Popular Posts

HEADLINE NEWS

Kampung Sehat Mendorong Warga Patuhi Protokol Kesehatan

By On 20:07

Praya- Keberadaan kampung sehat mendapat respons positif dari warga Kampung Harapan Lingkungan Tengari Kelurahan Praya. Adanya kampung sehat menjadikan warga kampung Harapan disiplin menjalankan protokol kesehatan. Manfaat lainnya yang dirasakan adalah lingkungan mereka menjadi bersih, asri dan aman.


Tujuan utama dibentuknya kampung sehat agar masyarakat (peduli) dengan pencegahan penyebaran Covid-19. Adanya kampung sehat mendorong masyarakat lebih taat dan tertib dalam menjalankan protokol kesehatan di lingkungannya.


“Saya kaget begitu masuk gang kampung harapan ini tertata rapi, bersih, dan warganya sangat kompak," ujar Bupati Lombok Tengah saat road show bersama rombongan Forkopimda, sabtu (8/8/20).


Sementara itu, Lurah Praya Sazdi menyampaikan kepada rombongan Road show bahwa dalam kesehariannya warga kampung harapan selalu menerapkan protokol kesehatan, entah saat melaksanakan ibadah di Musholla, saat ibu-ibu melaksanakan posyandu, dan pada saat anak-anak bermain mereka selalu menggunakan masker. 


"Saya percaya, Kampung harapan bisa mewakili Kecamatan Praya untuk mengikuti lomba kampung sehat tingkat kabupaten bahkan provinsi," kata Sazdi. 


Selain penerapan protokol kesehatan, warga kampung harapan juga memanfaatkan perkarangan rumahnya masing-masing untuk ditanami segala jenis sayur mayur dalam mendukung ketahan pangan. 


Kampung Harapan juga memiliki kelompok wanita tani (KWT) yang beranggotakan seluruh ibu-ibu rumah tangga yang kedepan KWT kampung harapan akan memproduksi minuman herbal dari jahe dan mint yang mereka tanam sendiri di perkarangan rumah masing-masing.

Tim Puma Polres Lobar Berhasil Tangkap Pelaku Jambret di Pasar Telagewaru Lobar

By On 20:04

 

Menindaklanjuti pemberantasan kejahatan jalanan, Tim Puma Polres Lombok Barat kembali membekuk 1 (satu) orang pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas), Senin siang. (10/8)

Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Dhafid Shiddiq, S.H., S.I.K., menerangkan pelaku ditangkap berdasarkan kasus penjambretan yang terjadi pada tanggal 17 Juni yang lalu dengan TKP di Pasar Telagawaru Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat.

“Pelaku Kami Tangkap berdasarkan pengembangan kasus Penjambretan yang terjadi pada Bulan Juli lalu di Pasar Telagawaru Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat,” ungkapnya.

Pelaku ditangkap berdasarkan laporan polisi dengan kasus pencurian dengan kekerasan terhadap korban yakni seorang ibu Bhayangkari yang hendak turun dari kendaraan untuk berbelanja yang kemudian pelaku datang dari samping dan menjambret HP korban.

“Berdasarkan keterangan korban, Pelaku datang melalui samping dan menjambret HP milik korban dengan menggunakan sepeda motor Satria FU warna hitam dan korban sempat mengejar pelaku yang lari ke arah timur,” jelasnya.

Korban yang mengalami penjambretan tersebut segera melapor ke Polsek Labuapi untuk mendapatkan bantuan dari pihak kepolisian lebih lanjut.

Alhasil, dengan didapati informasi tersebut, Tim Puma Polres Lombok Barat melakukan pengembangan terhadap seseorang berinisial D yang sebelumnya telah diamankan karena membeli hasil barang curian tersebut.

Dengan kekuatan penuh, Tim Puma Polres Lobar menuju rumah pelaku yang berlokasi di Desa Banyu Urip Kecamatan Gerung untuk melakukan penangkapan.

“Setelah mendapatkan informasi, Tim kami segera menuju rumah pelaku dan melakukan penangkapan dan diamankan tanpa adanya perlawanan dari pelaku,” lanjut kasat Reskrim.

 Pelaku yang diamankan diketahui berinisial “S” (29) alamat Dusun Pesanggrahan Desa Banyu Urip Kec. Gerung Lombok Barat dan didapati beberapa barang bukti yang disita oleh Tim Puma Polres Lombok Barat.

Barang bukti yang disita antara lain, 1 (satu) unit HP meri Xiaomi Redmi Note 8 berwarna putih, 1 (satu) kotak HP Xiaomi redmi Note 8  dengan tahun perakitan 2020.04 beserta 1 (satu) unit Sepeda Motor Merk Honda Sonic Berwarna Hitam dengan Nomor Polisi DR 3723 MP.

Kasat Reskrim membeberkan bahwa keberhasilan penangkapan tersebut diperoleh dari salah seorang laki-laki yang kepadanya HP tersebut dijual dengan harga Rp 1,7 Juta yang sudah diamankan sebelumnya.

“Pelaku mengaku telah melakukan perbuatan jambret seorang diri menggunakan kendaraan miliknya yang selanjutnya barang tersebut dijual kepada salah seorang laki-laki seharga Rp1,7 Juta,” bebernya.

Atas Kasus tersebut, Pelaku penjambretan tersebut yang saat ini mendekap di Ruang tahanan Mapolres Lombok Barat dikenakan pasal 365 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 (Sembilan) tahun penjara.

Meriahkan HUT RI ke 75, TNI-Polri dan Ponpes Al-Husainy Gelar Berbagai Lomba

By On 18:46

Bima - Sambut HUT RI ke 75 Tahun, TNI-Polri bersama pihak Ponpes Al-Husainy menggelar berbagai macam kegiatan lomba. Hal itu dilakukan untuk memperkokoh hubungan silaturahmi, Selasa (11/08/2020).


Dandim 1608/Bima, Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal, dalam sambutannya menyampaikan, belasungkawa atas kepergian salah seorang ibu guru di Ponpes Al-Husainy. 


"Kami dari kodim 1608/Bima mengucapkan belangsukawa atas meninggalnya ustazah salasatu guru di ponpes Al-Husainy semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT," kutipnya.


Dilanjutkannya, dirinya tidak hanya menyampaikan rasa kehilangan atas meninggalnya almarhumah. Tapi juga mengingatkan kepada semua pihak, bahwa setiap manusia akan Kembali.


"Hari ini kita merasa kehilangan salah satu ustazah yg mengabdi di ponpes jadi setiap umat pasti akan kita akan kembali kepadanya," Pungkasnya.


Sedangkan terkait Momentum peringatan Hari Ulang tahun Proklamasi Kemerdekaan RI Ke - 75, dengan digelar berbagai lomba, menjadi tempat ajang uji kemampuan bagi santri Al- Husainy untuk mengevaluasi  kemampuan apa yang telah dipelajari selama ini sesuai dengan  bidang masing -masing, Jelas Dandim.


