak belukar," imbuhnya.


Terkait terjadinya tanah longsor tersebut polsek sekotong tersebut, jajarannya serta babinsa Desa Buwun Mas sudah melakukan koordinasi dengan kecamatan sekotong.


"Termasuk BPBD Kabupaten Lombok Barat, ditindaklanjuti bahwa besok akan melakukan pembersihan tanah yang menutupi jalan," sambungnya.


Dimana pemebersihan jalan ini membutuhkan alat ekscavator sehingga jalan bisa di lalui kembali.


"Secara umum situasi masih aman dan kondusif, masyarakat dusun kombang sudah melakukan upaya pengungsian kerumah keluarganya masing masing," tandasnya.


Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya longsor kembali, sedangkan untuk kemanan pihaknya telah memerintahkan Jajarannya untuk melakukan pengawasan.


Sementara itu, dari informasi yang diperoleh Desa Pelangan juga terdampak banjir.


"Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Jajaran Polsek Sekotong berada di Lokasi, untuk membantu warga," pungkasnya.

Curah Hujan Tinggi, Pusuk Terisolir Total

By On 22:25


Lombok Utara - Tingginya curah hujan yang berlangsung sejak hari minggu sore hingga pagi tadi senin, 06 Desember 2021pukul 09.30 WITA, berdampak longsor menutupi badan jalan dan mengisolasi jalur dari pemenang menuju gunung sari maupun sebaliknya.


Kejadian tanah longsor di jalur lintas pusuk tersebut sempat menutupi jalan dan mengakibatkan kemacetan panjang baik dari arah gunung sari menuju pemenang maupun pemenang menuju arah gunung sari.


Kaur Bin Ops (KBO) Sat Lantas Polres Lotara IPDA Bambang Tedi S., S.H. pada saat di mintai keterangan di Lokasi kejadian mengatakan bahwa kejadian longsor tersebut terjadi sekitar jam 08.00 WITA 

"Sehingga menutupi ruas jalan dan mengakibatkan kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas di jalur pusuk." terangnya


Situasi dilokasi yang sedang dalam pengerjaan  pelebaran mengakibatkan jalur pusuk rentan di landa longsor yang sewaktu - waktu dapat menutupi ruas jalan, dan yang terburuk dapat menimpa pengguna jalan pada jalur pusuk.


"Kami menghimbau untuk pengguna jalur pusuk agar sebaiknya beralih jalur melalui jalur senggigi" imbau KBO Satlantas Polres Lotara Ipda Bambang Tedi.

Pulang Berlibur, Pasutri Warga Kecamatan Woja Dompu Temukan Jasad Orang Tuanya Di Kamar Mandi

By On 22:23


Dompu NTB, sepulang pergi berlibur ke pantai sepasang suami istri dikagetkan dengan ditemukannya tubuh ayah tiri istri yang sudah tidak bernyawa di kamar mandi rumahnya. Hari minggu tanggal 5 Desember 2021 sekitar pukul 12.00 wita anak tiri almarhum Nunung Ahmad (32) yang  sehari – harinya berada mengurusi rumah tangga dan suaminya Ari Hariawan (32) Wiraswasta, beralamat di Lingkungan 1 Kelurahan Montabaru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu berekreasi menghilangkan penat di pantai ngampa Kecamatan Hu’u meninggalkan almarhum ayah tirinya Hasri H. Yakub yang berusia 71 tahun seorang diri dirumah.

Sorenya sekitar pukul 15.40 pasutri tersebut kembali setelah puas berekreasi dan mendapati rumahnya dalam keadaan sepi tanpa adanya almarhum dirumah, merasa sakit perut menantu almarhum menuju kamar mandi namun terkunci dari dalam. Setelah mengetuk pintu tetapi tidak ada jawaban, menantu almarhum membuka paksa pintu kamar mandi menggunakan obeng dan menemukan almarhum tergeletak tidak bernyawa di dalam kamar mandi dalam keadaan tanpa busana, kemudian memberitahukan hal tersebut kepada istri serta warga sektiar.

Menindak lanjuti informasi yang diterima Kapolsek Woja IPDA Zainal Arifin, S.IP bersama anggota dan tim identifikasi Polres Dompu menuju tempat kejadian untuk melakukan olah TKP. Berdasarkan data olah TKP awal dan keterangan dari saksi – saksi Kapolsek Woja menyarankan kepada pihak keluara agar dilakukan Visum “ Sebelum dilakukan pemakaman sebaiknya kita lakukan Visum untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya almarhum ” terang Kapolsek Woja kepada keluarga almarhum, namun ditolak oleh anak kandung almarhum Herman (35) berprosfesi sebagai petani dan kini tinggal di Dusun Tirta Mengi, Desa Riwo, Kecamatan Woja Kabupaten Dompu yang datang setelah menerima kabar meninggalnya almarhum.

