Popular Posts

HEADLINE NEWS

Tinjau Serbuan Vaksinasi AKABRI 1998, Kapolri: Wujud Sinergitas TNI-Polri Tekan Pertumbuhan Covid-19

By On 15:56


Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kegiatan serbuan vaksinasi dan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Paguyuban Alumni AKABRI 1998 atau Nawahasta di WOW Sport Club Citra Raya, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (21/9/2021).


Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan bahwa, kegiatan serbuan vaksinasi ini merupakan wujud dari sinergitas dan soliditas dari TNI-Polri dalam menekan dan mengendalikan laju pertumbuhan Covid-19. 


"Ini merupakan bentuk wujud sinergitas dan soliditas TNI-Polri, khususnya upaya melaksanakan strategi menekan laju pertumbuhan Covid-19," kata Sigit usai melakukan peninjauan. 


Menurut mantan Kapolda Banten ini, serbuan vaksinasi dan bakti sosial juga implementasi dari TNI-Polri membantu upaya Pemerintah dalam menekan laju pertumbuhan virus corona. 


Sigit mengungkapkan, berkat kerja keras Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat yang ikut membantu, untuk saat ini, seluruh wilayah di Indonesia telah mengalami penurunan level PPKM. 


Lebih dalam, Sigit menyebut, angka kasus harian virus corona dewasa ini jauh lebih menurun dibandingkan ketika bulan Juli lalu. Dimana, angka positif Covid-19 mencapai 56 ribu dan BOR di rumah sakit menjadi 90 persen. Sebab itu, Sigit menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berjuang bersama untuk mengendalikan Covid-19 di Indonesia. 


"Maka saat ini berkat kerja keras dari seluruh stakeholders TNI, Polri, tenaga kesehatan dan Pemda dan masyarakat, maka angka saat ini kami bisa mengucapkan selamat dan bersyukur bahwa saat ini BOR nasional turun jauh 11 persen dan laju kasus harian kurang lebih 1.900-an," ujar mantan Kabareskrim Polri tersebut. 


Meski begitu, Sigit menegaskan, seluruh stakeholder jangan terbuai dengan penurunan angka virus corona saat ini. Menurutnya, tetap harus melakukan dan menegakan strategi pengendalian Covid-19, yakni disiplin protokol kesehatan dengan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), penguatan 3T (Tracing, Testing dan Treatment) serta percepatan vaksinasi.


"Ini harus pertahankan strateginya bagaimana kami melaksanakan 3T, prokes utamanya memakai masker, dan yang paling penting kita mewujudkan kekebalan imunitas dengan mempercepat vaksinasi. Yang tentunya kami harapkan dengan ada tiga strategi ini laju Covid-19 bisa dikendalikan dan pertumbuhan ekonomi tumbuh," papar Sigit.


Sigit memaparkan, di tengah Pandemi Covid-19 laju pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami peningkatan. Karena itu, ia menyebut, harus tetap melakukan pengawasan ketat terkait dengan aktivitas masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan. 


"Semua bisa terjadi apabila kita semua tetap waspada jangan euforia dengan angka yang turun kita tetap jaga prokes dan tentunya masyarakat yang belum divaksin harus semuanya segera datang ke lokasi yang disiapkan untuk lakukan vaksin. Dengan begitu kegiatan dan aktivitas masyarakat bisa dilaksanakan dengan baik namun laju Covid-19 bisa dikendalikan. Harapan kita bersama menggeser dari pandemi menjadi endemi," kata Sigit.


Kegiatan serbuan vaksinasi dan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Paguyuban Alumni AKABRI 

1998 atau Nawahasta dilaksanakan secara serentak di 34 Provinsi, mulai dari tanggal 14 September-21 September 2021.

Oprasi patuh  mulai di gelar di seluruh jajaran Polda NTB

By On 15:54


MATARAM - Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) hari ini melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Rinjani 2021, di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (20/9/2021)


Apel gelar pasukan tadi pagi, dipimpin langsung Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal S.I.K.,MH dan dihadiri oleh Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, Waka Polda NTB Brigjen Pol Ruslan Asapan,  Pejabat Utama Polda NTB, Kepala Dishub NTB Mohammad Faozal, Dandenpomal Lanal Mataram, Dansatpom Lanud ZAM, Wadandenpom IX/2 Mataram, Kacab PT. Jasa Raharja NTB, Kapolresta Mataram, Dandim 1606/Mataram, Kasubsi Pratut Pidum Kejari Mataram dan Personel yang tersprin dalam operasi tersebut.


Dalam sambutannya Kapolda NTB berharap petugas yang akan melaksanakan Operasi patuh Rinjani nanti agar memberikan imbauan secara humanis namun tegas.


" Kapolda NTB mengatakan Oprasi Patuh Kali ini sesuai tagline , melalui Operasi Patuh Rinjani 2021 ini kita tingkatkan disiplin protokol kesehatan dan disiplin berlalulintas, dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 serta mewujudkan Kamseltibcarlantas yang mantab," ungkapnya.