Sehingga terlahir generasi muda bangsa, yang berkualitas keimanan serta memiliki rasa cinta tanah air dan rela berkorban demi  bangsa dan negara, Harapnya.


"Di era modern ini tidak sedikit  orang  memandang dengan sebelah mata mengenai ponpes, padahal di dalam lembaga ponpes merupakan salah satu  tempat menuntut ilmu baik  pengetahuan umum maupun ilmu pengetahuan agama. 



Dengan demikian harapan kita,  dapat menjadi bekal serta modal  kedepan bagi generasi penerus bangsa, yang tidak hanya memiliki, kecerdasan  intelektual tapi juga kecerdasan emosional dan spritual, yang kelak akan menjadi bekal adik-adik generasi penerus,  manakala di saatnya akan kembali hidup mengabdi  dalam lingkungan masyarakat," terangnya.


Adapun beberapa materi lomba yang digelar antar lain : lomba Adzan, Tilawah Al-Qur'an, Lomba Pidato dan Lomba Panduan Suara.

Hari Kemerdekaan, Momentum Kebangkitan Industri, Teknologi dan UMKM

By On 18:39

 

Mataram - Kebangkitan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari industrialisasi yang kini terus berkembang, hadir dalam wujud aneka sepeda listrik di NTB. Produk teknologi tinggi ini dihasilkan Industri Kecil Menengah (IKM) logam NTB menyusul industrialisasi produk lainnya untuk bergerak lebih cepat dan berinovasi lebih hebat sehingga nantinya mampu bersaing dengan produk nasional dan internasional. Direncanakan, berbagai model sepeda listrik karya UMKM NTB ini akan diperkenalkan kepada masyarakat pada hari Kemerdekaan RI, tepatnya di tanggal 17 Agustus nanti.


Hal itu disampaikan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah usai menerima rombongan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTB, (Selasa, 11/08) di halaman Kantor Gubernur NTB. 


Doktor Zul sapaan akrab Gubernur NTB mengatakan, sepeda listrik yang dibuat di NTB bukan sekedar mimpi, apalagi untuk pencitraan. Berbagai model sepeda listrik mampu mengubah pola pikir masyarakat bahwa NTB mampu melahirkan produk yang bersaing dikancah nasional dan internasional. 


"Sekarang di NTB sudah bisa membuat sepeda listrik” kata pria kelahiran Sumbawa itu kepada rombongan, usai menerima Laporan Hasil Pengawasan (LHP) semester. I Tahun 2020 dari Perwakilan BPKP NTB. 


Selain itu, Gubernur juga mengungkapkan kondisi kebangkitan UMKM pasca bencana alam gempa bumi dan pandemi Covid-19 saat ini. Di mana hikmahnya, para pelaku UMKM dapat terpacu bergerak lebih cepat dan berinovasi lebih hebat di masa sulit sehingga dapat bersaing dengan kompetitor lain.


Sementara itu, Kepala BPKP Perwakilan NTB,  Dessi Adin mengaku terkejut dan tidak menyangka, para pemuda di NTB mampu membuat sepeda listrik yang canggih dan sangat modus ini. 


"Bukan hanya produk kecil yang bisa diciptakan, warga NTB ternyata mampu menciptakan sepeda listrik” kata Dessi takjub. 


Lebih jauh ia mengatakan bahwa Lewat sepeda listrik, NTB akan mampu meningkatkan perkenomian. Ia juga berharap bahwa sepeda yang diberi nama Lebui ini terus dipromosikan sampai keluar NTB. 

“Sepedanya keren teknologinya bagus dan saya mendukung sekali program Pak Gub” ujar Dessy. 



Selain itu, Dessy menjelaskan maksud kehadirannya bersama rombongan adalah untuk menyerahkan laporan semester I kepada Gubernur. Ada empat fokus yang disampaikan kepada Gubernur NTB. Pertama mengenai akuntabilitas pengelolaan pembangunan nasional, konstribusi untuk ruang viskal, kemudian untuk penyelamatan aset Negara atau Daerah dan terakhir komponen sistem.. 


“kita menyerahkan hasil laporan semester 1 tahun 2020. Jadi setiap semester itu BPKP  memberikan hasil pengawasan kita ke Gubernur menyampaikan dengan tujuan Gubernur NTB bisa tahu apa yang dilakukan di BPKP” tutup Dessy. 

Mahasiswa dan Akademisi diminta ikut aktif Sosialisasikan Protokol Covid-19

By On 18:37

 

Mataram -  Mahasiswa sebagai agen perubahan dipercaya mampu berpartisipasi dalam mengedukasi masyarakat tentang protokol kesehatan Covid 19. Sosialisasi dari mahasiswa melalui kegiatan KKN tentang penerapan protokol kesehatan diharapkan merubah cara pandang masyarakat tentang pandemi yang sedang terjadi. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Provinsi NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat Sosialisasi Perda Penanggulangan Penyakit Menular bersama para pimpinan Universitas Negeri dan Swasta di ruang rapat 'outdoor' Setda NTB, Selasa (11/08).


"Ini tentang persepsi. Masih banyak masyarakat bersikap seolah virus ini tidak ada. Begitu juga dengan respon kebijakan protokol Covid 19", ujar Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB. 


Dikatakan Wagub, akademisi memiliki peran penting mempengaruhi cara berpikir masyarakat. Terlebih saat ini para mahasiswa sedang melakukan KKN dari rumah di lingkungan masing masing sehingga sosialisasi penerapan protokol kesehatan maupun Perda tentang Penanggulangan Penyakit Menular yang akan segera diimplemwntasikan dapat diketahui dan dipahami masyarakat secara utuh.


Sosialisasi melalui kegiatan kampus ini seperti dikatakan Wagub, merupakan bagian penting dari kontribusi semua elemen masyarakat mulai tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga akademisi.  Pemerintah sendiri telah melakukan berbagai kegiatan preventif bersama TNI/ Polri, misalnya sosialisasi di pasar dan pusat keramaian, pengumuman dan khutbah Jumat di mesjid dan tempat ibadah serta kegiatan kemasyarakatan lainnya.


Wagub menegaskan, penerapan Perda pun tidak akan efektif selama persepsi tentang pandemi serta perilaku yang mengabaikan fakta banyaknya kasus Covid 19 yang terus terjadi. 


Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi, Lalu Darmawan mengatakan, sejak awal kampus kampus sudah menutup perkuliahan tatap muka. Beberapa kegiatan kampus saat ini, secara intensif tetap menerapkan instruksi Kemendikbud dan penerapan protokol kesehatan. Rektor UIN Mataram, dr Mutawalli membenarkan saat ini, mahasiswa sedang melakukan KKN. Pihaknya mendukung langkah pemerintah dalam sosialisasi dengan menyisipkan pesan pencegahan dan penerapan protokol kesehatan sebagai bagian tugas KKN. Begitupula dengan kegiatan kampus Unram yang sudah melakukan penyuluhan terjadwal mengenai kesehatan dan pandemi Covid 19 melalui kunjungan rumah di mssyarakat ataupun membuat dan menyebarkan brosur kesehatan.


Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan, dr Nurhandini Eka Dewi menyebut semua grafik indikasi seperti kontak erat, terduga Covid 19 maupun kasus positif, trend nya naik dalam enam minggu terakhir sampai dengan Agustus. Begitupula dengan grafik kesembuhan. Penerapan Perda yang didalamnya mengatur tentang kewajiban menegakkan protokol kesehatan terutama untuk melindungi masyarakat beresiko tinggi yang mengerucut pada orang lanjut usia. Meski trend kematian melandai namun dari 128 kematian akibat Covid 19, 36 diantaranya tanpa penyakit penyerta (comorbid) yang terbanyak dengan kasus hipertensi, jantung dan diabetes. Begitupula dengan kelompok anak, bayi dan balita serta ibu hamil.


Kadikes menambahkan beberapa minggu terakhir bahkan ada kecenderungan penolakan tracing kontak erat dan pulang paksa pasien. Padahal dalam Perda jelas diatur kewenangan pemerintah dalam hal ini petugas kesehatan, penanganan bagi mereka yang terinfeksi. Adapun kluster perkantoran, tracing masih dilakukan langsung oleh satuan tugas Covid 19 provinsi. Selain itu, Kadikes menjawab pertanyaan Rektor UIN bahwa pihaknya fokus pada pencegahan. Terkait penelitian tentang pandemi di NTB sendiri, Kadikes menyebut secara umum faktor kerumunan dengan 70 persen Orang Tanpa Gejala menjadi penyebab utama penularan.


Selain itu, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi NTB Ruslan Abdul Gani menjelaskan, hadirnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular menjadi upaya konkrit pemerintah untuk terus memberikan pencerahan dan upaya penyadaran betapa berbahayanya penyakit menular, seperti Covid-19. Makna yang terkandung dalam Perda adalah kewajiban bagi setiap warga untuk bersama-sama sadar betapa pentingnya disiplin protokol kesehatan untuk menanggulangi penyakit menular, khususnya di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. 


Selain Perda yang telah di sahkan DPRD, kini juga telah berproses rancangan Peraturan Gubernur untuk mengatur secara teknis implementasi Perda di lapangan. Direncanakan, akan diatur klasifikasi jenis - jenis pelanggaran. 

Penerapannya di lapangan pun akan dilakukan bertahap dan akumulatif bagi pelanggar mulai dari teguran lisan, tertulis hingga sanksi sosial berupa kerja sosial membersihkan fasilits umum.


Adapun sanksi pidana dan denda akan dikenakan bagi pelanggar yang berstatus positif Covid 19 dan masih nekat berinteraksi di tempat umum. Selain itu, penyebaran berita palsu atau hoax juga akan diatur lebih detil.


Terakhir, Ruslan menyebutkan bahwa Perda yang telah diundangkan, hukumnya wajib dilaksanakan oleh kabupaten/ kota karena memiliki kekuatan hukum yang sama dengan undang undang yang saat ini sedang menunggu review Kemendagri untuk dapat diterapkan.


Sosialisasi bersama pimpinan perguruan tinggi ini juga dihadiri Kepala Satpol PP NTB, Asisten III Setda dan Kepala Biro Kesra.

Pemprov dan NGO Bersinergi Majukan NTB

By On 18:33

 

Mataram - Dibutuhkan kerjasama yang harmonis antara pemerintah dan mitra strategis daerah dalam memajukan pembangunan, termasuk Non Government Organization (NGO) untuk membuat Provinsi Nusa Tenggara Barat semakin gemilang. Oleh karena itu, Biro Kerjasama Setda dan Diskominfotik Provinsi NTB menggelar pertemuan yang dirangkai dengan acara coffee morning bersama NGO se-NTB. 


Bertempat di Aula Bidang Statistik Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB (11/8), pertemuan tersebut merupakan tindaklanjut dari pertemuan yang telah dilakukan sebelumnya pada hari Kamis 23 Juli 2020 yang lalu. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas masing-masing program NGO dan menyelaraskan dengan program unggulan pemerintah saat ini.


"Supaya ketemu program pemerintah yang pas dengan NGO. Inilah, perlunya ada komunikasi. Ini akan jadi lebih bermakna dan terisi. Ketika kita sama-sama memahami apa yang terjadi," jelas Kusbandono selaku Kepala Bagian Pengendalian Kerjasama Biro Kerjasama Setda NTB. 


Lebih jauh, Kusbandono menjelaskan, jika pemerintah telah memiliki data yang lengkap mengenai NGO mana saja yang tengah menjalankan programnya, maka tidak menutup kemungkinan ada potensi kerjasama yang bisa dijalankan.


Pertemuan ini sendiri, dijelaskan Kusbandono, merupakan awal dari koordinasi yang akan dilakukan secara rutin kedepannya. Aula Bidang Statistik Diskominfotik NTB sendiri disepakati sebagai lokasi rutin pertemuan tersebut. 


"Harapan kami kedepan forum ini bisa jadi penyambung antara pemerintah dan NGO. Biro kerjasama tidak banyak tahu tentang NGO yang ada di sini. Padahal banyak program yang sudah jalan. Kita harus saling support  dan saling sharing tentang apa yang telah terjadi," lanjut Kusbandono. 


Sementara itu, Agung Pramuja selaku Kepala Bidang Statistik Diskominfotik NTB, membuka pintu selebar-lebarnya kepada forum NGO dan pemerintah yang baru terbentuk ini untuk berdiskusi. Bidang Statistik siap untuk memfasilitasi. 


"Yang  penting program tersebut berkaitan dengan pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, maka kami akan fasilitasi," jelas Agung panggilan akrab Kabid Statistik. 


Agung, pada kesempatan tersebut juga memperkenalkan aplikasi  NTB Satu Data yang bisa diakses oleh masyarakat umum jika ingin mendapatkan data atau informasi sektoral terkait pembangunan dan perkembangan daerah.


NTB Satu Data sendiri merupakan langkah pemerintah untuk menyatukan semua sumber data dari seluruh OPD lingkup Pemerintah NTB. Sehingga dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses data-data yang dibutuhkan.