“ Sesuai permintaan keluarga dalam hal ini anak kandungnya, visum terhadap jenazah almarhum tidak dilakukan dan kami buatkan surat pernyataan untuk tidak menuntut kepada siapapun serta mengikhlaskan meninggalnya almarhum sebagai Takdir / Ajal” Ungkap Kapolsek Woja. Anak kandung almarhum kemudian membawa jenazah Hasri H. Yakub ke Dusun Tirta Mengi, Desa Riwo, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu menggunak mobil ambulance Desa Riwo dan rencananya akan dimakamkan pada hari senin 6 Desember 2021 di TPU Desa Riwo.

Cuaca Ekstrim, Masyarakat Bug-bug Diminta Waspada

By On 22:22


Lingsar - Intensitas curah hujan tinggi, mengguyur beberapa daerah di Lombok dan sekitarnya sejak semalam, mengakibatkan debit air sungai di beberapa daerah meningkat.


Demikian pula aliran sungai di Desa Bug-bug, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, turut menjadi atensi Bhabinkamtibmas Desa Bug-bug, Bripka Dedi Dewata Putra, pada Senin (06/12)


"Kami memantau luapan air sungai yang masuk ke Perumahan Graha Permata Kota pada pukul 07.00 pagi tadi," ujarnya.


Dikatakan Dedi, sementara akibat luapan air sungai ini, tidak ada korban jiwa ataupun kerusakan barang. Demikian pula dengan jalan yang terkena luapan air, sementara masih dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.


"Masyarakat di sekitar sungai, tetap kami minta selalu waspada  menghadapi cuaca ekstrim saat ini," pungkasnya.

Personel Polda NTB Disebar Kesemua Titik Banjir Akibat Hujan Deras di Lombok

By On 22:20


MATARAM - Hujan lebat yang mengguyur Pulau Lombok Mulai Minggu (5/12) hingga Senin (6/12/2021) mengakibatkan Banjir disejumlah lokasi, terparah ada di Kecamatan Gunungsari dan Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).


Dibeberapa lokasi ketinggian air mencapai 2 meter, bahkan hampir mencapai atap rumah warga.


Menurut keterangan warga sekitar, air mulai masuk ke perumahan warga pada pagi hari sekitar pukul 7.00 WITA.


Mengetahui hal itu Polda NTB mengerahkan seluruh kekuatannya untuk membantu warga yang terdampak Banjir di Gunung Sari dan di Batulayar.


Irwasda Polda NTB Kombes Pol Djoko Hari Utomo dilokasi banjir mengatakan, mulai pagi hari pihaknya langsung terjun kelapangan untuk membantu warga.


"Atas perintah Kapolda, segenap personel Polda NTB dan Polres Kota Mataram dan Lobar, mulai pagi hari langsung menuju ketitik-titik banjir yang ada di Gunung Sari dan di Batulayar, terutama dilokasi yang tergolong parah," jelasnya Ketika meninjau lokasi banjir di Desa Meninting, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), NTB, Senin (6/12/2021).


Dijelaskan, lokasi banjir yang cukup parah diakibatkan hujan deras mulai Minggu kemarin, berada di Kecamatan Gunung Sari dan Kecamatan Batu Layar.


Untuk di Kecamatan Gunungsari, terparah ada di BTN Bhayangkara Residen, Desa Ranjok. Ditempat itu ketinggian air mencapai 2 meter dan hampir mencapai atap rumah warga.


"di Ranjok tadi banjir hampir mencapai atap rumah warga, kemudian ditempat lain juga terlihat air mencapai 1 meter lebih, disamping itu air yang cukup deras mengalir kehilir cukup deras dibeberapa lokasi," jelasnya.


Untuk itu, anggota Polda NTB dan Polresta serta Polres Lobar, menyebar keseluruh titik banjir yang ada di Kecamatan Gunungsari dan kecamatan Batulayar.


Smua personel dikerahkan, mulai dari Brimob, Dit Polairud, Ditsamapta, Ditsabhara, Ditbinmas, Biro Log, Polwan, Ditlantas, termasuk juga personel yang ada di Polresta Mataram, dan Lobar semua turun.