Sebagai Pimpinan Apel Iqbal berpesan,diharapkan seluruh Stake Holder terus bergandeng tangan untuk masyarakat NTB, sehingga masyarakat dapat melakukan kegiatan dengan aman dan terhindar dari gangguan dalam berlalu lintas dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.


"Kita harus berjuang dalam operasi patuh Rinjani kali ini, sebab kita akan melakukan upaya untuk mewujudkan Keamanan Keselamatan Ketertiban dan Kelancaran Lalulintas (kamseltibcarlantas) dengan dibungkus dalam penerapan protokol kesehatan, semoga operasi ini dapat membawa manfaat bagi kemaslahatan umat terutama bagi masyarakat provinsi NTB," ungkapnya.


Sementara Direktur Lalulintas Polda NTB ... mengatakan, tujuan dilaksanakannya Operasi Patuh Rinjani Tahun 2021 ini adalah, untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam Prokes, Berlalu Lintas dan mencegah penyebaran Covid-19, terutama di NTB.


Dijelaskan operasi patuh yang digelar Polda NTB ini, dilaksanakan berdasarkan perintah Kapolri yang dilaksanakan secara serentak bersama Polda - Polda seluruh Indonesia selama 14 hari kedepan mulai 21 September hingga 3 Oktober 2021.


"Kapolri memberikan arahan kepada seluruh Polda untuk melaksanakan operasi serentak dari tanggal 21 September hingga 3 Oktober 2021 selama 14 hari," jelasnya.


Operasi patuh kali ini sasarannya ada 3 ; pertama situasi Covid-19 yang mengharuskan Masyarakat untuk wajib menerapkan protokol kesehatan, berikutnya mendisiplinkan warga untuk tertib berlalu lintas dan yang ketiga mendisiplinkan masyarakat untuk mencegah claster baru Covid-19 serta mendisiplinkan masyarakat terkait Keamanan Keselamatan Ketertiban Kelancaran Lalulintas (Kamseltibcarlantas) agar kondusif dan mantab.


Adapun lokasi yang ditargetkan yakni, lokasi rawan macet, rawan pelanggaran(GAR) rawan kecelakaan (laka)dan beberapa lokasi yang sering dijadika tempat berkerumun warga atau rawan kerumunan.


Selain itu target yang ingin dicapai pihak Kepolsian dalam operasi patuh kali ini yakni, memutus mata rantai penyebaran Covid-19, terciptanya Keamanan Keselamatan ketertiban dan kelancaran(Kamseltibcar) lantas, dijalan dan tempat-tempat wisata.


Sedangkan tindakan yang akan diambil petugas pada pelaksanaan Operasi Patuh kali ini yakni penerapan Protokol Kesehatan seperti 5M, mengedukasi masyarakat untuk tertib berlalulintas.


"untuk penegakan hukum akan dilaksanakan secara selektif prioritas, artinya pada saat kita melaksanakan patroli disitu terdapat pelanggaran lalulintas yang dapat menyebabkan patalitas kecelakaan lalulintas terhadap dirinya dan orang lain, maka akan dilaksanakan penindakan secara humanis," tegasnya.


Menurut Direktur Lalulintas, Personil yang diterjunkan dalam operasi patuh Rinjani 2021 ini sebanyak 600 personel yang terdiri dari Personel Polda NTB dan Personel yang ada di Polres Jajaran Polda NTB, belum termasuk Dishub, TNI dan SKPD yang akan ikut terlibat dalam operasi tersebut.


Reskrim Polres Loteng Ringkus Pelaku Pencurian Mesin Air Lapas Anak

By On 15:51


Praya-  Satreskrim Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengamankan dua orang terduga pelaku pencurian mesin air yang terjadi Lembaga Pemasyarakatan Anak Tojong-ojong Desa Selebung Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah.


Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK ,MH, melalui Kasat Reskrim IPTU Redho Rizki Pratama, S.Trk menjelaskan, kejadian tersebut diketahui ketika salah seorang napi yang bekerja di kolam wisata Lapas Anak menanyakan keberadaan mesin air kepada Husni Tamrin, selaku penangungjawab kolam.


"Napi itu menanyakan apakah mesin air itu disimpan oleh Husni Tamrin atau tidak, karena kebetulan kolam wisata itu berada di dekat kolam," jelas Kasat Reskrim.


Mendapat pertanyaan itu, Husni Tamrin mengecek keberadaan mesin dan menanyakannya ke Kantor Lapas Anak. Namun tidak seorang pun yang mengetahui informasi tentang mesin air itu. 


Husni Tamrin pun berkeyakinan bahwa mesin air itu telah hilang dan melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Batukliang.


"Barang yang hilang itu berupa 1 unit mesin pompa penyedot air merk Honda warna putih dengan nomor seri : SHJH168FGCASH-3262755," kata Kasat Reskrim.