Percepat Pemulihan Gempa Palu, DPRD Sulteng Kunjungi NTB

By On 18:32

 Mataram - Keberhasilan Provinsi NTB dalam percepatan, pehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa bumi tahun 2018 lalu menuai banyak apresiasi dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah lain di Indonesia. Salah satunya adalah Provinsi Sulawesi Tenggara yang ingin menggali lebih banyak tentang bagaimana upaya Pemerintah Provinsi NTB yang mampu membangun sinergi dengan pemerintah kabupaten kota yang terdampak gempa, sehingga  berhasil melakukan proses rehab rekon lebih cepat dari waktu yang ditentukan. 


Pasalnya, beberapa bulan kemudian pada tahun yang sama tepatnya pada bulan 28 September 2018. Gempa bumi kembali mengguncang Kota Palu dan beberapa kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara, disusul dengan tsunami dahsyat yang menewaskan ribuan orang. Bahkan sebagian besar desa dan susun yang terdampak bencana itu terkubur oleh tanah. 


Untuk itu, rombongan Pansus Rehab/Rekon Palu, Donggala, Sigi dan Parogimoutong (Padagimo) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Povinsi Sulawesi Tenggara mengunjungi daerah NTB yang diterima langsung oleh Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah  didampingi Kalak BPBD NTB di ruang kerjanya, Selasa (11/08).


Gubernur NTB yang akrab disapa Dr. Zul mengatakan bahwa bencana gempa bumi tahun 2018 menyisakan trauma panjang bagi masyarakat NTB yang terdampak. Ribuan orang kehilangan tempat tinggal, ratusan nyawa melayang bahkan sebagaian orang kehilangan mata pencaharian. Namun, bencana itu bukan untuk terus diratapi dan sesali, ada sejuta hikmah yang bisa diambil sebagai pelajaran untuk terus bangkit dan menata hidup yang lebih untuk ke depannya.


"Semangat itulah yang membuat kami cepat bangkit dari musibah," ungkap Dr. Zul dihadapan puluhan Anggota DPRD Sulteng.


Bahkan Dr. Zul mengakui sebelumnya dirinya dilantik jadi gubernur, gempa sudah lebih awal mengguncang NTB. Sehingga beban amanah yang harus dipertanggung jawabkan menjadi semakin berat. Meski demikian, tak menyurutkan semangatnya untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten kota, TNI, Polri serta masyarakat untuk bahu membahu saling menguatkan untuk segera bangkit dari bencana yang menyapa.


"Kenapa pemulihan pasca gempa di NTB relatif cepat, bukan hanya membangun sinergi dengan pemerinta kabupaten kota serta masyarakat. Kami juga perkuat komunikasi dengan pemerintah pusat, para menteri maupun Anggota DPR RI. Sehingga upaya kami untuk melakukan rehan rekon relatif lebih cepat," jelas Doktor ekonomi industri tersebut. 


Selain itu, lanjut orang nomor satu di NTB itu, untuk mempercepat pemulihan pasca gempa. Pemerintah terus menyapa pemerintah kabupaten kota yang terdampak dengan tawaran kebijakan, kerja sama serta anggaran yang dapat meringankan beban mereka. Apa yang mereka butuhkan, pemprov dengan siap siaga segera penuhi.


"Pokoknya kami sering-sering menyapa para bupati walikota. Kita selalu jemput bola apa yang dibutuhkan oleh daerah yang terdampak. Begitupun juga upaya yang kami lakukan untuk menghubungkan pemerintah kabupaten kota dengan pusat. Karena pentingnya pimpina daerah memiliki aksea ke pusat. Kolaborasi itulah yang membuat maayarakat kami cepat bangkit," imbuhnya.


Menanggapi hal itu, Ketua Pansus Rehab Rekon Padagimo, Budi Luhur Laringi mengatakan, kunjungan ini untuk mengetahui pola pelaksanaan pemulihan pasca gempa di Lombok. Yang nantinya, DPRD Sulteng dapat melakukan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten kota yang terdampak gempa Palu. Sehingga upaya yang diterapkan oleh Pemprov NTB selama ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mempercepat pemulihan bagi Empat kabupaten kota yang terdampak gempa bumi.


"Kami harus banyak belajar dari NTB terkait proses rehab rekon yang dilakukan selama ini," jelasnya dihadapan gubernur NTB.


Ia menjelaskan, rombongan DPRD ini memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap empat kabupaten kota yang terdampak gempa Palu yaitu, Pertama Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parogimoutong. Dimana tugasnya adalah mempercepat rehabilitasi rekonstruksi, bagaimana pemulihan ekonomi dan pemulihan psikologis masyarakat yang terdampak.


"Meski gempa di Lombok tidak separah dengan gempa Palu. Sehingga wilayah kami porak poranda bahkan sebagi dusun dan desa banyak yang hilang. Karena itu, kami ingin banyak belajar di NTB agar masyarakat segera menata hidup yang lebih baik lagi," katanya.


Menurutnya, persoalan baru yang hadapi saat ini adalah terkait lahan yang banyak yang hilang. Desa, dusun banyak yang berpindah-pindah. Sehingga menyulitkan pemerintah untuk mengambil kebijakan yang tepat. Sehingga rumah-rumah warga yang telah dibangun kembali hanya sebanyak 10 ribuan unit dari 15 ribuan unit rumah yang rusak. Belum lagi infrastruktur yang banyak rusak yang membutuhkan anggaran yang cukup besar.


"Untuk itu, mudah-mudahan kedatangan kami di NTB ini banyak memberi pelajaran dan pengalaman untuk mempercepat pemulihan di daerah kami," tutup ketua Pansus itu

Wagub NTB : Perda Hadir Untuk Melindungi Masyarakat

By On 18:30

Mataram - Wakil Gubernur Provinsi NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menegaskan dengan disahkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengendalian Penyakit Menular, Senin (3/8) lalu, adalah bentuk perlindungan dan kasih sayang kepada masyarakat, khususnya dalam rangka percepatan penanganan pandemi Covid-19 di Provinsi NTB. 

"Perda ini ada untuk melindungi masyarakat, untuk mendisiplinkan masyarakat. Patuh pada protokol Covid-19, sehingga jumlah kasus turun, dan kita semua bisa hidup aman" jelas Wagub saat memimpin rapat Evaluasi Penanganan Pandemi Covid-19, Selasa (11/8), bertempat di ruang Rapat Outdoor Halaman Setda NTB. 


Wagub menegaskan betapa Perda Pengendalian Penyakit Menular ini adalah bentuk kebijakan sekaligus harapan masyarakat NTB untuk bisa selamat melewati masa pandemi ini. 

"Perda ini harapan terakhir kita, senjata pamungkas kita menghadapi masa pandemi ini" tegas Ummi Rohmi, sapaan akrab Wagub. 


Pada kesempatan tersebut Ummi Rohmi juga menyesalkan adanya anggapan oknum masyarakat yang curiga dan beranggapan sinis tentang penerapan, khususnya sanksi yang diatur dalam Perda tersebut. 