Sampai dengan berita ini diterbitkan jumlah koraban belum teridentifikasi dengan jelas, karena masih dilakukan pendataan dan pemantuan.


"sampai sekarang korban belum ada kami terima informasi, mudah mudahan pada musibah ini tidak ada korban jiwa," ucapnya.


Selain membantu mengevakuasi warga, penanganan yang dilakukan Polda NTB untuk korban Banjir di Gunung Sari dan  Batulayar, pihaknya membuat dapur-dapur umum serta menyiapkan logistik untuk melayani konsumsi warga, yang mengungsi maupun petugas yang melakukan evakuasi.


Sementara itu pihaknya telah memerintahkan semua anggotanya baik yang ada di Polres maupun Polsek yang lain untuk tetap siaga, sekiranya ada kejadian serupa ditempat lain.


"tadi kami sudah mengimbau seluruh anggota baik yang ada di Polres maupun Polsek untuk bersiaga sekiranya miusibah serupa terjadi ditempat lain," tutupnya.


Peduli Kasih, Bhayangkari Cabang Mataram Salurkan Bansos Kepada Korban Bencana Banjir

By On 22:18


Lombok Barat NTB - Peduli terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, Bhayangkari Polda NTB melalui Ketua Bhayangkari Polresta Mataram Ny. Donna Heri Wahyudi mengunjungi korban bencana banjir di Desa Ranjok, Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat, Senin (06/12/2021).


Bersama pengurus Bhayangkari lainnya Ny. Dona Heri Wahyudi menyerahkan Bantuan Sosial berupa nasi bungkus, Mie Instan, dan air mineral yang diterima langsung oleh perwakilan warga yang rumahnya terendam banjir. 


Dalam keterangannya saat di wawancara media tepat di lokasi banjir, Ny. Dona Heri Wahyudi mengatakan turut berbela sungkawa atas musibah banjir yang menimpa warga di perumahan Bhayangkara Residence. 


"Atas nama ketua  Bhayangkari Polda NTB dan kami semua  turut prihatin atas bencana banjir ini, " ungkap Dona.


Dona juga menyampaikan, bahwa bantuan kami antar lansung ini adalah sebuah bentuk kepedulian dari ibu-ihu Bhayangkari Polda NTB terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Untuk itu kami berharap kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir ini agar diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.


"Semoga dengan kedatangan kami dan membawa sedikit bantuan yang kami antarkan langsung ini bisa sedikit menghibur dan mengurangi sedikit beban bagi warga terkena musibah banjir, " ungkap istri dari Kapolresta Mataram ini.


Kami berharap semoga banjir ini cepat berhenti dan seluruh puing-puing yang diakibatkan banjir cepat teratasi sehingga masyarakat dapat kembali menjalani hidup seperti sedia kala.


"Sekali lagi kami sampaikan pesan dari ibu ketua Bhayangkari Polda NTB Ny. Nindya Muhammad Iqbal semoga bantuan yang disampaikan melalui kami tadi bisa membantu warga di perumahan Bhayangkara Residence yang tertimpa musibah banjir, " tutup Ny. Dona Heri Wahyudi.

Pasang Police Line,Satlantas Polres Sumbawa Barat Respon Cepat Laporan Warga Terkait Abrasi Jalan

By On 22:17


Sumbawa Barat- Anggota satuan lalulintas polres Sumbawa Barat melakukan pemasangan garis Police Line pada jalan yang mengalami abrasi di pantai kertasari Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat,pada Senin (06/12/21) pukul 10.00 wita.


Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin SIK,.M.IP melalui Kasi Humas Polres Sumbawa Barat IPDA Eddy Soebandi,S.Sos kepada awak media menyampaikan, kasat lantas polres Sumbawa Barat IPTU I Made Sugiarta, S.H menerima laporan dari masyarakat dengan adanya kejadian abrasi di pantai kertasari langsung merespon cepat.


" Begitu kami mendapatkan laporan dari masyarakat atas kejadian tersebut, langsung kami datang ke lokasi kejadian lalu memasang garis Police Line.Agar masyarakat yang melintas di jalan tersebut supaya berhati-hati" kata Kasat lantas Polres Sumbawa Barat IPTU I Made Sugiarta S.H 


Kasat lantas berharap, dengan kejadian abrasi jalan di pantai kertasari tersebut agar ada perhatian pemerintah daerah  kabupaten Sumbawa Barat untuk memperbaiki jalan yang rusak, yang dikawatirkan bisa membahayakan pada pengguna jalan yang melintas di daerah tersebut.


