Popular Posts

HEADLINE NEWS

Bhabinkamtibmas Serakapi yang selalu ada untuk warga binaannya

By On 22:51


Dompu
,-Penempatan satu bhabinkamtibmas pada setiap Kelurahan dan Desa merupakan salah satu terobosan brilian dalam membantu berjalannya roda organisasi institusi Kepolisian dalam hal memberikan pelayanan dan melakukan deteksi dini setiap perkembangan situasi,serta mampu mengambil langkah-langkah solutif pada persoalan yang dihadapi warga binaannya.


Bhabinkamtibmas dituntut melekat dan selalu ada untuk warganya, Sebagaimana diamanatkan pimpinan, Hal itu tercermin pada sosok Bhabinkamtibmas Desa Serakapi, Kecamatan Woja Bripka Irfan Kurniawan.


Sosok periang ini cukup baik menjalankan fungsinya sebagai Bhabinkamtibmas, keberadaannya di tengah warga binaannya cukup dirasakan manfaatnya, ia sangat peka dengan masalah warga yang berkaitan dengan hukum untuk dicarikan solusi dan penyelesaian.


"Karena segala masalah tak harus diproses secara hukum dan berakhir di meja pengadilan jika masih bisa dicarikan solusinya" ujarnya pria yang akrab di sapa Defan ini yang pernah mendapat reward dan Predikat sebagai Bhabinkamtibmas tauladan untuk jajaran Kepolisian Resor Dompu.


Tak hanya itu, sang bhabinkamtibmas memiliki sentuhan kemanusiaan dalam bentuk bantuan sosial yang kerap digelontorkannya untuk beberapa warga yang membutuhkan.


Tak pelak, pria yang berakun media sosial Facebook Defan Il Nerazzuri Zld ini selain menyalurkan bantuan bantuan dari dinas Kepolisian, ia juga acap kali merogoh kantong pribadi (sebatas kemampuannya) untuk sekedar membantu warganya yang benar benar membutuhkan.


Sementara Kepala Desa Serakapi Sastromijoyo memberikan komentar terkait hal tersebut. " Saya selaku Kepala Desa sangat berterima kasih dan mengapresiasi pihak kepolisian dengan adanya penempatan Bhabinkamtibmas di Desa kami."


"Bhabinkamtibmas Serakapi kami kenal sebagai sosok yang humanis dan bermasyarakat, karena dia cukup akrab dengan warga dari segala usia baik para pemuda maupun dewasa, di satu sisi kami sangat merasakan adanya sinergi yang baik antara kami selaku Pemerintah Desa dengan Bhabinkamtibmas selama ini, utamanya urusan sosial kemasyarakatan dalam hal mencarikan solusi pada setiap persoalan". Bebernya."


"Bripka Irfan cukup responsif ketika kami membutuhkan bantuannya sewaktu waktu meski tengah malam ia tetap turun Ke desa membantu kami dalam mengatasi masalah". Jelasnya.


Kapolsek Woja Ipda Abdul Haris mengamini hal tersebut " Ya benar, Bripka Irfan adalah salah satu Bhabinkamtibmas yang bisa kami andalkan dan cukup maksimal dalam menjalankan tugasnya, saya salut semoga memicu semangat rekan lainnya. Kata Kapolsek.


Terpisah Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat SH SIK mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada personelnya yang bisa menjalankan tugas dengan baik serta mampu mengangkat citra kepolisian.


"Saya berharap Para Bhabin memahami tupoksinya sebagai bhabinkamtibmas dan busa maksimal menjalankan tugasnya, agar masyarakat bisa maksimal juga mendapatkan pelayanan kepolisian." Harapnya.

Kabag Ops Bagikan Masker dan Sosialiasi Protokol Kesehatan di Taman Udayana

By On 22:49


Mataram
—Polresta Mataram Polda NTB terus menggelorakan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Yaitu dengan memberikan imbauan dan sosialiasi untuk mematuhi protokol kesehatan yang ditentukan pemerintah. Sasarannya adalah dibeberapa lokasi atau tempat berkumpulnya warga masyarakat. Seperti di Taman Udayana dan di sepanjang jalan setempat. 

Karena dihari Minggu Pagi. Lokasi ini kerap didatangi dan sebagai tempat berkumpulnya warga masyarakat. Berbagai kegiatan dilaksanakan warga masyarakat setiap Minggu pagi. Dari berolahraga hingga berkumpul bersama keluarga. Kesempatan tersebut digunakan petugas untuk membagikan masker. Yakni kepada pengunjung yang didapati tidak menggunakan masker. Pembagian masker ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polresta Mataram, Kompol Taufik. Sejak pukul 07.30 wita, kepolisian sudah mendatangi Taman Udayana untuk membagikan masker dan sosialisasi protokol kesehatan. ‘’ Minggu pagi ini kita bagikan lagi masker kepada pengunjung di Jalan Udayana. Kita bagikan kepada warga yang tidak menggunakan masker,’’ ungkap Kompol Taufik, Minggu (25/10/2020). 

Kabag Ops bersama sejumlah anggotanya berkeliling Taman Udayana. Selanjutnya juga memberikan imbauan kepada warga masyarakat diseputaran Taman Udayana untuk tetap dan selalu menggunakan masker. ‘’ Warga kita imbau untuk tetap menggunakan masker. Itu yang paling utama sebagai upaya kita bersama memutus mata rantai penyebaran Covid-19,’’ pinta Taufik. 

Tak lupa juga, kepolisian memberikan imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan lainnya. Yakni diminta untuk menjalankan protokol kesehatan sebelum memulai aktivitas. Seperti selalu mencuci tangan dengan sabun diair yang mengalir atau menggunakan handsanitizer. Lalu di tempat keramaian seperti Taman Udayana. Warga selalu menerapkan jaga jarak atau physical distancing. ‘’ Kami akan tetap mengingatkan masyarakat untuk mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan. Ini demi kepentingan kita bersama,’’ ajak Taufik. 

Pembagian masker dan sosialisasi protokol kesehatan berakhir pukul 09.00 wita. Seluruh rangkaian kegiatan kepolisian di Taman Udayana berjalan aman dan lancar.