Senin (20/9/2021) sekitar pukul 00.00 Wita, Team Opsnal Reskrim Polsek Batukliang bergerak menuju Dusun Mujur Desa Montong Betok Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur melakukan penangkapan terhadap dua oranv pelaku inisial LS (27), dan pelaku lain SRF (27). 


Selain menangkap kedua pelaku, aparat kepolisian mengamankan sebuah mesin pompa penyedot air dan sepeda motor merk Honda warna putih dengan nomor seri : SHJH168FGCASH-3262755. 


"Patut diduga mesin air itu dari hasil kejahatan dan kedua pelaku langsung dibawa ke Polsek Batukliang bersama barang bukti," imbuh Kasat Reskrim seraya menambahkan Satu unit sepeda motor Honda Vario warna putih, tanpa plat untuk mengangkut mesin air.

Rangkap Bisnis, Pemilik Rumah Kost Buka Kantin Sabu

By On 15:49


Mataram - Usaha sampingan di era pandemi, rela dilakoni seorang pemilik kost-kostan berinisial SI di Wilayah Karang Bagu, Cakranegara, Kota Mataram. Pria berusia 46 tahun ini, nekat membuka kantin Sabu di rumahnya.


Diungkapkan Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Made Yogi Purusa Utama, S.E., S.I.K., yang memimpin langsung penangkapan itu mengatakan, Timnya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di kost-kostan milik pelaku SI, sering dijadikan tempat transaksi Narkotika.


"Menurut pengakuan pemilik Kost, keuntungan menjual Sabu lebih besar, sementara 6 unit kamar dengan penghasilan Rp 3 juta perbulan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," jelas Yogi saat dikonfirmasi.


Pelaku yang merupakan Residivis kambuhan dengan kasus yang sama mengatakan, sejak 2010 sudah mengkonsumsi dah menjalankan Bisnis haramnya. "Terkadang penghuni Kost juga yang menjadi pelanggan saya," tutur pelaku.


Penangkapan yang terjadi pada Rabu, 15 September 2021, pukul 23.30 Wita, petugas menemukan Sabu dengan berat bruto 2 gram bersama perangkat alat hisapnya, serta sejumlah uang tunai, diduga hasil penjualan.


Akibat bisnis haramnya, pengusaha kost-kostan ini harus mempertanggung-jawabkan perbuatannya.

Kapolri Beri Bantuan 20 Ton Oksigen Kepada Pemprov NTB

By On 15:48


Mataram- Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal S.I.K MH menyerahkan bantuan Isotank Oksigen Isoteng Liquid sebanyak 20 ton kepada Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah di halaman Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (20/9/2021).


Kapolda NTB yang diutus Kapolri Jendaral Listio Sigit Prabowo menyerahkan bantuan itu berharap, 20 ton oksigen itu dapat membantu Pemprov NTB dalam penanggulangan kasus Covid-19 di NTB.


"atas segala kerendahan hati, saya diperintah oleh Kapolri untuk menyerahkan 20 ton oksigen ini kepada Bapak Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah agar dapat dipergunakan untuk penanggulangan Covid-19 di NTB," ungkap Iqbal dalam sambutannya saat penyerahan bantuan 20 ton oksigen tersebut, di Halam Kantor Gubernur NTB, Senin menjelang siang.


Sementara Gubernur Nusa Tenggara Barat yang menerima 20 ton oksigen itu mengucap terimakasih yang tak terhingga kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesi (Kapolri) Jendral Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo M.Si.


Gubernur mengatakan, NTB merupakan salah satu Provinsi yang penanganan Covid ya cukup bagus, namun dia tidak akan lengah dengan kondisi yang telah dicapainya.


"banyak yang penanganan Covidnya bagus tetapi lalai bisa terjadi kasus yang parah," jelasnya usai menerima Isotank berisi 20 ton Oksigen Liquid di halaman Kantornya, Senin menjelang siang.


Dia mewakili masyarakat NTB mengungkapkan apresiasi dan terimakasih kepada Kapolri yang telah menghadiahinya 20 ton oksigen yang memang sering dibutuhkan saat penanganan pasien Covid-19.


"oleh karena itu atas nama masyarakat NTB memberikan apresiasi dan terimakasih yang luarbiasa kepada bapak Kapolri yang telah menghadiahkan 20 ton oksigen tersebut,"


Dikatakan, oksigen adalah sesuatu yang memang dibutuhkan pada saat-saat tertentu, seperti pada saat penanganan pasyen Covid-19 di setiap rumah sakit


"ini adalah sesuatu yang kita butuhkan, sehingga secara psikologis kami merasa tenang," pungkasnya.

Suntik Warga Hingga Tengah Malam, Kapolda NTB Janji Kasih Reward Nakes

By On 15:41


Mataram - Laju pergerakan vaksinasi di Nusa Tenggara Barat (NTB) makin meningkat. Progres laporan Satgas menunjukkan hasil yang menggembirakan. 


Laporan satgas per tanggal 20 september 2021,  capaiannya vaksinasi di NTB melebihi target. 