"Dalam cuaca hujan seperti ini di imbau kepada masyarakat agar berhati-hati saat berkendara baik roda 2 maupun roda 4, karena jalanan licin dan angin sehingga bisa terjadinya kecelakaan berlalulintas" terangnya


Kasat lantas menambahkan,dalam Operasi Zebra Rinjani 2021 diharapkan masyarakat tertib berlalulintas,dan melengkapi dokumen berkendara dan gunakan Helm standar.Saling menghargai pada pengguna jalan lain tidak kebut kebutan yang mengakibatkan celaka orang lain.

Tebing di Selong Belanak Longsor, Polisi Bantu Evakuasi

By On 22:13


LOMBOK TENGAH - (NTB), - Tebing di Jalan Tujat-tujat Dusun Serangan Desa Selong Belanak Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah dikabarkan longsor.


Terjadinya longsor di tebing tersebut akibat curah hujan yang cukup tinggi selama 2 hari terakhir ini dan akibat dari longsor tersebut menghalangi jalan raya.


Begitu mengetahui adanya longsor, Jajaran Polres Lombok Tengah datang melakukan evakuasi.


"Kami telah lakukan evakuasi dan membersihkan material longsor," kata Kapolres Loteng, AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, didampingi Kapolsek Praya Barat, AKP Hery Indrayanto, SH, Pada Senin 6 Agustus 2021.


"Kami turunkan alat berat dan mobil Dum Truk untuk membersihkan bongkahan tanah guna memperlancar arus lalulintas," terangnya.


Pihaknya menghimbau masyarakat sekitar agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap dampak curah hujan yang terus menerus.


"Kami juga melakukan koordinasi dengan pihak  BPBD Loteng guna mengantisipasi dampak cuaca yang akhir-akhir ini cukup ekstrem," pungkas Kapolres

Menko Muhadjir Sebut Islamic Boarding School Harus Ber-Islam dan Ber-Indonesia

By On 17:29


Lombok Barat – Pengembangan lembaga pendidikan berbasis Islam di Indonesia, harus memiliki dua pilar kebijakan yakni ke-Islam-an dan ke-Indonesia-an. Demikian disampaikan Menko PMK RI Muhadjir Effendy, Ahad (5/12/2021), saat memberikan sambutan dalam Soft Opening SMA Lenterahati Islamic Boarding School, yang Yayasan Islam Lenterahati Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB)

 

“Dalam konteks pengembangan pendidikan, ingat bahwa semua lembaga pendidikan yang berbasis Islam di Indonesia itu harus punya 2 pilar kebijakan, yang pertama ke-Islam-an dan yang kedua adalah ke-Indonesia-an. Keduanya harus imbang satu sama lain,” ungkap Muhadjir.

 


Menurut Menteri Koordinator Bidang Pengembangan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia itu, antara ke-Islam-an dan ke-Indonesia-an harus sama-sama diperkuat.

 

“Ingat, ketika kita beragama Islam di sini akhirnya kita ini Islam di Indonesia dan kita menjadi warga negara Indonesia yang ber Islam, tidak boleh saling menegasikan, tapi dua-duanya harus bersanding dan saling memperkuat. Ketika Islam kita semakin kuat maka ke-Indonesia-an kita juga harus semakin kuat. Kita ini punya misi besar yaitu meraih keberhasilan dunia dan meraih keberhasilan akhirat,” tegasnya.

 

Muhadjir juga mengungkapkan bahwa kunci sukses dalam pengembangan pendidikan juga ditentukan oleh ketekunan, keuletan, dan tidak tergiur dunia politik praktis.

 

“Pesan saya, jangan berhenti untuk menebar kebajikan dan juga jangan pernah kenal menyerah kalau itu memang niatnya terbaik, karena dengan modal menebar kebajikan dan niat baik itu, insya Allah Tuhan akan berikan jalan yang lurus, yang lempeng dan kemudahan,” katanya.

 

“Yang penting ketekunan, keuletan, dan juga istiqamah. Kalau sudah memang mau terjun di pendidikan, tekuni sampai betul-betul berhasil dan niati bahwa itu adalah amal jariyah. Jangan tolah-toleh misalnya pingin terjun di politik. Godaan sekarang ini yang paling adalah terjun di politik,” lanjut Muhadjir.

 

Selain itu, pemilik nama lengkap Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P. itu juga menandaskan bahwa keberhasilan di dunia, dalam rangka untuk modal meraih keberhasilan di akhirat.