Polsek Pujut Gelar Patroli di Tempat Wisata

By On 22:47


Praya
, Anggota Polsek Pujut Polres Loteng Polda NTB melaksanakan patroli di sejumlah tempat wisata, hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kasus 3C di wilayah hukum Polres Lombok Tengah, Minggu (25/10).


Kapolsek Pujut, Iptu Lalu Abdurrahman mengatakan, kegiatan ini merupakan patroli rutin mencegah terjadinya kasus-kasus 3C. Adapun sasaran kegiatan ini adalah di tempat wisata seperti di kawasan wisata Lombok Tengah bagian selatan. 


"Ini untuk mencegah kasus 3C," katanya. 


Selain itu tujuan kegiatan ini adalah memberikan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat dengan kehadiran patroli kepolisian.


"Ini juga untuk meningkatkan sinergitas Polri dengan Masyarakat melalui giat silaturrahmi," harapnya. 


Dalam kegiatan itu, pihaknya juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan covid. 


"Kita juga mengimbau masyarakat tetap pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak," pungkasnya.

Tekan Pelanggaran Dan Kecelakaan Lalu Lintas Malam Hari, Satlantas Polres Sumbawa Polda NTB Gelar KRYD

By On 22:46


Sumbawa besar-
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumbawa melaksanakan KRYD atau Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan dalam upaya cipta kondisi, Penertiban dan pemeriksaan Kendaraan, pada malam Minggu (24/10/2020).


Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kanit Regident satLantas Polres Sumbawa beserta Personil Satlantas Polres Sumbawa, serta anggota yang terlibat.dalam KRYD.


Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Lantas, Iptu Samsul Hilal, SH pada Minggu (25/10/2020) mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin setiap malam minggu, yakni penertiban kepada masyarakat pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat.


"kegiatan KRYD dilaksanakan untuk mencegah masyarakat yang ingin konvoi atau membawa sajam dan juga minuman alkohol", terang Samsul Hilal.


Kegiatan Penertiban kendaraan tersebut dipusatkan di ruas jalan KM-5 Simpang Boak Sumbawa. Kegiatan rutin tersebut sekaligus dengan melaksanakan Operasi Yustisi terhadap pengendara dalam upaya pendisiplinan protokol kesehatan.


"sasarannya bagi pengendara Tanpa Helm dan kelengkapan kendaraan bermotor yang potensial menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas di jalan raya", tegas Iptu Samsul Hilal.


dalam penertiban KRYD semalam, terjaring sebanyak 13 pelanggar yang didominasi pelanggar tidak menggunakan Helm dan tidak memiliki SIM.

untuk pelanggar protokol kesehatan diberi sanksi Push up dan teguran lisan sebanyak 8 teguran, tandas Kasat Lantas. 

Apotik Hidup, Cara Jilbab Hijau Motivasi Warga Mataram Manfaatkan Pekarangan

By On 19:40


MATARAM
- Green City dengan konsep back to nature banyak dikembangkan di sejumlah kota besar dan maju. Gaya hidup green life  atau kembali ke konsumsi yang alami juga menjadi bagian tak terpisah dalam konsep perkotaan ramah lingkungan.


Toh, tanpa kesadaran bersama dan partisipasi masyarakat secara luas, konsep green city hanya akan menjadi konsep yang dibicarakan. Bakal sulit menjelma menjadi kenyataan yang bisa dirasakan, termasuk di Kota Mataram.


Untuk mendorong semangat bersama dan partisipasi masyarakat, pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram Nomor Urut 2 , Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM) menggagas Gerakan Apotik Hidup. 


Dimulai dengan menanam tumbuhan berkhasiat obat-obatan di pekarangan/ halaman rumah,  aktivitas Apotik Hidup juga memberi income bagi menyokong ketahanan ekonomi dan kesehatan keluarga maupun  masyarakat setempat. 


Calon Walikota Mataram yang familiar dengan sebutan Jilbab Hijau ini mengatakan, Apotik Hidup bisa menjadi wahana kegiatan produktif terutama bagi ibu-ibu di Kota Mataram untuk mengurangi pengeluaran domestik rumah tangga, khususnya terkait permasalahan kesehatan keluarga. 


"Selain memberi kesan *hijau dan asri*, apotik hidup di pekarangan rumah juga punya nilai ekonomis, dan bisa dimanfaatkan fungsi herbalnya untuk kesehatan. Aktivitas berkebun ini juga baik untuk olahraga ringan," kata Hj Putu Selly Andayani, Minggu (25/10).


Gerakan partisipasi Apotik Hidup pernah menjadi gerakan nasional melalui perkumpulan PKK di era 1980-1990an silam. Apotik hidup adalah kegiatan memanfaatkan sebagian tanah untuk ditanami tanaman obat-obatan untuk keperluan sehari-hari maupun tindakan darurat  untuk mengatasi sakit ringan. 


Umum diketahui, bahwa banyak obat-obatan tradisional yang dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Obat tradisional umumnya lebih aman karena bersifat alami dan memiliki efek samping yang lebih sedikit dibandingkan obat-obat kimia buatan pabrik. 


*Apotik Hidup dan Gaya Hidup Green Life*


Saat ini gaya hidup green life kembali menjadi trend kekinian. Banyak orang di perkotaan lebih senang mengkonsumsi obat-obat tradisional dan herbal. Karena diyakini tanaman obat herbal secara jangka panjang tidak memilki effect samping bagi kesehatan tubuh.  Harganya pun seringkali lebih mahal ketimbang obat kimia atau non herbal. 


Selly mengatakan, gerakan partisipasi Apotik Hidup digagas SALAM untuk meningkatkan awarness masyarakat Mataram tentang pentingnya green city. Konsep ini sudah dilakukan SALAM di beberapa kelompok di sejumlah lingkungan di Kota Mataram.


"Kita ajak ibu-ibu rumah tangga untuk beraktivitas positif dengan apotik hijau ini. Ada kegiatan yang menyenangkan tentu membuat pikiran juga refresh, daripada menghabiskan waktu hanya untuk gadget dan medsos," tandas Selly yang halaman rumahnya ditanamin aneka jenis tanaman obat.