"Denda bukan tujuannya. Tujuan dari perda ini adalah semua mau menerapkan protokol kesehatan, semua pakai masker, semua aman, dan kita bisa kembali produktif" terang Ummi Rohmi


Selanjutnya, Ummi Rohmi meminta kepada jajarannya untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan seluruh kabupaten /kota di NTB agar masyarakat dapat diedukasi dan mendapatkan pemahaman secara utuh tentang Perda ini. 


"Sosialisasikan dengan gencar. Kolaborasi dengan perangkat daerah di Kabupaten /kota agar masyarakat paham informasi positif dari Perda ini" himbau Perempuan Inspiratif Indonesia Tahun 2019 tersebut. 


Menanggapi arahan Wagub, Sekretaris Daerah Provinsi NTB Drs. Lalu Gita Ariadi, M.Si menyatakan kesiapan Perangkat Daerah untuk bekerjasama dan aktif mensosialisasikan Perda Pengendalian Penyakit Menular ke 10 Kabupaten /Kota di NTB. 

" Kami telah berkoordinasi dengan Danrem untuk membantu sosialisasi Perda. Para perangkat daerah bersama Kab/kota juga akan ikut sosialisasi Perda secara masiv" jelas Miq Gite, sapaan akrab Sekda NTB. 


Menambahkan arahan Sekda, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A menegaskan bahwa antisipasi penyebaran Covid-19 terus dilakukan, khususnya cluster diperkantoran yang saat ini marak di NTB. 

" bersama kadis kesehatan di Kabupaten /Kota kita terus lacak hingga tataran kelurahan dan segera ditindaklanjuti" tutup dr. Eka. Turut hadir pada kesempatan tersebut, para Asisten Setda NTB, Kaban Kesbangpoldagri, Kasat Pol PP, Kepala Biro Kesra Setda, dan Direktur RSUD Provinsi NTB. 

Bahas Penanganan Pascagempa NTB, Gubernur Terima Kunjungan DPRD Sulteng

By On 18:28

Mataram- Gubernur NTB Dr. H Zulkieflimansyah menerima Kunjungan Kerja DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terkait dengan penanganan bencana gempa yang melanda NTB tahun 2018 lalu. Gubernur menerima kunjungan tersebut di ruang kerjanya, Selasa (11/8/2020) dengan didampingi oleh Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB..


Provinsi Sulteng dan NTB memang sama-sama pernah dilanda bencana besar tahun 2018 lalu berupa gempa. Di Sulteng, sejumlah daerah seperti Kota Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong dilanda gempa, tsunami dan juga likuifaksi. Karena itu DPRD Sulteng melalui Pansus Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pancabencana Gempa, Tsunami, dan Likuifaksi Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong (Padagimo) mendatangi NTB dalam rangka dialog dan komparasi penanganan pascabencana.


Gubernur NTB mengatakan bahwa bencana gempa bumi tahun 2018 menyisakan trauma panjang bagi masyarakat NTB yang terdampak. Selain banyak korban jiwa dan luka-luka, banyak warga NTB kehilangan tempat tinggal dan kehilangan mata pencahariannya. Namun, bencana itu bukan untuk terus diratapi dan sesali, karena ada banyak hikmah yang bisa diambil sebagai pelajaran untuk terus bangkit dan menata hidup yang lebih untuk ke depannya.


"Semangat itulah yang membuat kami cepat bangkit dari musibah," ungkap Doktor Zul dihadapan puluhan anggota DPRD Sulteng.


Bahkan ia bertutur sebelum dirinya dilantik jadi gubernur, gempa sudah lebih awal mengguncang NTB. Sehingga beban amanah yang harus dipertanggung jawabkan menjadi semakin berat. Meski demikian, tak menyurutkan semangatnya untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri serta masyarakat untuk bahu membahu saling menguatkan untuk segera bangkit dari bencana yang terjadi.


"Kenapa pemulihan pascagempa di NTB relatif cepat, bukan hanya membangun sinergi dengan pemerinta kabupaten/kota serta masyarakat, kami juga perkuat komunikasi dengan pemerintah pusat, para menteri maupun anggota DPR RI. Sehingga upaya kami untuk melakukan rehab rekon relatif lebih cepat," jelasnya.


Selain itu, Gubernur mengatakan, untuk mempercepat pemulihan pasca gempa, pemerintah terus menyapa pemerintah kabupaten/kota yang terdampak dengan tawaran kebijakan, kerja sama serta anggaran yang dapat meringankan beban mereka. 


Ia mengatakan, Lombok dan Sumbawa memiliki potensi sumber daya yang begitu besar. Sama halnya dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, terobosan yang dilakukan pemerintah Provinsi NTB untuk segera bangkit, tidak hanya penguatan kesehatan tetapi juga ekonomi.


Melalui program JPS Gemilang katanya, Pemprov NTB memanfaatkan produk UKM/IKM lokal, seperti beras, minyak goreng, garam, ikan kering, abon dan lainnya. Selain itu, "UKM di NTB juga sudah mampu membuat sabun, handsanitizer, dan juga masker sendiri", ungkap Gubernur.


“Tentunya semua bencana ini pasti ada hikmahnya. Saya menekankan agar masyarakat menggunakan produk lokal NTB yang ternyata produk lokal tidak kalah bagus dengan produk luar NTB,” lanjut Doktor Zul.


Sementara itu Ketua Pansus Rehab Rekon Padagimo, Budi Luhur Laringi mengatakan, kunjungan ini untuk mengetahui pola pelaksanaan pemulihan pasca gempa di NTB. Yang nantinya, DPRD Sulteng dapat melakukan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota yang terdampak gempa Palu Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong. Sehingga upaya yang diterapkan oleh Pemprov NTB selama ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mempercepat pemulihan bagi empat kabupaten kota yang terdampak gempa bumi.


"Kami harus banyak belajar dari NTB terkait proses rehab rekon yang dilakukan selama ini," jelasnya dihadapan Gubernur NTB.


Menurutnya, persoalan baru yang hadapi saat ini adalah terkait lahan yang banyak yang hilang. Desa, dusun banyak yang berpindah-pindah. Sehingga menyulitkan pemerintah untuk mengambil kebijakan yang tepat. Sehingga rumah-rumah warga yang telah dibangun kembali hanya sebanyak 10 ribuan unit dari 15 ribuan unit rumah yang rusak. Belum lagi infrastruktur yang banyak rusak yang membutuhkan anggaran yang cukup besar.

Usai menerima kunjungan tersebut, Gubernur menunjukkan motor listrik buatan NTB. Setelah mendapat sedikit pemaparan para tamu langsung menjajal motor listrik tersebut.