"Alhamdulillah laporan Satgas Percepatan Vaksinasi menunjukkan  capaian sangat memuaskan. Target kita kan 41 ribu dosis. Seluruh NTB kita suntikkan 56.778 dosis. Yang terbesar adalah di Lombok tengah," Kata  Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal, SIK, MH kepada media, Selasa  (21/09/2021).


"Saya apresiasi para pejabat utama Polda NTB, Korem 162 WB dan Tim satgas vaksinasi. Saya lihat sampai tengah malam masih on fire. Hari ini kita ulangi lagi semangat itu," Sambung Jenderal bintang dua itu. 


Selain mengapresiasi satgas, Kapolda NTB  berjanji akan memberikan reward kepada Nakes.


"Tolong sampaikan kepada kawan-kawan nakes yang lembur di lombok tengah, saya berterimakasih untuk semangat mereka. Dan insya Alloh saya akan berikan reward," Tambah Jenderal dikenal humble itu.


"Saya setiap hari monitor ke lapangan, kegiatan lapangan. Memastikan semua berjalan lancar. Memberikan semngat kepada segenap tim. Karena Ini tugas mulia. Demi terwujudnya herd immunity jelang WSBK. Sehingga kesehatan warga terjaga dan ekonomi warga ntb bangkit,"  tukasnya


Sementara itu Kenaikan capaian vaksinasi di NTB semakin hari semakin meningkat, setelah terbentuknya satgas percepatan vaksinasi.


Upaya percepatan laju vaksinasi dilakukan oleh satgas dilakukan dengan ragam cara, di antaranya menyiapkan kendaraan antar jemput warga yang siap divaksin, kerjasama dengan komunitas seperti pondok pesantren, sekolah-sekolah dan juga ormas.

20 September Polda NTB Akan Gelar Operasi Patuh

By On 16:06


MATARAM - Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB)  kembali akan menggelar operasi Patuh, mulai 20 September hingga 3 Oktober 2021.


Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K M.Si ketika ditemui usai pelaksanaan Lat Props Patuh di  Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Sabtu (18/9/2021) mengatakan, operasi Patuh yang dilaksakan Polda NTB mulai Senin besok akan dilaksanakan secara serentak  di  Polda -Polda seluruh Indonesia.


"Operasi patuh yang dilaksanakan mulai Senin besok, memang sudah dijadwalkan dari jauh - jauh sebelumnya oleh Mabes Polri  untuk seluruh Polda " jelasnya.


Dijelaskan, sasaran yang akan menjadi fokus pada pelaksanaan operasi tersebut yakni, segala bentuk kegiatan masyarakat yang dapat memicu claster penyebaran Covid-19, masyarakat yang tidak taat Prokes dan peraturan Lalu Lintas.


Adapun lokasi yang ditargetkan yakni, lokasi rawan macet, rawan pelanggaran(GAR) rawan kecelakaan (laka)dan beberapa lokasi yang sering dijadika tempat berkerumun warga atau rawan kerumunan.


"Sesuai tujuan operasi tersebut, yakni meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam Prokes, Berlalu Lintas dan mencegah penyebaran Covid-19, maka segala bentuk kegiatan masyarakat dan lokasi yang sering dijadikan tempat berkerumun serta dapat memicu claster  nanti akan menjadi sasaran operasi patuh ," jelasnya.


Sementara target yang ingin dicapai pihak Kepolsian dalam operasi tersebut yakni, memutus mata rantai penyebaran Covid-19, terciptanya Keamanan Keselamatan ketertiban dan kelancaran(Kamseltibcar) lantas, dijalan dan tempat-tempat wisata.


Sedangkan tindakan yang akan diambil petugas pada pelaksanaan Operasi Patuh kali ini yakni penerapan Protokol Kesehatan seperti 5M, melaksanakan Vaksinasi ditempat dan menerapkan aplikasi Peduli Lindungi.


" Menurut Kabid Humas,selain penerapan 5M,juga  yang menjadi penekanan pada operasi nanti adalah vaksinasi dan penerapan aplikasi peduli lindungi,"untuk itu diimbau kepada masyarakat yang belum vaksin supaya segera melaksanakan vaksin dan  jangan lupa menerapkan 5M.pungkasnya.


Pastikan Kedatangan Isotenk Liquid Oxygen Aman, Polres Lobar Lakukan Pengamanan dan Pengawalan

By On 16:04


Lombok Barat, NTB - Sebanyak tiga box isotenk Liquid Oxygen tiba di Pelabuhan Nusantara Pelindo III Lembar, Sabtu (18/9/2021).

Untuk memastikan keamanannya, jajaran polsek Kawasan Pelabuhan Lembar melakukan pengamanan di Lokasi.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar, Iptu Irvan Surahman mengatakan tiga box isotenk Liquid Oxygen ini diangkut menggunakan KM Meratus Sabang V 2121e dari Surabaya.

“Jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar, melakukan pengamanan di Lokasi, sedangkan pengawalan dilakukan oleh jajaran Satuan lalulintas Polres Lobar,” jelasnya, Minggu (19/9/2021).

Box Liquid Oxygen ini, kemudian diangkut dengan menggunakan tiga unit kendaraan trailer menuju Depo BBS Ampenan Tanjung karang.

Ijin melaporkan pada hari Sabtu 18 september 2021 sekitar pukul 17.30 Wita telah Sandar dengan muatan.

“Kemudian akan disalurkan ke seluruh Rumah Sakit yang ada di Provinsi NTB,” katanya.

Adapun Rincian Isotenk Liquid Oxygen yang tiba di Pelabuhan Lembar diantaranya satu box BBS berat 27 ton, satu bok BJSU berat  20 ton, dan satu box CRYU/Polri berat 24ton. 

“Alhamdullilah, seluruh rangkaian kegiatan pengamanan secara umum berjalan dengan aman dan lancar,” ucapnya.


Sementara itu, kasat lantas Polres Lombok Barat, Iptu Agus Rachman menjelaskan selama prose Pengawalan Tabung Oksigen PT.Air Product Indonesia Gresik ini.

“Langsung kami jemput dari Pelabuhan Lembar menuju ke Ampenan CV. BBS (Bayu Bangun Sakti), untuk selanjutnya melakukan pengawalan,” ujarnya.

Adapun route yang dilalui patroli, yaitu dari pelabuhan lembar melewati bundaran GMS gerung, kemudian menuju jalur BIL 2, lalu tiba di ampenan, gudang CV. BBS.

“Kendaraan trcuk pengangkut oksigen ini, dua diantaranya dengan tujuan Ampenan CV BBS dan satu Unit menuju Polda NTB,”terangnya.

Kasat Lantas, menegaskan bahwa, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, sehingga muatan keseluruhan sebanyak 71 ton sampai ditujuan dalam keadaan aman.

Patroli Malam Minggu Tim Puma 8 Polres Lobar, Cegah Balap Liar di Lombok Barat

By On 16:03


Lombok Barat, NTB - Dengan telah dilakukannya penindakan pelaku balap liar di Wilayahnya, Jajaran Polres Lombok Barat (Lobar) tidak mengendurkan upaya mencegah balap liar di Lombok Barat, Sabtu (18/9/2021).


Ini ditunjukan oleh jajaran Tim Puma 8 Sat Samapta Polres Lobar, yang berhasil mengangkut lima unit sepeda motor, tanda dokumen dan kelengkapan kendaraan, bahkan memiliki spek balap.


Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, SIK melalui Kasat Samapta AKP Bambang Indrat mengatakan, temuan tersebut diperoleh saat kegiatan patroli malam jajarannya.


Patroli ini sendiri dilakukan dari malam hingga dini hari tadi, dalam rangka mencegah terjadinya aksi kejahatan, dan gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) lainnya.


“Jadi, saat melakukan kegiatan patroli, Tim Puma 8 menerima informasi dari Masyarakat, ada balap liar di Wilayah Hukum Polres lobar,” ungkapnya, Minggu (19/9/2021).


Sehingga, informasi ini langsung ditindaklanjuti oleh jajarannya, dengan meningkatkan intensitas kegiatan patroli, terutama di lokasi-lokasi yang dianggap berpotensi rawan terjadinya aksi balap liar.


“Sehingga di sekitar Jalan By Pass BIL I, Kelurahan Dasan tapen Gerung, dilakukan penyekatan, menyasar kegiatan Balap Liar ini,” imbuhnya.


Dalam kegiatan penyekatan tersebut, kemudian melakukan pengejaran dan menghentikan kendaraan roda dua tanpa kelengkapan, melakukan pemeriksaan dokumen, dan pemeriksaan badan terhadap pengendaranya.


“Sehingga, lima unit kendaraan kami amankan, disamping tidak dilengkapi dengan dokumen, kendaraan ini juga tanpa kelengkapan sesuai dengan aturan dalam berlalulintas,” ujarnya.


Diantaranya, tanpa dilengkapi lampu penerangan, tanpa Tanda Nomor Kendaraan, menggunakan knalpot brong (bising), bahkan beberapa diantaranya telah dimodifikasi dengan spek balap.


“Langsung diamankan ke Mapolres Lobar, untuk diproses selanjutnya, sedangkan pengendara diarahkan pulang kerumah masing-masing, mengingat sudah larut malam,” katanya.


Selain itu, dalam kegiatan patroli malam ini, ditemukan aktifitas pemuda mencurigakan, dimana saat mereka melihat patroli Tim Puma 8 melintas, beberapa diantaranya langsung melarikan diri.


“Disekitar wilayah beleka gerung, menemukan sekelompok pemuda sedang berkumpul, maka langsung menyambangi mereka, karena menunjukan gelagat yang mencurigakan,” sambungnya.


Alhasil, dari beberapa kelompok pemuda yang tertinggal, mereka kedapatan sedang menegak minuman keras tradisional jenis tuak.