Menurut Jilbab Hijau, musim pancaroba pergantian kemarau ke penghujan saat ini banyak berpengaruh pada kesehatan dan imunitas tubuh masyarakat. Rentan masuk angin dan cepat lelah menjadi banyak keluhan, termasuk anak-anak yang rewel dan kurang enak badan. Jika saja ada apotik hidup di rumah sendiri, tentu masalah kesehatan ringan seperti itu dapat diatasi sendiri.


"Misalnya kita butuh wedang jahe untuk penghangat, tinggal ambil di pekarangan," katanya seraya mengatakan dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, manfaat empon-empon dan herbal dari tanaman apotik hidup juga bisa bermanfaat untuk menjaga imunitas tubuh," urainya.


Dari sisi ekonomis, rumah tangga dengan apotik hidup juga bisa menghasilkan. Karena hasil tanaman apotik hidup bisa juga dipasarkan di skala lingkungan sekitar.


Hj Selly mengungkapkan, sejumlah jenis tanaman herbal yang bisa ditanam untuk apotik hidup. Antara lain Lidah Buaya atau aloevera yang sudah lama dikenal sebagai tanaman penyubur rambut. Manfaat lainnya adalah dapat meredakan batuk.


Kemudian Lengkuas. Selain sebagai bumbu dapur, lengkuas dapat menyembuhkan panu pada kulit. Temulawak yang bermanfaat mengatasi penyakit kuning. Jinten, yang daunnya bisa digunakan penurun panas dan melancarkan ASI bagi ibu yang sedang menyusui.


"Jahe, dapat digunakan untuk menyembuhkan batuk dan rematik karena menghasilkan rasa hangat. Kumis kucing dapat digunakan untuk meredakan sakit pinggang. Demikian juga manfaat seledri yang tak kalah pentingnya buat kesehatan.  Dan masih banyak lagi," ulas Jilbab Hijau 


Lebih jauh Mantan Kadis Perdagangan NTB ini menuturkan, pemanfaatkan lahan sempit untuk Apotik Hidup agar tumbuh  tanaman-tanaman berkhasiat obat-obatan mudah  dan praktis. Cukup ditata dengan tanaman menggunakan polybag dan pot tanah liat.


"Apalagi jika susunan dan penataan tanaman apotik hidup tersebut dikombinasikan ddengan tanaman hias akan menambah keindahan pekarangan," ujarnya 



*Peran Apotik Hidup dalam ketahanan Pangan dan Kesehatan Keluarga*


Selly mengatakan,  SALAM akan senantiasa  memikirkan pembangunan Kota Mataram dari hal yang terkecil sekali pun. Termasuk soal memotivasi masyarakat untuk mulai memanfaatkan pekarangan untuk apotik hidup.


"Saya rasa gerakan apotik hidup ini masih konstektual dalam memotivasi masyarakat untuk kembali memanfaatkan herbal," imbuhnya. 


Selly menambahkan, kaum ibu di Kota Mataram jangan sia-siakan lahan atau pekarangan tidak terpakai. Harus dimanfaatkan agar produktif untuk menambah income. Tidak hanya dengan berbagai tanamanan hias atau berbagai jenis bunga dan pohon buah, tetapi juga dapat membuat taman menjadi apotek hidup yang akan berguna untuk ketahanan pangan maupun kesehatan seluruh keluarga.


"Bayangkan, bila di dalam pekarangan tersedia tanaman obat yang dapat digunakan apabila salah satu anggota keluarga sedang sakit. Tentu hal menyenangkan. Kita tinggal mengambilnya kapan saja, bahkan malam hari sekalipun. Tidak perlu mengeluarkan uang dan terjamin kesegarannya karena langsung dipetik dari tanamannya," tandasnya.


Tanaman obat tidak kalah cantiknya dengan tanaman hias. Dapat pula menanamnya diantara tanaman hias atau bunga-bunga yang ada. Selain itu tanaman obat umumnya lebih kuat menghadapi berbagai penyakit tanaman karena memiliki kandungan zat alami  untuk mengatasinya, sehingga tidak perlu memberikan pestisida.


Yang terpenting, tambah Selly, dengan memanfaatkan pekarangan sebagai apotik hidup masyarakat bisa turut berpartisipasi untuk ikut menghijaukan Kota Mataram dari rumah sendiri.


"Goal besarnya tentu pola hidup sehat, gaya hidup green life yang akhirnya mendukung konsep green city di Kota Mataram yang berkah dan cemerlang ke depan," Tukas Selly Andayani.

Korem 162/WB Gelar Gowes Silaturrahmi Dikolaborasi Dengan Baksos Dan Edukasi Protokol Kesehatan Covid-19

By On 19:37


Mataram
- Korem 162/WB menggelar olahraga gowes menyasar jalan sekitar kota Mataram dan Kabupaten lombok barat  dengan titik star Makorem 162/WB dan finish di Pantai Gading Mataram yang dikolaborasi dengan kegiatan bakti sosial pemberian paket sembako kepada petugas kebersihan serta pembagian masker dan edukasi protokol kesehatan COVID-19 di tempat keramaian, Minggu (25/10/2020).

Kegiatan diawali dengan pemberian ucapan selamat oleh anggota WBCC dipimpin Danrem 162/WB, berikut Ketua dan Pengurus Persit Kantika Candra Kirana Koorcabrem 162, atas terpilihnya Letjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman sebagai Ketua Umum  PB ISSI periode 2020-2024, Semoga PB ISSI semakin maju dan sukses mengukir prestasi di level internasional.


Selama kegiatan Gowes berlangsung, setibanya di Cek Point I di Monumen TANK Lembar dilaksanakan pemberian paket sembako kepada petugas kebersihan Kabupaten Lombok Barat, di Cek Point II Pasar Kuripan membagikan masker dan sosialisasi protokol kesehatan COVID-19, selanjutnya di titik Finish Pantai Gading Kecamatan Ampenan Kota Mataram melaksanakan pembagian paket sembako kepada perwakilan personel dan masyarakat yang sembuh dari COVID-19.



Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., mengatakan bahwa olahraga pagi ini selain untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh di masa pandemi COVID-19, juga sebagai ajang silaturrahmi sekaligus menggelorakan semangat berolahraga kepada masyarakat NTB. 


“Olahraga bersepeda termasuk yang paling diminati saat ini baik perorangan atau kelompok, namun harus dipahami kita masih dalam situasi COVID-19, maka protokol kesehatan harus dipedomani agar tidak terpapar,” terang Danrem.


Selain itu, lanjut Danrem, kegiatan gowes tersebut dikolaborasikan dengan bakti sosial pemberian paket sembako kepada petugas kebersihan di desa Dodokan Kecamatan Gerung dan edukasi protokol kesehatan sambil membagikan masker di Pasar Kuripan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di era kehidupan dengan kebiasaan baru saat ini dengan memakai masker, menjaga jarak dan mecuci tangan.


“Hal ini sesuai dengan perintah Presiden RI tentang pendisiplinan protokol kesehatan, hasilnya multi efek, hobbinya dapat, sehatnya dapat, edukasi protokol kesehatan juga berjalan,” pungkasnya.


Salah satu perwakilan petugas kebersihan Abah Sekabor menyampaikan ucapan terimakasih kepada Danrem 162/WB yang telah memberikan bantuan paket sembako kepada dirinya dan rekan-rekannya.


“Kami sangat terbantu, ditengah COVID-19 kami mendapat bantuan paket sembako,” ucap Abah Sekabor dengan rasa gembira.


Lebih lanjut Brigjen TNI Rizal Ramdhani menerangkan, dipilihnya Pantai Gading sebagai titik finish pada kegiatan Gowes kali ini karena menurutnya tempat tersebut merupakan salah satu lokasi wisata yang cukup ramai didatangi pengunjung untuk menikmati suasana pantai bersama keluarga.


Terkait hal itu, Brigjen TNI Rizal Ramdhani juga menghimbau para pengunjung di Pantai Gading agar selalu mempedomani protokol kesehatan pencegahan COVID-19 sambil menghadirkan personel Korem 162/WB dan masyarakat yang pernah terpapar untuk menceritakan sedikit pengalamannya selama berjuang untuk sembuh dari sakit yang disebabkan oleh COVID-19.


“Saat ini kita bukan lagi mencegah tapi berperang melawan COVID-19 yang ada di tengah-tengah kita, produktifitas harus dapat berjalan maka mari bersama-sama kita memeranginya untuk membangkitkan kembali perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di NTB,” ajak alumni Akmil 1993 tersebut.


Sebelum mengakhiri kegiatan penyampaian testimoni dari personil jajaran Korem 162/WB dan masyarakat yang sembuh setelah positif COVID-19 sebagai pembelajaran bagi kita semua.


Pada kesempatan itu, Waka Ajenrem 162/WB Mayor Caj Sony Ernowo (50th) dan Sdr. Ariyadi Sugito (36th) warga Banjar Ampenan menyampaikan sempat terpapar COVID-19 yang tidak diketahui tertular dari siapa selanjutnya mengalami penurunan kondisi kesehatan cukup drastis, dan menjalani karantina/perawatan selama kurang lebih satu bulan di RSUD NTB.


“Kita tidak tahu COVID-19 datangnya dari mana dan tidak mengenal siapapun korbannya,” ungkap mereka.


Demikian juga dengan Sdr. Nyoman Sukantra (60th) warga Seruni Ampenan yang juga pernah terpapar dan dirawat di RS Siloam Mataram menyampaikan hal yang sama, bahwa COVID-19 adalah ada dan sangat berbahaya hingga dapat merenggut nyawa.


Dari pengalaman yang dialami, mereka menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan agar tidak terpapar COVID-19. 


Kegiatan tersebut diikuti oleh Kasrem 162/WB, Kolonel Arm I Made Kariawan, para Kasi Korem 162/WB, Dandim 1606/Lobar, Dandim 1615/Lotim, Danyonif 742/SWY, Dan/Ka Satdisjan Jajaran Korem 162/WB, Ketua dan Pengurus Persit KCK Koorcabrem 162, Wira Bhakti Cycling Club (WBCC) dan beberapa Komunitas sepeda se-Kota Mataram.

Forkopimda NTB Bersama Stakeholder Terkait, Gelar Rapat Koordinasi Guna Kembalikan Fungsi Dan Lindungi Kawasan Hutan

By On 19:34


Mataram
- Forkopimda NTB menggelar rapat koordinasi terkait dengan perkembangan, perlindungan dan pengamanan hutan serta kondisi hutan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), bertempat di Pendopo Gubernur NTB Jalan Pejanggik Kota Mataram, Sabtu (24/10/2020) malam.


Pada kesempatan itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc., menyampaikan, bahwa permasalahan pembalakan liar yang terjadi semakin masif sehingga dibutuhkan sinergitas semua stakeholder untuk menghilangkan pembalakan hutan di NTB karena sudah banyak hutan yang hilang dan sumber air menjadi berkurang.


"Kami juga melihat banyak dari masyarakat membuka lahan dengan membakar hutan dan ini sangat di sayangkan, ketika kami menggunakan heli melihat hutan yang banyak di bakar," ungkap Bang Zul.


Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB Ir. Madani Mukarom, BScF. M.Si., mengatakan bahwa kondisi hutan di NTB adalah 53% dari luas NTB karena sudah banyak kawasan hutan yang rusak akibat pembalakan dan kebakaran hutan yang mencapai 360.000 hektar sampai Oktober 2020. 


"Kerusakan hutan terdiri dari illegal logging, peladangan hutan, penggarapan hutan adat, pembuatan pemukiman dan lain-lain," paparnya.


Sedangkan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menyampaikan, perlu dilaksanakan apel gelar Muspida tentang saling menjaga hutan serta perlunya dilakukan pemetaan terhadap kawasan hutan yang digelar dengan peta topografi tentang kawasan yang boleh dan tidak boleh dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menanam jagung, serta penerapan sanksi yang tegas bagi pelanggarnya.