Pemprov NTB Libatkan Perguruan Tinggi dalam Sosialisasi Perda Pengendalian Penyakit Menular

By On 18:27

 SIARAN PERS BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PROVINSI NTB


Selasa, 11 Agustus 2020

================

Mataram - Peraturan Daerah (Perda) Provinsi NTB tentang Pengendalian Penyakit Menular mulai gencar disosialisasikan. Seluruh pihak digandeng agar semakin banyak masyarakat mengetahui perihal substansi Perda ini. Perguruan Tinggi di Provinsi NTB menjadi salah satu institusi yang ikut dilibatkan dalam sosialisasi Perda ini.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah pada Selasa 11 Agustus 2020 di Kantor Gubernur NTB menghadirkan sejumlah pimpinan perguruan tinggi negeri di NTB seperti Universitas Mataram dan UIN Mataram untuk ikut terlibat dalam sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang Perda Penyakit Menular ini. Dalam kesempatan tersebut Ketua Asosiasi Perguruan Tinggu Swasta Indonesua (APTISA) juga hadir.

Sinergi ini dibangun untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait Perda tersebut agar masyarakat dapat memahami bagaimana Perda tersebut dijalankan. "Kami melihat, sangat strategis jika mahasiswa dan mahasiswi kita juga bisa ikut bagian dalam mengedukasi masyarakat," kata Wakil Gubernur.

Wagub berpendapat bahwa Perguruan Tinggi dapat masuk ke masyarakat untuk melakukan edukasi melalui mahasiswa maupun dosen yang berada di daerah mereka masing-masing.

Gerakan edukasi Perda ini dapat dilakukan melalui tugas-tugas, program KKN maupun pengabdian kepada masyarakat yang biasa dilakukan oleh mahasiswa dan mahasiswi serta dosen pada perguruan tinggi.

Sosialisasi masif, lanjutannya, sangat penting dilakukan mengingat belum banyak masyarakat yang mengetahui dan faham terkait Perda ini. "Pemerintah tidak mau menghukum masyarakat begitu saja, tapi harus ada proses edukasi dan sosialisasi yang masif, inilah yang kita lakukan saat ini," terangnya.

Wakil Gubernur yang kerap disapa Umi Rohmi ini menuturkan bahwa ia mengetahui perguruan tinggi sudah sejak awal berperan dalam penanganan Covid-19. Oleh sebab itu dalam tahap ini, perguruan tinggi adalah salah satu institusi yang tepat digandeng untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas.

"Kami merasa peran perguruan tinggi ini sangat besar, sehingga kami mengajak perguruan tinggi untuk bergotong royong dalam memberikan edukasi kepada masyarakat," ujarnya.

Selain sosialisasi Perda, Umi Rohmi juga meminta kepada perguruan tinggi untuk terus gencar melakukan sosialisasi terkait protokol kesehatan, mengingat, protokol kesehatan ini menjadi salah satu cara yang paling efektif dalam menangani Covid-19.

Ia berharap, dengan terlibatnya perguruan tinggi ini, Perda tentang Penanganan penyakit menular dapat diketahui oleh masyarakat luas demi mencegah penularan Covid-19.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Mutawalli dalam kesempatan itu sangat mengapresiasi ide Wakil Gubernur untuk melibatkan perguruan tinggi secara langsung dalam sosialisasi Perda ini. Ia mengatakan bahwa memang sudah seharusnya semua pihak mengambil peran dalam penanganan Covid-19 ini.

"Ini urusan kemanusiaan, kita harus ikut terlibat dalam melakukan upaya-upaya pencegahan," kata Mutawalli.

Ia menyampaikan bahwa UIN sejak awal sudah melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan penanganan pandemi ini, mulai dari sosialisasi, edukasi hingga membuat aturan terkait penanganan Covid-19 di wilayah kampus.

Senada dengan Rektor UIN, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Dr. Lalu Darmawan dan Dr. Kaharuddin dari Unram juga mendukung dan akan ikut berperan aktif dalam melakukan sosialisasi terkait Perda ini.

Turut hadir pada acara tersebut, Asisten I Setda Provinsi NTB, Dra. Baiq Eva Nurcahyaningsih, Assisten III, Dr. H.L. Syafii, Kepala Biro Hukum, Kepala Biro Kesra serta Kasat Pol PP Provinsi NTB. 

New Normal, Pemuda NW Terbitkan Buku Saku Corona

By On 17:00


MATARAM - Upaya peningkatan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, 

Pimpinan Wilayah Pemuda Nahdlatul Wathan (NW) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meluncurkan buku saku Covid-19. 

"Buku saku ini berisi 43 halaman yang memuat pedoman dan tata cara menerapkan protokol kesehatan Covid-19," kata Ketua Pemuda NW NTB Muh. Zainul Pahmi, Selasa (11/8) di Sekretariat Pemuda NW NTB, di Kota Mataram.

Dijelaskan, buku saku upaya Pemuda NW untuk ikut berpartisipasi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di NTB. Angka penularan dan jumlah kasus positif baru terus bertambah, bisa jadi disebabkan karena masyarakat masih mengabaikan protokol kesehatan. Hal itu kemungkinan terjadi karena masih banyak masyarakat yang belum paham bahaya Corona dan bagaimana mencegahnya.


"Melalui upaya pengenalan (edukasi dan sosialisasi) secara umum tentang keberadaan, pola penyebaran dan istilah-istilah terkait harus diperhatikan oleh satuan pendidikan di lingkungan madrasah dalam menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru," ujarnya.

Pahmi mengatakan, buku saku akan didistribusikan ke masyarakat di Lombok dan Sumbawa. Untuk tahap awal baru dicetak 3000 eksemplar. Namun akan dicetak lagi kemudian menjadi 5000 eksemplar.

Sementara itu, Ketua umum PBNW Syaikhuna Tuan Guru Bajang KH. Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani memberikan apresiasi tentang buku saku Covid-19 oleh pemuda NW. 

"Buku ini amat bermanfaat dalam suasana kita di uji oleh Allah SWT dengan suatu bala' yang menimpa seluruh kawasan dunia," katanya, dalam sambutan pembuka buku

TGB Atsani menjelaskan, buku saku itu merupakan panduan praktis, dapat digunakan oleh siapa saja yang ingin memahami bagaimana cara menjalankan protokol kesehatan yang benar.

"Terlebih bagi kalangan yang tidak memiliki banyak waktu secara khusus terkait protokol kesehatan Covid-19," tukasnya.

 Gubernur NTB Dr H Zulkiflimansyah dalam sekapur sirihnya pada buku saku covid-19 menegaskan bahwa pihaknya selaku wakil pemerintah pusat yang ada di daerah akan selalu mensupport pemuda yang ikut mengambil bagian dalam proses edukasi dan sosialisasi  secara masif sehingga masyarakat memiliki pra pemahaman yang sama tentang protokol kesehatan. 

"Itu kewajiban kami selaku perpanjangan tangan pemerintah pusat," pungkasnya.