“Untuk memeberikan efek jera, langsung memanggil Ketua RT setempat, untuk diberikan pembinaan dan himbauan, agar mereka tidak mengulangi kembali perbuatannya,” terangnya.


Atas semua temuan ini, Kasat Samapta mengharapkan, melalui upaya preventif ini, situasi Kamtibmas di Lombok Barat tetap terjaga.


“Terlebih saat ini masih dalam masa pandemic, sehingga protocol Kesehatan (Prokes) juga menjadi prioritas kami,” pungkasnya.


Sehingga, menghimbau agar jangan melakukan aktifitas yang tidak perlu, apalagi dapat menimbulkan kerumunan, terutama kegiatan-kegiatan yang dapat mengganggu ketentraman Masyarakat.

Berusaha Hilangkan Barang Bukti, Polisi Ringkus Dua Pengedar Narkoba Abiantubuh

By On 15:55


Mataram - Tim Opsnal Satuan Reserse  Narkoba Polresta Mataram menangkap seorang warga Karang Pelambek, Kelurahan Abiantubuh Baru, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, berinisial BY (23) yang menyasar Stasiun Pengisian Bahan Bakar (Pom bensin) sebagai tempat bertransaksi Narkoba, pada Sabtu (18/09/2021).

Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Made Yogi Purusa Utama, S.E., S.I.K., mengungkapkan, saat ditangkap, ia berupaya menghilangkan barang bukti dengan cara merobek plastik klip yang berisi Sabu yang disimpan di dalam saku jaket, sehingga Sabu sampai berceceran di TKP. " Namun hal itu tidak berpengaruh karena petugas tetap bisa mengamankan Sabu yang dibuang oleh BY, " jelas Yogi saat dikonfirmasi.


Hasil penggeledahan, petugas menemukan satu klip bening berisikan kristal bening di duga Narkotika jenis sabu, sebuah buku nota, sebuah pipet plastik yang pada ujungnya telah diruncingkan, sejumlah uang tunai. "Tidak lupa sepeda motor terduga pelaku BY turut kami sita," katanya.


Selanjutnya dari penangkapan BY,  Tim melakukan pengembangan ke sebuah rumah di Lingkungan Abiantubuh Selatan, Kelurahan Cakranegara Selatan Baru, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Dari TKP itu ditemukan sebuah bungkus rokok merk Sampoerna Mild warna putih yang di dalamnya terdapat belasan poket kristal bening diduga Sabu. "Pemilik rumah berinisial MD, 62 tahun, beserta barang bukti lainnya ikut kami amankan," ungkapnya.

Demi penyelidikan lebih lanjut, kedua terduga pelaku diamankan di Rutan Polresta Mataram.

Budidaya Jamur Tiram Cocok untuk Kaum Milenial

By On 05:54

MELIHAT PABRIK JAMUR: Ketua Yayasa HBK Peduli Ali Al Khairi melihat proses pembibitan Jamur Tiram di Pagutan, Kota Mataram, Sabtu 18 September 2021.



Mataram -Yayasan HBK Peduli memberi konsentrasi besar terhadap dunia pertanian. Produksi Jamur Tiram dinilai layak terus ditingkatkan. Pernyataan ini diungkapkan oleh Ketua HBK Peduli Prov. NTB Ali Al Khairi saat meninjau pusat pembibitan Jamur Tiram di Pagutan, Kota Mataram.


“Saya melihat Sentra Jamur HBK di Mataram ini strategis dan layak untuk terus diperluas,” katanya, Sabtu 18 September.


Ali berdiskusi dengan penanggung jawab pembibitan Jamur Tiram dan para pembudidaya Jamur Tiram. Sekretaris DPD Partai Gerindra Prov. NTB ini mendapat informasi bila pembibitan Jamur Tiram terbilang jarang. Padahal potensi permintaan jamur di masyarakat cukup tinggi.


“Memang budidaya jamur ini bergantung kepada alam. Tapi, saya yakin ketika konsisten, menghasilkan pendapatan yang signifikan,” sambungnya.


Politisi yang dikenal lama mengadvokasi petani ini sempat diajak untuk melihat proses pembuatan baglog (media tanam) jamur. Dimulai dari pencampuran serbuk kayu, penambahan bibit Jamur Tiram, disusul pengovenan, hingga proses budidaya.


“Sentra Jamur HBK ini berikutnya memperluas ke Kabupaten lain di Pulau Lombok, nanti konsentrasinya ke produksi saja. Pabriknya tetap dipusatkan disini saja,” imbuhnya.


Pengelola Pembibitan Jamur Tiram Iskandar memberikan apresiasi atas kedatangan Ketua HBK Peduli Prov. NTB Ali Al Khairi. Ia pun berterima kasih atas dukungan Yayasan HBK Peduli sehingga mendapat bantuan usaha melalui corporate social responsibility (CSR) BUMN. Diakuinya, pusat pembibitan Jamur Tiram masih terbilang jarang di NTB.