"Kita proses oknum-oknum yang ikut serta dalam pembalakan liar dan kita juga harus mempedomani peta-peta yang boleh ditanam jagung dan mana yang tidak boleh di tanam jagung," pungkas Danrem.


Demikian juga dengan Wakapolda NTB Brigjen Pol Asby Mahyuza, Kajati NTB Nanang Sigit Yulianto dan peserta rapat lainnya menyampaikan, perlu segera mengambil langkah-langkah untuk mencegah kerusakan hutan yang berkelanjutan di NTB, serta membentuk Tim terpadu yang terkoordinasi melibatkan seluruh stakeholder agar dalam pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan baik dan lancar.


Dari pembahasan dalam rapat tersebut diperoleh beberapa kesimpulan penting yang disampaikan oleh Gubernur NTB. Pertama; melarang kayu keluar dari Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok untuk  pengiriman kayu terutama illegal logging, kedua; menugaskan Dinas LHK untuk membuat peta wilayah mana yang boleh dan tidak boleh di tanami jagung untuk menghindari penjarahan hutan yang berkelanjutan, ketiga; Tim Gugus Tugas Kehutanan dan Illegal Logging diperkuat dengan melibatkan masyarakat, tokoh agama, organisasi pemuda dan lainnya, keempat; segera meminta masukan yang sistemik dan komprehensif dari para ahli dan aktivis lingkungan agar NTB dihijaukan kembali sehingga hutan kembali asri dan lestari.


Hadir juga mengikuti rapat tersebut Dir Intel Polda NTB Kombes Pol Drs. Rahayu Irianto, Danlanud ZAM Kolonel Pnb Andry Gandhi, Sekda NTB Drs. Lalu Gita Aryadi, M.Si., Kasiintel Kasrem 162/WB Kolonel Inf Setiya Asmara, S.IP., Kasi Gakkum Dinas LHK Hastan Wirya, SH.

Patroli Cipkon, Polsek Pekat amankan ratusan botol Miras Oplosan

By On 19:32


Dompu
,- Kegiatan rutin yang ditingkatkan dalam bentuk Patroli Cipta kondisi Sabtu (24/10/20) sekitar pukul 22.30 wita di wilayah hukum Polsek Pekat yang dilaksanakan anggota Polsek dipimpin Aiptu Harun Al Rasyid berhasil amankan 180 botol miras oplosan jenis tuak.


Minuman tersebut dimasukkan dalam kemasan kardus, satu kardus berisi 20 botol. Tim patroli cipkon berhasil mengamankan 9 kardus miras oplosan yang disita dari tempat yang berbeda.


Dikutip dari keterangan Kapolsek Pekat Ipda Muh Sofiyan Hidayat S.Sos bahwa minuman tersebut berhasil diamankan berawal dari Tim patroli cipkon menemukan sekumpulan pemuda di pinggir jalan yang sedang mengkonsumsi barang miras, Oleh tim patroli memberikan imbauan agar bubar dan tidak melanjutkan mengkonsumsi miras. 


Kemudian Tim menanyakan asal minuman (dibeli di mana) yang tengah dikonsumsi, Para pemuda memberitahukan minuman tersebut dibeli dari warga Dusun Sigi, Desa Calabai berinisial MS (Sekitar 35 tahun). Informasi itu ditindaklanjuti oleh Tim dengan mendatangi rumah MS bersama Kepala Dusun dan Ketua RT. 


Setelah dilakukan pemeriksaan di  rumah MS, Tim berhasil mengamankan 8 kardus, kemudian di lokasi tersebut Tim mendapat informasi bahwa ada juga warga lain yang menyimpan miras oplosan jenis tuak untuk dijual yakni SF (sekitar 33 tahun) dan tidak jauh dari rumah MS, selanjutnya Tim memeriksa juga di rumah SF dan berhasil mengamankan 1 kardus minuman serupa.


Kapolsek mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama masyarakat yang membantu kepolisian dalam kegiatan tersebut. Selanjutnya ratusan miras dibawa ke mapolsek Pekat dan kepada pemilik akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tutup Kapolsek.

Tim Percepatan KEK Mandalika Tegaskan Ketidakberpihakan dalam Penyelesaian Sengketa Lahan

By On 19:28


Lombok Tengah
- Penyelesaian sengketa lahan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berjalan dan digenjot, guna percepatan pembangunan super prioritas nasional tersebut. Dalam mediasi antara PT ITDC selaku pengembang dengan pihak pengklaim lahan di D’Max Hotel Lombok Tengah, Jumat (23/10), Ketua Tim Percepatan Pembangunan KEK Mandalika AKBP Awan Hariono menegaskan, dalam penyelesaian sengketa pihaknya mengedepankan transparansi dan netralitas.

“Pada prinsipnya, tim penyelesaian sengketa lahan KEK Mandalika tidak berpihak kemana-mana. Tim berada di tengah-tengah dalam memediasi kedua belah pihak, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan dan diuntungkan,” tandasnya.

Hal itu dibuktikan dengan proses mediasi yang dilakukan secara transparan dan kredibel, dimana kedua belah pihak yang bersengketa dapat memberikan argumentasi, yang disaksikan tim independen yang berkompeten di bidangnya masing-masing.

Perwira menengah Polri yang juga Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda NTB itu, juga menekankan agar semua pihak mendukung dan mensukseskan pembangunan investasi di KEK Mandalika, terutama pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika.

“Karena keberadaannya (Sirkuit MotoGP Mandalika, red) akan mampu mendongkrak ekonomi, baik ekonomi daerah maupun nasional, yang kesemuanya dihajatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Ini semua demi anak cucu kita kelak,” ungkapnya.

Sementara pihak dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI Widodo Dwi Putro, yang turut memantau proses mediasi terhadap 15 kepala keluarga (KK) yang mengklaim hak lahan, meminta agar dalam penyelesaian sengketa lahan lebih mengedepankan proses mediasi atau dilakukan secara kekeluargaan. Artinya, pengerahan aparat keamanan seperti Polri dan TNI agar dapat diminimalisir.