Sambut HUT RI ke 75, Kodim 1614/Dompu Gelar Lomba Tahfidz, Ceramah dan Adzan

By On 13:55


Dompu - Dandim 1614/Dompu Letkol Inf Ali Cahyono, S.Kom diwakili Danramil 1614-01/Dompu Kapten Inf M. Yamin secara resmi membuka kegiatan lomba Tahfizh Al-Qur'an, Ceramah Agama dan Adzan di Rumah  Qur'an Khusnul Khatimah (milik Ustadz Taqiyuddin, S.Pd.I) Dusun Kala Timur Desa Oo, kecamatan Dompu, kabupaten Dompu, Senin (10/8/2020).


Beberapa materi dalam lomba tersebut diikuti oleh santri pondok pesantren (SD/MI, SMP/MTs, MA/SMA) se Kecamatan Dompu.


Ketua Panitia Pelaksana Muhammad Jufrin, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada keluarga besar TNI yang telah berkenan mendukung kegiatan tersebut dan diharapkan kedepan kegiatan tersebut dapat terus berlangsung.


Dikatakannya, bahwa kegiatan tersebut dalam rangka memperingati HUT RI ke 75 tahun 2020 yang didukung oleh Korem 162/WB dan Kodim 1614/Dompu dengan peserta lomba diikuti oleh Santri dari Pondok Pesantren As-Salam, Al-Hilmi dan Pondok pesantren Usman Bin Affan mulai dari tingkat MI,MTs dan MA


"Kegiatan lomba akan berlangsung selama 3 hari," terangnya. 


Kepala Desa O'o Wawan Wiranto dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terima kasih kepada pihak Kodim 1614/Dompu yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut dan kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang pertama kali dilaksanakan langsung oleh pihak TNI di Desa Oo. 


Wawan berharap, kedepan kegiatan seperti dapat dilaksanakan secara kontinyu, untuk meminimalisir dan menjadi benteng yang kokoh dalam menghadapi kemajuan dan kecanggihan teknologi.


Sementara itu, Danramil 1614-01/Dompu Kapten Inf Muhammad Yamin mewakili Dandim 1614/Dompu menerangkan, tujuan kegiatan tersebut dalam rangka untuk membina para generasi muda supaya menjadi generasi yang mampu mendalami ilmu Agama serta menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh dan meningkatkan kecintaan terhadap NKRI. 


“Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar Ponpes khususnya yang ada di Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu,” ungkapnya.


Danramil juga menyebutkan, bahwa pada HUT Kemerdekaan RI ke 75, Danrem 162/WB berkenan akan hadir sebagai Irup pada upacara Bendera 17 Agustus 2020 di Ponpes As-Salam Desa Katua, kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu.


Acara dilanjutkan dengan hiburan bernuansa Islami oleh perwakilan peserta lomba dilanjutkan Doa bersama dipimpin oleh H. Syamsuddin, S.Pd. M.Pd. (Ketua Yayasan Ponpes Usman Bin Affan Dompu).


Hadir pada acara pembukaan tersebut Kapolsek Kota Dompu, Pimpinan Ponpes As Salam Dompu Ustadz M. Taqiyuddin, S.Pd.I, Pasiops Kodim1614/Dompu, Pasi Intel Kodim 1614/Dompu, Danunit Intel Kodim 1614/Dompu, Muhammad Jufrin,S.Pd (Ketua Panitia Pelaksana), Ihsan S.Pd (Sekretrais Panitia), Kades Katua, Kades Manggeasi, para pengurus Ponpes As Salam, Al Hilmi dan Ponpes Usman Bin Affan, para peserta lomba,Toga,Toma dan Toda serta undangan lainnya.

Momentum Hut Proklamasi  Ke  -  75 Korem  162/WB Dan Jajaran, Bhakti Sosial   Rehab Rumah RTLH Veteran Dan Masyarakat

By On 12:15

 

Mataram – Program renovasi RTLH Korem 162/WB dengan sasaran rumah milik anggota purnawirawan TNI dan warga telah selesai dengan sukses dan diresmikan secara simbolis dengan diserahkan kunci rumah oleh komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han. 

Pada kegiatan penyerahan dan peresmian, Danrem didampingi oleh Ketua Legiun Veteran sekaligus membagikan paket sembako kepada warga pensiunan TNI di perumahan Pepabri Kota Mataram, Selasa (11/08).

Kegiatan renovasi RTLH ini dalam rangka memperingati HUT ke-75 RI tahun 2020, dimana TNI-AD mengadakan program renovasi RTLH bagi veteran pejuang kemerdekaan RI di seluruh wilayah Indonesia. Dalam pelaksanaan realisasi renovasi RTLH dikerjakan oleh Korem 162/WB.

Di wilayah Kabupaten Lombok Barat dan Kota Mataram sendiri dilaksanakan oleh Kodim 1606/Lobar dengan waktu pengerjaan selama sepuluh hari, adapun sasaran pokok RTLH anggota veteran masing-masing atas nama Serda Purn. Djohar Mustar, Sertu Purn. M Na’im, Alm. Koptu Pur. Batang Dega, sedangkan untuk sasaran tambahan rumah warga antara lain RTLH Inaq Rasiman dan Inaq Selimah.

Dalam sambutannya Danrem 162/WB menjelaskan, bahwa program renovasi RTLH ini dalam rangka memperingati HUT ke-75 RI sebagai bentuk penghargaan negara atas perjuangan para pahlawan baik dalam merebut maupun mempertahankan kemerdekaan, sekaligus memberikan penghargaan kepada anak cucu pejuang dalam mengisi kemerdekaan. 

“Terimakasih kepada staf Kodim, Danramil dan warga, terkhusus Tim RTLH yang sudah bekerja dengan baik untuk menyelesaikan renovasi RTLH,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Danrem juga kembali mengingatkan dan menghimbau seluruh warga dan tamu undangan yang hadir untuk melaksanakan 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir, dan menjaga jarak) dalam rangka penanganan wabah Covid-19.

“Sebagai tambahan, laksanakan olahraga dengan rutin, istirahat yang cukup dan makan makanan yang bergizi,” ujarnya.

Sedangkan perwakilan veteran Bapak M. Naim pada kesempatan itu, menyampaikan ucapan terimakasih yang setinggi-tinginya atas kepedulian dan penghargaan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) memperbaiki rumah mereka menjadi layak huni melalui program RTLH sehingga dapat tinggal dengan aman dan nyaman. 

“Saya anggota veteran Republik Indonesia mewakili kawan-kawan kita yang mendapatkan rumah sehat, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada bapak Kasad, Bapak panglima, Bapak Danrem, dan Bapak Dandim,” ucapnya dengan rasa haru. 

Demikian juga dengan perwakilan masyarakat Bapak Fitri menyampaikan terimakasih kepada Kasad dan seluruh pihak atas pelaksanaan kegiatan rehab RTLH.