 

“Tidak ada ceritanya orang gagal di dunia kemudian berhasil di akhirat itu. Jangan percaya katanya di dunia ini nggak apa-apa miskin, nggak apa-apa, nanti masuk surga, nggak ada itu. Lebih baik di dunia kaya dengan kekayaan itu kita menanam kebaikan, menebar amal jariyah. Insya Allah, amal jariyah kita akan panen nanti di akhirat,” ujarnya.

 

Karena itu, Prof. Muhadjir mengapresiasi Yayasan Islam Lenterahati yang mulai meletakkan pondasi padunya antara pendidikan agama Islam dan science.

 

“Artinya, peletakan batu pertama hari ini kita apresiasi, karena Lenterahati ini menurut saya juga memiliki inovasi dan kreativitas di dalam lembaga pendidikan, karena mengawinkan diknas atau lembaga pendidikan nasional dengan pondok pesantren,” ucap Menko PMK.

 

Sementara Mudir ‘Aam Yayasan Islam Lenterahati Dr. H. Muazzar Habibi mengatakan, SMA Lenterahato Islamic Boarding School akan dijadikan pilot project pengembangan lembaga pendidikan Islam Indonesia.

 

“Ini memang akan jadi pilot project di NTB, menjadi pesantren yang dalam arti kata yang namanya pesantren yang menanamkan nilai agama, juga ada penanaman karakter daerah dan juga cinta NKRI,” ungkap Dr. Muazzar.

 

“Itu jelas, tapi dengan konsep tetap konsep pesantren dan pendekatannya sistim modern,” imbuhnya.

 

Doktor Ilmu Psikologi itu menjelaskan, progres Lenterahati Islamic Boarding School ke depan juga akan membangun lembaga pendidikan tinggi, dimana perguruan tinggi yang akan dikembangkan nantinya adalah Perguruan Tinggi Ilmu Psikologi.

 

“Insya Allah, setelah dua tahun berjalan SMA Lenterahati Islamic Boarding School, kita akan membikin Perguruan Tinggi Ilmu Psikologi yang di sana nanti ada pendidikan psikologi, bimbingan konseling untuk menampung lulusan SMA ini,” ujarnya.

 

“Insya Allah, nanti akan menjadi Perguruan Tinggi Ilmu Psikologi satu-satunya atau pertama di NTB,” tandas Dr. Muazzar.

 

Sedangkan Kepala Kanwil Kementerian Agama NTB Dr. H. Zaidi Abdad, M.Ag. yang juga hadir dalam Soft Opening tersebut, memberikan apresiasi terhadap Yayasan Islam Lenterahati yang mengembangkan lembaga pendidikan berbasis Islamic Boarding School.

 

“Ini luar biasa, karena akan menggabungkan dua konsep seperti yang disampaikan Pak Menko PMK. Selaku Kakanwil Kementerian Agama, saya sangat mengapresiasi, mendukung apa yang dikembangkan yayasan ini,” katanya.

 

Menurut Kepala Kanwil Kemenag yang seorang qari’ itu, konsep yang dikembangkan oleh Yayasan Islam Lenterahati dapat dikatakan sebagai Islam Nusantara, yakni Islam yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan karakter kebudayaan Nusantara. (*)

Patroli PPKM Skala Besar Di Sumbawa Berikan Hadiah Bagi Yang Tidak Patuhi Prokes

By On 09:28


Dalam menekan laju penyebaran Covid-19, gabungan fungsi Polres Sumbawa kontinyu melaksanakan patroli skala besar dalam rangka pengamanan dan pengawasan PPKM Skala Mikro di wilayah Kabupaten Sumbawa, sabtu (4/12/21) malam.


Kegiatan patroli skala besar dipimpin AKP Sumardi, S.Sos. yang diikuti anggota gabungan fungsi Polres Sumbawa menyasar di sejumlah tempat keramaian dan hiburan.


Kapolres Sumbawa dalam siaran pers melalui Kasi Humas AKP Sumardi, S. Sos. menerangkan, kegiatan ini diawali dengan apel persiapan dipimpin oleh Waka Polres Sumbawa Kompol Raples P. Girsang, S.IK. memberikan arahan cara bertindak dilapangan, agar tegas namun tetap humanis.


Dikatakan Kasi Humas, petugas patroli gabungan bergerak menuju Cafe Baskem, dilokasi tersebut petugas menghimbau kepada pengunjung agar tetap mematuhi protokol kesehatan, juga kepada pemilik usaha agar tetap mematuhi batas waktu yang telah ditentukan sesuai SE Bupati Sumbawa.