“Mohon ini menjadi perhatian. Mengerahkan aparat terlalu berlebihan itu keliru, itu tidak boleh,” tegas Widodo.

Menurutnya, selama ada cara lain yang lebih humanis (mengedepankan nilai dan kedudukan manusia), maka cara itu lebih diutamakan agar tidak terjadi benturan antara aparat dengan masyarakat.

“Untuk itulah Komnas HAM telah mengeluarkan rekomendasi kepada ITDC, pemerintah, dan aparat agar mengedepankan sistem humanis, sehingga tidak ada gejolak sosial,” katanya.

Dari proses mediasi, Widodo mengambil kesimpulan sementara bahwa dalam sengketa lahan itu, terdapat beberapa titik yang kedua belah pihak sama-sama menyalahi ketentuan, yakni klaim atas lahan berupa rawa dan sungai yang ditimbun.

“Ada alas hak yang dipegang warga tidak memiliki kekuatan hukum, salah satunya, warga mengklaim lahan rawa dan sungai yang ditimbun, hal yang sama dilakukan ITDC. Perusahaan milik pemerintah itu juga tidak boleh membuat alas hak atas rawa atau sungai, sehingga kedua-duanya menyalahi,” jelas Widodo yang juga dosen Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram) itu.

Namun demikian, pihaknya juga berharap agar semua upaya yang dilakukan dalam penyelesaian sengketa, dapat segera dituntaskan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

“Kita berharap persoalan sengketa lahan di KEK Mandalika ini secepatnya selesai,” harapnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si. mengapresiasi langkah-langkah yang diambil para pihak, dalam penyelesaian sengketa lahan yang kesemuanya mengarah musyawarah untuk mufakat.

"Alhamdulillah, semua kegiatan dapat berjalan lancar sesuai budaya kita yang mengutamakan muayawarah untuk mufakat,bermediasi dan berdiskusi.Ini harus di apresiasi.Ungkapnya.  

"Mudah-mudahan langkah seperti ini bisa mempercepat proses penyelesaian sengketa lahan di KEK Mandalika, tentunya dapat memberikan kepuasan para pihak," tutupnya.

Lat Pra Ops Zebra Digelar, Kapolres KSB Polda NTB: Personel Kedepankan Tindakan Preventif dan Humanis

By On 19:23


Sumbawa Barat
– Kapolres Kabupaten Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono SIK meminta agar Operasi Gatarin 2020 yang akan dilaksanakan dari tanggal 26 Oktober sampai 8 November 2020 dilaksanakan dengan mengedepankan preventif dan persuasif serta mengedukasi masyarakat yang melanggar. 


Hal itu diungkapkan kapolres dalam acara Lat Pra Ops Operasi Zebra Gatarin 2020 untuk mendisiplinkan masyarakat patuh berlalulinta, yang dilaksanakan di aula Endra Dharmalaksana Polres setempat, Sabtu (24/10).


“Operasi Lat Pra Ops ini mengedepankan preventif dan persuasive. Operasi ini tolong dilakukan dengan humanis jangan ada yang arogan,” pinta Kapolres, Sabtu.


Proses penegakan hukum yang digunakan dalam Lat Pra Ops ini, tambahnya, kita gunakan ultimum dan remedium atau merupakan asas dalam hukum pidana yang dijadikan upaya terakhir dalam penegakan hukum.


Ia juga berharap, dalam masa pandemi covid-19 operasi ini harus patuh pada protokol kesehatan, sehingga Ops Gatarin dapat disinergikan juga dengan Ops Yustisi penegakan protokol kesehatan.


“Masih banyak masyarakat yang mengabaikan imbauan dan peraturan, seperti tidak memakai helm, tidak mau bayar pajak kendaraan dan tidak memiliki SIM,” katanya.


Ia berharap anggota tetap semangat dan terus memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga masyarakat terbiasa dan lama-kelamaan terbiasa dengan imbauan serta dapat mengikutinya.


Dalam kesempatan itu juga, Kasat Lantas Polres KSb, AKP Ricky Yuhada SE SIK mengatakan, bahwa dalam ops gatarin yang akan dilaksanakan nantinya, pihaknya akan lebih banyak memberikan teguran dibanding jumlah tilang.


Bertepatan libur panjang, pihak nya akan melakukan Ops Gatarin di sejumlah akses pariwisata dan pelabuhan penyebrangan.

Kapolda NTB Menjadi Pembicara Pada Pembukaan Moeslim Influenscer Academy (MIA)

By On 19:22


Mataram
- Kapolda NTB menjadi pembicara dalam acara Pembukaan Moeslim Influencer Academy (MIA) Dengan tema "Urgensi & Kontribusi Generasi Millenials Dalam Menjaga Ketertiban Medsos" yang diadakan oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Pengurus Daerah Mataram yang bertempat di Gedung Graha Bakti Praja Mataram. Sabtu (24/10/2020).


Selain Kapolda NTB juga hadir dalam Pembukaan kegiatan tersebut  Direktur Center For Indonesia Reform, Presiden Al-Hikmah TV, Ketua KAMMI NTB, Ketua-ketua Cipayung Plus (HMI, GMKI, KMHDI, GMNI, PMKRI & LMND) dan Ketua PW KAMMI NTB.


Dalam penyampaiannya Kapolda NTB mengatakan Fenomena dunia yang berakhir dari otoriter, menjadi angin demokratisasi sampai ke Indonesia pada tahun 1998. Wajib kepada semua Kementerian Lembaga dan entitas apapun harus berorientasi kepada kepentingan publik. 


Media sangat luar biasa kekuatannya pada era saat ini sehingga Kita juga harus berorientasi kepada media yang sehat karena media sosial dapat mempengaruhi media mainstream. Yang mendikte isu hari ini ialah media sosial oleh sebab itu kita harus kelola media sosial dengan cara idelaisme untuk kepentingnan Bangsa dan Negara. 