“Terima kasih kepada bapak TNI dan pemerintah daerah, saya sudah mendapatkan rumah, saya bersyukur sudah mendapatkan rumah yang sudah begitu baik,” ucapnya penuh syukur dan rasa gembira.

Untuk diketahui, bahwa total Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang direnovasi berjumlah 16 rumah dan tersebar di wilayah Korem 162/WB.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kasiren Korem 162/WB, para Kasi Kasrem 162/WB, Para Kasi Kodim 1606/Lobar, Pabung Kodim 1606/Lobar, Danramil Mataram, Camat Mataram, Lurah Pagutan Induk, dan perwakilan masayarakat penerima manfaat RTLH.

Danrem 162/WB Serahkan  Simbolis Kunci Rumah RTLH  Dan Berikan Tali Asih Kepada Warakawuri Sambut HUT RI Ke 75

By On 12:00

 

Mataram – Program renovasi RTLH Korem 162/WB dengan sasaran rumah milik anggota purnawirawan TNI dan warga telah selesai dengan sukses dan diresmikan secara simbolis dengan diserahkan kunci rumah oleh komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han. 


Pada kegiatan penyerahan dan peresmian, Danrem didampingi oleh Ketua Legiun Veteran sekaligus membagikan paket sembako kepada warga pensiunan TNI di perumahan Pepabri Kota Mataram, Selasa (11/08).


Kegiatan renovasi RTLH ini dalam rangka memperingati HUT ke-75 RI tahun 2020, dimana TNI-AD mengadakan program renovasi RTLH bagi veteran pejuang kemerdekaan RI di seluruh wilayah Indonesia. Dalam pelaksanaan realisasi renovasi RTLH dikerjakan oleh Korem 162/WB.


Di wilayah Kabupaten Lombok Barat dan Kota Mataram sendiri dilaksanakan oleh Kodim 1606/Lobar dengan waktu pengerjaan selama sepuluh hari, adapun sasaran pokok RTLH anggota veteran masing-masing atas nama Serda Purn. Djohar Mustar, Sertu Purn. M Na’im, Alm. Koptu Pur. Batang Dega, sedangkan untuk sasaran tambahan rumah warga antara lain RTLH Inaq Rasiman dan Inaq Selimah.


Dalam sambutannya Danrem 162/WB menjelaskan, bahwa program renovasi RTLH ini dalam rangka memperingati HUT ke-75 RI sebagai bentuk penghargaan negara atas perjuangan para pahlawan baik dalam merebut maupun mempertahankan kemerdekaan, sekaligus memberikan penghargaan kepada anak cucu pejuang dalam mengisi kemerdekaan. 


“Terimakasih kepada staf Kodim, Danramil dan warga, terkhusus Tim RTLH yang sudah bekerja dengan baik untuk menyelesaikan renovasi RTLH,” ucapnya.


Pada kesempatan itu, Danrem juga kembali mengingatkan dan menghimbau seluruh warga dan tamu undangan yang hadir untuk melaksanakan 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir, dan menjaga jarak) dalam rangka penanganan wabah Covid-19.


“Sebagai tambahan, laksanakan olahraga dengan rutin, istirahat yang cukup dan makan makanan yang bergizi,” ujarnya.


Sedangkan perwakilan veteran Bapak M. Naim pada kesempatan itu, menyampaikan ucapan terimakasih yang setinggi-tinginya atas kepedulian dan penghargaan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) memperbaiki rumah mereka menjadi layak huni melalui program RTLH sehingga dapat tinggal dengan aman dan nyaman. 


“Saya anggota veteran Republik Indonesia mewakili kawan-kawan kita yang mendapatkan rumah sehat, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada bapak Kasad, Bapak panglima, Bapak Danrem, dan Bapak Dandim,” ucapnya dengan rasa haru. 


Demikian juga dengan perwakilan masyarakat Bapak Fitri menyampaikan terimakasih kepada Kasad dan seluruh pihak atas pelaksanaan kegiatan rehab RTLH.


“Terima kasih kepada bapak TNI dan pemerintah daerah, saya sudah mendapatkan rumah, saya bersyukur sudah mendapatkan rumah yang sudah begitu baik,” ucapnya penuh syukur dan rasa gembira.


Untuk diketahui, bahwa total Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang direnovasi berjumlah 16 rumah dan tersebar di wilayah Korem 162/WB.


Hadir pada kegiatan tersebut, Kasiren Korem 162/WB, para Kasi Kasrem 162/WB, Para Kasi Kodim 1606/Lobar, Pabung Kodim 1606/Lobar, Danramil Mataram, Camat Mataram, Lurah Pagutan Induk, dan perwakilan masayarakat penerima manfaat RTLH.

Personil Polsek Kuta Laksanakan Patroli Blue Light dan Himbauan Covid-19

By On 11:56


Praya – Dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif dimalam hari, personil Polsek Kuta Polres Lombok Tengah melaksanakan kegiatan blue light patrol di wilayah hukum Polsek Kuta Senin (10/08/2020) sekitar pukul 20.30 wita.


Patroli mobiling dan dialogis dilaksanakan secara kontinyu guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dalam wilayah hukum Polsek Kuta sehingga situasi tetap stabil, aman dan kondusif


Dijelaskan oleh Kapolsek Kuta Iptu Muh. Fajri,S.Tr.K bahwa giat Blue Light Patrol dilaksanakan guna mengantisipasi dan mencegah terjadinya tindak kejahatan khususnya dimalam hari.


“Blue light patrol memang kita fokuskan pada waktu malam sampai dengan dini hari. Dengan menyalakan lampu rotator biru pada malam hari,” tegas Kapolsek Kuta.


Dengan Patroli Blue Light, masyarakat juga akan merasa aman karena kehadiran polisi di sekitar mereka pada malam hari tidak akan lagi merasa was-was saat beraktifitas maupun sedang beristirahat.


Sasaran yang disambangi Blue Light Patrol meliputi daerah kawasan KEK Mandalika maupun jalanan yang sepi sehingga menjadi tujuan dilakukannya tindak kejahatan di pertokoan (Indomaret) dan juga permukiman penduduk tak luput dari patroli ini.


Dengan dilaksanakannya patroli ini diharapkan mampu mencegah terjadinya kejahatan jalanan baik itu perampokan, pencurian sepeda motor, pencurian ternak ataupun tindak kejahatan lainnya. 


Selain itu Kapolsek Kuta juga menjelaskan bahwa kegiatan patroli yang dilaksanakan oleh Anggotanya adalah tindakan Refresif terhadap semua bentuk gangguan kamtibmas lainnya guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengedukasi masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19. 


"Selain memelihara kamtibmas, kita juga mengedukasi masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19," Tutup Fajri.

Contact Form

Name

Email *

Message *