Selanjutnya bertempat di RTH Taman Bugis, petugas memberikan peneguran dan sanksi disiplin berupa push up kepada beberapa masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, tidak memakai masker saat beraktivitas.


Lanjutnya, patroli menuju RTH Lapangan Pahlawan, petugas memberikan himbauan terkait protokol kesehatan kepada masyarakat, juga diharapkan kepada para pedagang agar koperatif memberikan edukasi kepada pembeli terkait protokol kesehatan, guna mencegah laju penyebaran Covid-19, di wilayah Sumbawa, pungkasnya,  (HPs)Patroli PPKM Skala Besar Di Sumbawa Berikan Hadiah Bagi Yang Tidak Patuhi Prokes



Dalam menekan laju penyebaran Covid-19, gabungan fungsi Polres Sumbawa kontinyu melaksanakan patroli skala besar dalam rangka pengamanan dan pengawasan PPKM Skala Mikro di wilayah Kabupaten Sumbawa, sabtu (4/12/21) malam.


Kegiatan patroli skala besar dipimpin AKP Sumardi, S.Sos. yang diikuti anggota gabungan fungsi Polres Sumbawa menyasar di sejumlah tempat keramaian dan hiburan.


Kapolres Sumbawa dalam siaran pers melalui Kasi Humas AKP Sumardi, S. Sos. menerangkan, kegiatan ini diawali dengan apel persiapan dipimpin oleh Waka Polres Sumbawa Kompol Raples P. Girsang, S.IK. memberikan arahan cara bertindak dilapangan, agar tegas namun tetap humanis.


Dikatakan Kasi Humas, petugas patroli gabungan bergerak menuju Cafe Baskem, dilokasi tersebut petugas menghimbau kepada pengunjung agar tetap mematuhi protokol kesehatan, juga kepada pemilik usaha agar tetap mematuhi batas waktu yang telah ditentukan sesuai SE Bupati Sumbawa.


Selanjutnya bertempat di RTH Taman Bugis, petugas memberikan peneguran dan sanksi disiplin berupa push up kepada beberapa masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, tidak memakai masker saat beraktivitas.


Lanjutnya, patroli menuju RTH Lapangan Pahlawan, petugas memberikan himbauan terkait protokol kesehatan kepada masyarakat, juga diharapkan kepada para pedagang agar koperatif memberikan edukasi kepada pembeli terkait protokol kesehatan, guna mencegah laju penyebaran Covid-19, di wilayah Sumbawa, pungkasnya,  

3 Hari Pasca Beraksi, Polisi Bekuk Spesial Bobol Rumah

By On 09:26


Kota Bima, NTB  – Hanya butuh 3 hari pasca pelaku pencurian dengan pemberatan itu, berhasil dibekuk Tim Opsnal Polsek Sape Polres Bima Kota.


RS (24) warga Simpasai Kecamatan Lambu Kabupaten Bima yang diduga membobol rumah di wilayah Sape sebagaimana Laporan Polisi LP/B/38/XI/2021/SPKT/Sek.Sape/Res.Bima Kota/Polda NTB, Tgl 29 November 2021, dibekuk Jum’at (3/12) siang.


Begitu kabar disampaikan Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra melalui Kapolsek Sape Kompol Muslih, Sabtu (4/12) pagi ini.


Pasca laporan pengaduan dari korban yang dibobol rumahnya itu, jelas Kapolsek, langsung dicari dan diselidiki siapa pelakunya.


Alhasil ciri-ciri terduga pelaku diketahui. Tim Opsnal yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Ipda Kuntho T Prakoso, langsung bergerak mencari dan menyelidiki keberadaan terduga pelaku.


Pada Rabu kemarin, lanjut Kompol Muslih menjelaskan, diperoleh informasi keberadaan terduga pelaku yang tengah melintas di jalan Lintas Sape-Wera. Tim langsung menghadang terduga, namun berhasil lolos. Beruntung, tas pinggang terduga pelaku yang berisikan identitasnya jatuh saat kabur dari kejaran Tim Opsnal.


Tidak ingin terduga pelaku lolos menjauh di wilayah hukum Polres Bima Kota, Tim pun menyantroni rumah mertuanya di Desa Nggelu Lambu Kabupaten Bima.


Alhasil diketahui, terduga pelaku tengah bersembunyi di pantai selingkuh, masih di seputaran Desa Nggelu Lambu.