Terkait media sosial yang aktif pada era saat ini, terdapat 4 Faktor Hoax yaitu Ekonomi, Ideologi, Provokasi, dan Lelucon. Adik-adik semua harus cerdas dan menjadi leading sector melakukan pengelolaan media sosial untuk mempererat kesatuan Republik Indonesia. 

Terkait hoax yang sering beredar luas di media sosial, terdapat beberapa cara untuk menangkal hoax tersebut yaitu dengan Cermati, Cek, Cari, dan Cepat.


Generasi millenial sebagai harapan Bangsa ialah sebagai Agen Of Change. Perubahan menjadi pusat kemajuan Bangsa, Serta kepribadian Bangsa juga harus dipertahankan dan Integritas hati sebagai anak Bangsa penting dijaga untuk memberikan perbaikan kepada seluruh masyarakat. Adik-adik yang hadir dalam acara ini menjadi agen  pembangunan di segala bidang, kita berharap para pemuda menitik beratkan pada kesatuan dan persatuan Bangsa yang menjadi prioritas utma. Memiliki semangat juang tinggi sebagai pemuda yang berjuang demi Negara dan kepentingan publik dengan menjaga intensitas Bangsa. 


Kontribusi milenial dalam era ini ialah harus bijak dan selektif dalam menggunakan Media Sosial. Ikut serta sosialisasi dengan mengangkat isu positif, perbanyak interaksi dengan sesama, Selalu berfikir positif dan kontstruktif di media Sosial, serta Hindari tindakan yang dapat mengganggu publik karena "Jempolmu adalah Harimaumu"


Acara diakhiri dengan penukaran cinderamata antara Kapolda NTB dengan Pengurus KAMMI Daerah Mataram.

Polres Sumbawa Polda NTB, Gelar Patroli KRYD, Amankan Ketapel, Sejumlah Anak Panah, serta Sajam

By On 19:18


Sumbawa
- KRYD atau Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan, memang rutin dilaksanakan setiap malam Minggu oleh Polres Sumbawa khususnya Satuan Sabhara, guna mengantisipasi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres sumbawa.


Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra S.IK melalui Kasubag Humas Polres Sumbawa, Iptu Sumardi S.Sos dalam siaran pers yang diterima pada Minggu (25/10/2020) menegaskan, bahwa kegiatan KRYD tersebut dipimpin Kasat Sabhara Iptu Mulyadi SH, bersama KBO Satuan Sabhara serta sejumlah anggota satuan sabhara. Tim Menyusuri sejumlah lokasi yang dianggap rawan, seperti komplek Perumahan Brang Biji, Pantai Saliperate, Jembatan Samota, Jalan Kerato, Terminal Sumer Payung, Taman Genang Genis, papar Sumardi.


kegiatan diawali apel dan App  yang dipimpin oleh kasubag bin ops polres sumbawa. 

Selanjutnya Tim Sabhara  melaksanakan patroli KRYD dengan menggunakan Roda dua dan patroli Roda empat  patroli dan memonitor situasi ke perumahan padat penduduk di kelurahan brang biji dan menghimbau masyarakat yg berkumpul agar menaati protokol kesehatan.


Saat patroli ke Pantai saliperate, dan memberikan himbauan kepada anak-anak remaja yang berkerumun, kemudian menyisir lokasi, tiba - tiba sekelompok remaja melarikan diri dan meninggalkan sebuah  1 buah tas yang berisi ketapel dan anak panah.


"anggota melakukan pengejaran namun tidak membuahkan hasil, tas berisi ketapel dan anak panah  diamankan ke polres sumbawa", ungkap Kasubag Humas.


patroli KRYD dilanjutkan ke ruas jalan samota guna memonitor situasi dan mencegah anak-anak muda yang minum minuman keras serta membawa tajam sekaligus antisipasi balapan liar . 


patroli KRYD juga menghimbau masyarakat yang berkumpul agar menaati protokol Covid-19 dan tidak membuat keributan serta mencegah kasus 3C di ruas jalan Kerato serta Terminal Regional Sumer Payung Sumbawa menghimbau kepada masyarakat maupun sopulir bus agar tetap mematuhi protokol Covid-19, papar Sumardi. 


masih menurut Sumardi, Patroli KRYD di Taman Genang Genis Kecamatan Unter Iwes menyisir lokasi bersama anggota Sub Sektor Kota dan  menemukan satu buah tas yang berisi anak panah, namun pemilik dari tas tersebut sudah melarikan diri ketika petugas datang ke lokasi.


"anggota patroli melaksanakan penggeledahan di sekitaran taman dan menemukan salah seorang pemuda yang nongkrong membawa sajam. pemuda tersebut diamankan ke Mako Polres Sumbawa pada piket Reskrim guna pemeriksaan lebih lanjut", terang Kasubag Humas.

Kampung Sehat Polda NTB di Desa Gegelang Dinilai Tim Provinsi

By On 19:16



Lingsar
—Kampung Sehat Desa Gegelang, Kecamatan Lingsar yang mewakili Polresta Mataram pada Lomba Kampung Sehat Nurut Tatan Baru tingkat Provinsi NTB, sudah dinilai oleh tim penilai tingkat provinsi. 
Penilaian dilaksanakan hari Sabtu (24/10/2020) dimulai sekitar pukul 14.45 wita.

Bertempat di Desa Gegelang, Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Tim penilai provinsi beranggotakan 6 orang yang diketuai oleh Joko Jumadi. Rombongan tim penilai disambut cukup meriah di Desa Gegelang. Setelah itu digelar pertemuan di Kantor Desa Gegelang. Rombongan tim penilai langsung menyaksikan video selayang pandang tentang Kampung Sehat Desa Gegelang. 

Kepala Desa Gegelang, H Husnu Muhtar dalam sambutannya kepada tim penilai provinsi menyampaikan, program kampung sehat telah memberikan perubahan dari segi fisik dan mental untuk masyarakat Desa Gegelang. Yaitu dengan membangun konsep sederhana seperti breuk begawean. Juga breuk pinter dan sehat yang memiliki arti bersama-sama. Konsep tersebut tertuang dalam peraturan Desa (perdes) yang mengatur tentang kesehatan dan kebersihan, kehidupan sosial dan keamanan bagi Desa Gegelang. 

