Popular Posts

HEADLINE NEWS

Sejarah Baru Polda Riau Ungkap Kasus Narkoba, Amankan 203 KG Sabu dan 404.491 Butir Ekstasi

By On 16:57


PEKANBARU - Kerjasama Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) Polda Riau bersama Direktorat Intelkam dan Polres Dumai berhasil menggulung 16 tersangka komplotan narkoba dengan barang bukti sebanyak 203 kilogram sabu dan 404.491 butir pil ekstasi disita hanya dalam kurun waktu 4 hari saja (11-14 September 2022).

Ini merupakan prestasi terbesar yang diraih Polda Riau dalam pengungkapan kasus narkoba.


Kapolda Riau Irjen Moh Iqbal didampingi Dir Narkoba, Dir Intelkam, Kabid Humas, Kabid Propam dan Kapolres Dumai pada konferensi pers yang digelar dihalaman mapolda Riau pada Senin sore (19/9/2022) mengatakan keberhasilan pengungkapan tersebut sebagai bukti jajarannya tetap menyatakan perang terhadap pengedar narkoba diwilayahnya.


“Tergelar barang bukti sabu 203 kg dan 404.491 butir ekstasi yang berhasil kita sita dari kasus penyalanggunaan tindak pidana narkoba. 203 kg sabu ini terdiri dari kasus TKP pertama yaitu di Taman Karya Pekanbaru, kita melaksanakan upaya paksa tentunya melalui proses penyelidikan. Tim Ditresnarkoba bekerja sama dengan Dit Intelkam berhasil mengungkap 100.000 butir ekstasi dan 100 kg sabu dengan 10 tersangka yang ada di belakang saya ini pada hari Minggu 11 september 2022,” terangnya.


“TKP kedua yaitu dihotel Holywood dan perumahan Griya Citra Pekanbaru pada esokan harinya (Senin 12 september 2022) diamankan 11 kg sabu dengan 4 tersangka ini dilakukan oleh Tim Ditresnarkoba. Dan menyusul hari Rabu 14 september 2022, TKP di Bandar Laksamana Bengkalis, giliran Tim Satuan Reserse Narkoba polres Dumai berhasil  menyita 92 kg sabu dan 304.491 butir ekstasi dari 2 tersangka,” urai lanjutnya.


Mantan Kadiv Humas Polri tersebut mengatakan bulan ini saja (September), Tim dijajarannya telah mengungkap lebih dari 250 kg sabu dan beberapa ratus ribu ekstasi.


“Ini menunjukkan bahwa kita terus berperang dengan pengedar narkoba, dan ini juga menunjukkan bahwa tim Polda Riau terus melakukan kinerja yang sangat luar biasa. Lebih dari 500 kg sabu berhasil diungkap semenjak saya disini,” tegas mantan Kapolda NTB tersebut.


“Sengaja saya ekspose disini (depan Mapolda) untuk menunjukkan bahwa mulai hari ini Polda Riau terus berperang secara masiv kepada mengedar narkoba. Kita proses tegas dan terukur serta tidak ada toleransi bagi pelaku narkoba, kita harus perangi bersama, para pengedar gelap narkoba gelap ini,” tegasnya.


Irjen Iqbal mengakui pihaknya terus melakukan upaya preentif, preventif secara terus menurus termasuk kerjasama dengan negeri jiran Malaysia.


“Dalam waktu dekat kita akan melakukan koordinasi dengan kepolisian negara Malaysia, untuk terus  mengurangi masuknya barang barang haram ini ke wilayah kita,” tutupnya.

Polda NTB Salurkan Bansos Kepada Warga Taman Hutan Raya Nuraksa Narmada Lombok Barat

By On 16:55


Lombok Barat NTB - Polda NTB mengerahkan Unit Satwa Turangga dalam menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) berupa 100  Paket Sembako kepada warga kurang mampu di Kawasan Taman Hutan Raya Nuraksa Dusun Kumbi, Desa Pakuan, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, (20/09).