Terduga pelaku sambung Kompol Muslih, berhasil dibekuk, saat di introgasi terhadap terduga pelaku mengakui telah melakukan pencurian sebanyak 4 kali dengan TKP yang berbeda di wilayah Kecamatan Sape dan Lambu.


Barang Bukti yang berhasil di amankan selama terduga membobol rumah ini, 8 unit handphone berbagai merek dengan harga yang berbeda.”Terduga pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Mako Polsek untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,”pungkasnya.

Resmi, Kasat Lantas Polres Lotara dan Kapoksek Pemenang Berganti.

By On 09:24


Kapolres Lotara Polda NTB AKBP I Wayan Sudarmanta, S.I.K M.H  Pimpin serah terima jabatan (Sertijab) Kasat Lantas dan Kapolsek Pemenang Polres Lotara di Gedung Sarja Arya Racana ( SAR ) Polres Lotara pada Sabtu , (4/12) pukul 09.00 wita


Proses sertijab diawali dengan pembacaan surat Keputusan Kapolda NTB  Nomor Kep / 642 / XI / 2021 tanggal 24 November 2021 dan surat perintah Kapolres Lotara tanggal Sprin / 1974 / XII / Kep / 2021 di lanjutkan pengambilan sumpah jabatan didampingi rohaniawan, penandatanganan berita acara sertijab.


Kasat lantas Polres Lotara AKP Agus Budi Hermawan dimutasi jabatan baru sebagai Kanit I Subdit Kamsel Dit Lantas Polda NTB di gantikan posisinya oleh  IPTU Asri Putra Bahasi, S.Tr.K yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Pagutan Polres Mataram dan Kapolsek Pemenang yang Baru IPTU Lalu Eka Arya Wardiwinata,S.H M.H yang sebelumnya menjabat sebagai Panit 1 Unit 2 Subdit 3 Diitreskrimum Polda NTB menggantikan posisi Kapolsek Pemenang AKP Evi Nuke Damayanti Febriani yang di mutasi menjadi Pama Polda NTB dalam rangka penugasa Pada IPDN. 


Adapun yang Hadir dalam Sertijab adalah Waka Polres Lotara Kompol Samurdin,SH para Pejabat Utama Polres Lotara dan Para Kapolsek  jajajaran serta seluruh personel Polres Lotara yang tetap menerapkan protokol kesehatan selama pelaksanaan berlangsung.


“Hal ini merupakan kegiatan yang wajar setiap pejabat ada yang kena mutasi karena harus ada penyegaran ditubuh Polri” kata Kapolres Lotara.


Kapolres Lotara AKBP I Wayan Sudarmanta, S.I.K M.H dalam amanatnya secara pribadi dan selaku Kapolres serta keluarga besar Polres Lotara menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pejabat lama atas segala dedikasi dan pengabdian dalam melaksanakan tugas di Polres Lotara dan selamat bertugas ditempat yang baru.


“Selamat bergabung kepada pejabat baru di fungsi yang berbeda dari sebelumnya, saya yakin dan percaya dengan pengalaman tugas yang pernah dijalani akan mampu menjalankan tugas dengan baik” ujar Kapolres.


“Saya berharap para pejabat baru cepat menyesuaikan diri di fungsi yang baru tersebut”

“Pelajari segala aspek yang menunjang di bidang tugasnya serta dedikasikan ilmu yang saudara miliki sehingga di harapkan akan mampu membawa perubahan dan dapat meningkatkan kinerja Polres Lotara kedepan nantinya”, pungkas Kapolres Lotara.

Satu korban meninggal, Truk Adu Jangkrik dengan Motor di Selong Belanak

By On 09:22


Lombok Tengah - NTB, Terjadi laka lantas  Pada hari Jumat tanggal 3 Desember 2021 sekitar jam 17.00 Wita, Sebuah kendaraan truk DK 8099 AP telibat kecelakaan dengan kendaraan sepeda motor DR 4151 TS di jalan umum Desa Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat mengakibatkan satu korban meninggalkan dunia.


Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, Melalui Kasat lantas Polres Lombok Tengah, AKP Donny Wira Setiawan yang dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan maut tersebut. 


"Iya, korban pengendara motor Muslim (40) warga Desa Bonder, Kecamatan Praya Barat mengalami luka parah dan meninggal dunia setelah dirawat di Rumah Sakit," kata AKP Donny di Praya, Lombok Tengah, Sabtu. 