“Untuk bibit utama atau F nol itu terus terang kami masih mengandalkan dari Pulau Jawa. Untuk pemuliaan jamur belum ada,” katanya.


Ditambahkan, potensi pasar dari Jamur Tiram masih cukup besar. Di Kota Mataram, dari Sentra Jamur HBK hanya sanggup memenuhi 75 kilogram setiap hari. Dari perhitungan, kebutuhan di ibukota Provinsi NTB ini mencapai 500 kilogram. 

Kaum Milenial Cocok Budidaya Jamur Tiram


Sementara itu, Sekretaris Yayasan HBK Peduli Rannya Agustyra Kristiono mengatakan, budidaya Jamur Tiram termasuk sektor pertanian yang tak membutuhkan banyak lahan. Permintaan pasar baik konsumsi rumah tangga maupun rumah makan masih cukup tinggi.


“Kami memandang harus diperluas wilayah produksinya,” katanya.


Rannya menambahkan, sektor pertanian perlahan ditinggalkan generasi muda, ia memandang budidaya Jamur Tiram ini cocok dikembangkan generasi milenial. Proses budidaya, pengolahan, hingga pemasaran terbilang mudah.


“Pemasarannya ini mulai menggunakan sosial media. Anak muda itu sudah akrab dengan gadget. Harus dilihat potensi ini,” sambungnya.


Anak muda yang gemar berorganisasi ini berencana Sentra Jamur HBK  berikutnya menggandeng generasi muda. Dengan begitu ada transfer ilmu dari para senior petani jamur.


“Budidaya Jamur Tiram kita buat sebagai laboratorium pertanian dan wirausaha generasi muda,” tutupnya.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Wilayah Kemenkumham NTB, Buka Pelaksanaan Uji Petik Pedoman

By On 08:45


Lombok Tengah- Direktur Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Liberty Sitinjak, membuka kegiatan Pelaksanaan Uji Petik Pedoman dan Standar Pengembangan Sistem Pembelajaran Berkelanjutan Bagi Anak Didik (Andik) di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Lombok Tengah, Sabtu (18/9/2021). 


Kegiatan yang berlangsung di Aula LPKA Lombok Tengah ini dihadiri langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham NTB, Maliki yang memberikan apresiasinya serta mendukung penuh kegiatan ini.


"Kepala Divisi Pemasasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham NTB Maliki menjelaskan, setiap jajaran LPKA diharapkan untuk membantu suksesnya kegiatan ini. Apresiasi dengan beri dukungan penuh," ujar Maliki.


Pelaksanaan uji petik ini terlaksana berkat kerjasama Direktorat Bimbingan Kemasyarakatan dan Kementerian PPN/Bappenas dalam program Prioritas Nasional. Kegiatan ini dilaksanakan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di seluruh Indonesia dan Dinas Pendidikan Provinsi/Kota/Kabupaten setempat. 


Tujuannya adalah untuk melaksanakan pengumpulan data dan informasi terkait penyempurnaan Regulasi (Pedoman dan Standar) Penyelenggaraan Sistem Pembelajaran Berkelanjutan bagi Anak di LPKA sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan yaitu pada tanggal 16 sampai dengan 18 September 2021.


Uji Petik adalah kegiatan untuk menilai kesesuaian terhadap pemenuhan persyaratan teknis pada alat dan perangkat telekomunikasi yang telah bersertifikat dan masih beredar di pasar.


Kegiatan Uji Petik ini akan dilaksanakan dalam bentuk koordinasi dan wawancara terhadap informan untuk menindaklanjuti hasil komitmen bersama antara Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas). 


Dinas Pendidikan Provinsi/Kota/Kabupaten serta Akademisi dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk mendorong percepatan kegiatan Prioritas Nasional Program Sistem Pembelajaran Berkelanjutan bagi Anak di LPKA serta Pembentukan MOU 3 Kementerian. 


Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Dalam Negeri, pungkas Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham NTB, Maliki. (*)

Vaksin Datang Lagi ke-NTB, Polda NTB Kawal Ketat Pendistribusiannya

By On 10:53


Pemerintah benar-benar serius genjot Vaksinasi di NTB, selang beberapa hari Vaksin terus berdatangan ke NTB, Selasa (14/9) lalu 15 ribu Vial vaksin datang ke NTB, disusul hari ini Jumat (17/9/2021) datang lagi 3.480 vial.


"Syukur Alhamdulillah, vaksin datang lagi, hari ini kita terima 6.960 vial vaksin untuk NTB," jelas Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K M.Si, di Ruang Kerjanya, Jumat siang.


Vaksin Covid-19 yang datang Jumat itu terdiri dari jenis Coronavac dan AstraZaneca Thailand sebanyak 3 Koli atau setara dengan 3.480 Vial dengan Rincian Vaksin Jenis Coronavac sebanyak 1 Koli 1.380 Vial dan Jenis AstraZaneca Thailand sebanyak 2 Koli sebanyak 2.100 Vial.