‘’ Alhamdulillah Desa kami juara 1 untuk tingkat Polresta Mataram dan semoga kami bisa kembali juara 1 ditingkat provinsi. Kami percaya kepada tim penilai memiliki dedikasi untuk menjalankan penilaian,’’ ungkap Kades Gegelang, H Husnu Muhtar. 

Ketua tim penilai kampung sehat tingkat Provinsi NTB, Joko Jumadi menyampaikan, Desa Gegalang adalah kampung sehat ke-17 yang dikunjungi tim penilai. Kemudian disampaikan, program kampung sehat semata-mata merupakan niat tulus Kapolda NTB untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di NTB. ‘’ Kami tidak menilai virus itu ada apa tidak. Tapi bagaimana upaya pemerintah memutus mata rantai Covid-19,’’ tutur Joko. 

Parameter penilaian ditekankan kepada upaya tangguh menghadapi Covid-19. Sehingga bidang kesehatan yang menjadi hal utama parameter nilai lomba Kampung Sehat. ‘’ Penilaian Lomba tidak hanya sampai pada penilaian lomba kampung sehat ini. Namun selanjutnya kami akan masuk penjurian pada kampanye sehat, dan program-program tidak akan selesai pada tahun ini. Tapi akan berlanjut hingga tahun 2021,’’ katanya. 

Kampung Sehat dinilai pada empat aspek penilaian. Yaitu bidang kesehatan, bidang keamanan, bidang sosial ekonomi dan bidang kelembagaan. Tim penilai turun langsung melakukan penilaian diempat bidang tersebut. Satu persatu aspek kampung sehat dinilai secara menyeluruh. Sekitar pukul 17.30 wita. Seluruh rangkaian penilaian Kampung Sehat di Desa Gegelang berakhir dengan aman dan lancar.

Lat Pra Ops, Kapolres : Operasi Zebra Rinjani 2020 Antisipasi Libur Panjang Di Wilayah Selatan

By On 19:12


Praya
, -Polres Lombok Tengah menggelar Pelatihan Pra Operasi (Latpra Ops) Zebra Rinjani tahun 2020 yang berlangsung di Aula Mako Polres Lombok Tengah, Sabtu (24/10).


Lat Pra Operasi Zebra Rinjani 2020, dipimpin langsung oleh Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K. Hadir pula dalam kegiatan yakni Para Kabag, Kasatfung, perwira serta perwakilan personel Polres Lombok Tengah.


Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty menyampaikan, Operasi zebra Rinjani 2020 merupakan agenda rutin pihak jajaran Polri. Kegiatan yang akan berlangsung selama 14 hari (Empat belas hari) terhitung mulai 26 Oktober s/d 08 November 2020 di fokuskan di Wilayah Selatan dalam rangka antisipasi libur panjang. 


"Operasi kali ini, kita fokuskan di wilayah Selatan untuk antisipasi lonjakan arus lalu lintas libur panjang," ujar AKBP Esty


Dijelaskan Kapolres, bahwa operasi zebra rinjani ini dalam bentuk Kamseltibcarlantas (Keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas) dengan mengedepankan kegiatan Preemtif dan  Preventif serta humanis sembari memberikan himbauan protokol kesehatan Covid-19.


“Dalam pelaksanaan, dikedepankan pencegahan dari pada penindakan dengan cara-cara humanis sekaligus himbauan protokol kesehatan” terangnya.


Lanjut Kapolres, saat pelaksanaan nanti, kepada seluruh personil yang terlibat tidak diperbolehkan melakukan pengejaran terhadap pengendara untuk menghindari adanya korban jiwa, baik personil maupun pengendara itu sendiri. 


"Saya minta, tidak ada personil yang arogan dilapangan apalagi sampai adanya kejar-kejaran kepada pengendara. Sekali lagi utamakan keselamatan diri saat dilapangan," pesan Kapolres.

Polres Bima Kota Adakan Lomba Tik Tok Taat Lalu Lintas

By On 19:10


Kota Bima
, - Operasi Zebra Rinjani Tahun 2020 yang dilaksanakan selama 14 hari, mulai dari tanggal 26 Oktober 2020 hingga tanggal 8 November 2020, Sat Lantas Polres Bima Kota menggelar lomba Tik Tok tentang pengendara taat aturan lalu lintas.


Pada Operasi Zebra kali ini, selain melaksanakan operasi di lapangan, kami juga mengadakan lomba Tik Tok dengan total hadiah Rp 1.500.000,” ujarnya,


Kasat menjelaskan, lomba Tik Tok ketentuannya yakni membuat video Tik Tok berdurasi bebas, menggambarkan edukasi taat aturan lalu lintas dan taat protokol Covid-19 dengan tema Menggunakan Helm SNI, pakai sabuk pengaman serta tidak melawan arus lalu lintas.


Tema lainnya adalah, tidak memakai mobil pick up untuk mengangkut orang, tidak menggunakan HP saat berkendara dan tema yang terakhir taat pada protokol Covid-19.


“Follow video tersebut ke Instagram @lantas.bima kota,” sarannya.


Anjuran berikutnya kata Kasat, posting video Tik Tok tersebut di feed Instagram lalu tag @lantas.bimakota dan 5 orang temanmu dengan ikut serta di challenge ini seperti “ayo ikut tik tok challenge Zebra Rinjani 2020 Lantas Bima Kota” lalu cantumkan Hastag #tiktokchallangezebralantasbiko.


“Video tidak boleh mengandung Sara, Politik, Pornografi, Body Shaming, informasi Hoax dan informasi negatif lain,” tegasnya.


Sedangkan kriteria penilaian lanjut Kasat, akan dilihat atau dihitung dari jumlah view, like dan coment. Periode penilaian dimulai tanggal 9 Samapi 12 November 2020 dan pengumuman pemenang akan di informasikan melalui akun Instagram@lantas.bimakota pada tanggal 13 Nopember 2020.

Contact Form

Name

Email *

Message *