Peristiwa kecelakaan itu bermula ketika kendaraan truk yang dikemudikan Abdul Gani (45) warga Narmada Lombok Barat membawa bahan bangunan datang dari arah utara menuju selatan. Selanjutnya setelah sampai di TKP, kendaraan truk mengalami rem blong di pertengahan tanjakan jurang Selong Belanak, sehingga kendaraan truk tidak bisa dikendalikan dan oleng, kemudian menabrak kendaraan motor yang datang dari arah berlawanan. 


"Akibat kecelakaan itu pengendara motor terpental dan mengalami luka cukup parah," katanya. 


Warga yang melihat kejadian itu langsung menolong korban dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan meninggal dunia di Rumah Sakit. 


"Satu korban yang meninggal dunia, sedangkan pengemudi truk selamat," katanya.

Dari 3 Tersangka, 44 Gram Sabu Dan 50 Butir Extacy Disita

By On 09:20


Mataram NTB - Kapolresta Mataram Kombespol Heri  Wahyudi SIK, MM didampingi  Waka Polresta Mataram AKBP Syarif Hidayat, S.H., S.I.K dan Kasat Narkoba AKP I Made Yogi Purusa Utama SE, SIK memimpin Konferensi Pers pengungkapan Kasus Narkoba yang dilaksanakan di Gedung Graha Wira Pratama Mapolresta Mataram, Sabtu (04/12/2021).


Dalam penjelasannya, Kapolresta menjelaskan bahwa telah dilakukan penangkapan kepada seorang tersangka berinisial IR, pria, 44 tahun, pekerjaan buruh harian lepas, Suku Sasak, Kewarganegaraan Indonesia, alamat Lingkungan Dasan Gapuk Utara, Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram dan tersangka berinisial AJ, pria, 44 th Pekerjaan Swasta, Agama Islam, Suku Sasak , Kewarganegaraan Indonesia, Alamat Jalan Raya Senggigi KM 8 Arjuna II Batu Layar Kecamatan Senggigi Kabupaten Lombok Barat karena terbukti memiliki atau menguasai Narkoba jenis Narkotika jenis Sabu dengan berat bruto 44 gram dan Extacy sebanyak 50 butir yang didapat dari TKP di Jalan Langko Dasan Agung dan TKP pengembangan dan penangkapan di Jalan Taruna Jaya, Lingkungan Taman Gajahmada, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan. 


"Tersangka ini memang sudah lama dan sering menjalankan maupun bertransaksi Narkotika jenis sabu dan extacy berdasarkankan info dari masyarakat dapat kita ungkap dan amankan bahkan salah satunya Residivis kasus yang sama . " kata Heri. 


Penangkapan terhadap sdr. IR, dan AJ tersebut di lakukan Tim Opsnal Narkoba dibawah pimpinan langsung Kasat Narkoba  AKP I Made Yogi Purusa Utama SE, SIK  di Jalan Langko, Lingkungan Dasan Agung Baru, Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Kemudian dilakukan pengembangan ke Daerah Cemara, sesampainya di tempat tersebut terduga atas nama NS melarikan diri dengan menggunakan motor, dan berhasil di amankan di Jalan Taruna Jaya, Lingkungan Taman Gajahmada, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, pada Sabtu (29/11) sekitar pukul 19.00 Wita. 


"Operasi penangkapan tersebut diketahui berawal dari laporan masyarakat bahwa di daerah yang dimaksud diduga akan ada transaksi Narkoba jenis Sabu dan Extacy yang dilakukan oleh salah seorang dengan ciri-ciri disebutkan, " jelas Heri.


Atas dasar informasi tersebut anggota Sat Resnarkoba langsung melakukan penyelidikan terhadap lokasi dengan ciri-ciri tersangka yang dimaksud. Dan sesuai hasil pengintaian maka dilakukan proses penangkapan terhadap tersangka. 


"Saat dilakukan penangkapan Tim Resnarkoba melakukan penggeledahan yang disaksikan oleh aparat Lingkungan setempat dan beberapa masyarakat sekitar, " ungkap Kombespol ini.


Hasil penggeledahan ditemukan barang yang diduga Sabu seberat brutto 44 gram dan 50 butir Extacy segera diamankan petugas bersama 5 buah Hp, 3 kartu ATM BCA, 3 lembar resi pembayaran dan uang tunai senilai tiga ratus dua belas ribu rupiah dari 2 TKP penangkapan. 


"Saat ini tersangka IR, AJ dan NS berikut barang bukti telah diamankan di Polresta Mataram, " paparnya. 


Sebagai Pasal yang disangkakan terhadap tersangka yaitu Pasal 114, Pasal 112, Pasal 132 dan Pasal 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Contact Form

Name

Email *

Message *