"Siang tadi tim kami dari Personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda NTB melaksanakan penjemputan tersebut di Bandara Internasional ZAM Lombok Tengah," jelasnya.


Artanto berharap semua vaksin itu sampai dengan selamat ketempat pendistribusiannya sehingga warga NTB yang belum mendapat Vaksin segera mendapatkannya, agar kekebalan komunal dan capaian target Vaksinasi di NTB segera tercapai.


"kami berdoa supaya pendistribusian vaksin aman dan terkendali, agar warga yang belum mendapatkan vaksin segera tervaksin, dan target 70 persen vaksinasi segera tercapai," jelasnya.


Dia berharap target 70% warga NTB dapat tervaksin dalam dua bulan kedepan sebab, November 2021 merupakan jadwal perdana perhelatan Akbar di Sirkuit Mandalika, yang akan diisi oleh para pembalap Dunia dari berbagai Negara pada gelaran World Super Bike Champion.


"Alhamdulillah, Selama proses kedatangan vaksin covid-19 hingga pengawalan menuju gudang vaksin Kantor Dinas Kesehatan Provinsi dapat berjalan dengan aman, lancar dan terkendali," pungkasnya.

Jelang Superbike, Polres Loteng Gelar Simulasi Parsial di KEK Mandalika

By On 10:52


LOMBOK TENGAH - Latihan simulasi parsial dalam rangka kesiapan pengamanan event internasional Word Superbike championship 2021 di sirkuit Mandalika Kuta. Simulasi berlangsung di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Jumat (17/9/2021)


Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono S.I.K., S

H., M.H., melalui Kabagops Polres Lombok Tengah, AKP Anton Rama Putra, S.H., S.I.K., mengatakan simulasi parsial berlangsung selama 5 hari dan akan berakhir pada tanggal 18 september 2021.


"Maksud dari pelaksanaan kegiatan latihan simulasi parsial dalam rangka melatih kemampuan dan kesiapan seluruh personel Polres Lombok Tengah," kata AKP Anton.


Simulasi yang melibatkan 200 personel Polres Lombok Tengah itu ditujukan demi mensukseskan kegiatan perhelatan event internasional Word Superbike Championship tahun 2021 yang akan dilaksanakan selama 6 hari  dari tgl 13 s.d tgl 18 September 2021 mendatang.


Management Vaksinasi Inisiasi Polda NTB Terbukti Mumpuni

By On 10:50


MATARAM - Polda NTB Tak Omong kosong dalam pencapaian target Vaksinasi di NTB, sesuai yang diungkapkan Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal S.I.K MH saat ditemani Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani dihadapan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, 45 ribu vaksin dalam sehari tercapai.


Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K M.Si mengabarkan, capaian Vaksin setelah Polda NTB menggenjot semua jajarannya dan berkolaborasi dengan semua elemen pemerintahan tak terkecuali TNI, Nakes, Pemprov, Pemkab dan Pemkot, capain vaksin  semakin meningkat sejak 6 September lalu.


"Semua ini berkat kerjasama semua pihak demikian juga, Polda NTB bersama jajarannya yang tak kenal lelah membantu pemerintah mengejar target 70% vaksinasi di NTB," ungkapnya, kepada media, dikantornya, Jumat (17/9/2021)


Management yang dimainkan Polda NTB terbukti ampuh, dalam 10 hari sehingga capaian Vaksin di NTB tembus diangka 875,183 dosis yang sudah disuntikkan ke masyarakat.


Itu artinya saat ini Provinsi Nusa Tenggara Barat telah mampu mencapai target vaksinasi sebesar 22,38% warga NTB yang telah tervaksin dalam waktu yang relatif singkat.


"kalau pengiriman vaksin lancar seperti sekarang ini ke NTB, kami yakin 70 persen warga NTB tervaksin hingga pelaksanaan World Super Bike Mandalika bulan November nanti," ujarnya.


Dikatakan, dalam data yang kami rangkum bahwa sebelum management Vaksinasi diterpkan Polda NTB dengan semua pihak, capaian Vaksin dalam sehari di NTB hanya ratusan, namun setelah management Vaksinasi dijalankan, puluhan ribu vaksin berhasil disalurkan kepada warga dalam sehari.


"Bahkan Pernah dalam suatu hari yakni tanggal 10 Semptember lalu,  kami berhasil salurkan vaksin sebanyak 44 ribu lebih" tambahnya.


Dia berharap, pengiriman vaksin dari pusat terus lancar, sehingga target 70% vaksinasi untuk warga NTB tercapai sampai dengan deadline yang telah ditetapkan pemerintah pusat.


"Mohon doa dan dukungan semua

 fihak,mudah-mudahan pengiriman vaksin dari pusat lancar, sehingga target 70% Vaksin yang ditargetkan pemerintah Pusat terhadap NTB tercapai hingga deadline  waktu yang ditentukan," pungkasnya.


Contact Form

Name

Email *

Message *