Bansos yang diperuntukkan bagi warga masyarakat yang kurang mampu sebagai dampak atas penyesuaian tarif BBM bersubsidi tersebut diserahkan langsung langsung Dir Samapta Polda NTB Kombes Pol. Prido Situmorang, SH, S.I.K dengan menyusuri medan sulit menggunakan 3 (tiga) ekor kuda menemui warga yang tinggal di dalam kawasan Taman Hutan Raya Nurksa Narmada.


Disela-sela kegiatan pembagian Bansos tersebut dihadapan para wartawan Dir Samapta mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan sosial kemanusiaan.


Kenapa ini kita lakukan?. Karena ini merupakan kepedulian antar sesama. Hanya saja pembagian ini bertepatan dengan baru baru ini pemerintah menyesuaikan tarif BBM bersubsidi sehingga sebagian besar mungkin akan merasakan dampaknya.


"Saling tolong menolong antara sesama itu memang sudah kewajiban setiap manusia. Kalau sekarang ini kita lakukan memang bertepatan dengan penyesuaian BBM sehingga sangat berdampak kepada sebagian besar masyarakat, termasuk juga pada kita semua,"jelas Prido.


Prido Melanjutkan semoga kegiatan kita ini menjadi contoh yang baik bagi saudara-saudara kita lainnya yang mungkin punya nasib lebih beruntung dan mempunyai kelebihan rezeki untuk mau berbagi kepada sesama yang lagi membutuhkan.


"Kegiatan kita ini juga untuk mengajak orang lain yang lebih mampu untuk mari sedikit berbagi dengan orang lain yang kurang mampu,"ucapnya.


Semoga apa yang sudah sama-sama kita lakukan ini dapat meringankan sedikit beban bagi saudara-saudara kita di sini. Dan kita berharap penyesuaian harga BBM ini dapat seiring dengan penghasilan yang didapat oleh masyarakat.


"Mudah-mudahan Bansos yang baru saja kita serahkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat di tengah kondisi sulit seperti sekarang ini," tutupnya 

Polres Lotara Olah TKP Penemuan Mayat Gantung Diri

By On 21:41


Lombok Utara, Polda NTB - Bertempat di Dusun Salut Timur Desa Salut Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara telah ditemukan mayat perempuan dalam keadaan gantung diri dirumahnya, Unit Indentifikasi Sat Reskrim Polres Lombok Utara langsung menuju lokasi penemuan mayat tersebut pada hari Minggu, (18/9/2022) sekitar Pukul 12.00 wita.


Kasat reskrim Polres Lombok Utara AKP I Made Sukadana S.H ketika dikonfirmasi media di Mqpolres membenarkan hal tersebut


Made Sukadana menyampaikan kronologis penemuan mayat tersebut bermula ketika Keponakan korban yakni  I Wayan Gede di telfon oleh korban dimintain tolong untuk dibawakan obat pembasmi rumput merek Rundup ke rumah korban yang beralamat di Dsn Salut Timur Desa Salut Kecamatan Kayangan sekitar pukul 12.00 wita 


"Sesampainya I Wayan Gede di rumah korban untuk membawa pesanan yang dimaksud korban dan pada saat itu rumah korban dalam keadaan sepi" tutur Kasat Reskrim


Masih kata Kasat Reskrim, kemudian I wayan gede melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di ruang tengah rumah korban, setelah itu I wayan gede memberitau tetangga korban yakni Ibu Nengah, dan kemudian menghubungi pihak keluarga yang lain dan melaporkan kejadian tersebut ke  Polsek terdekat


"Berdasarkan laporan dari masyarakat tersebut Unit Indentifikasi Sat Reskrim Polres Lombok Utara dan Polsek Kayangan langsung menuju Lokasi kejadian dan langsung melaksanakan Olah TKP (Tempat Kejadian Perkara)" katanya


Made Sukadana menambahkan, Adapun identitas korban berinisial WS Umur (41 Tahun)  jenis Kelamin Perempuan, Pekerjaan Petani, Alamat Dusun Salut Timur Desa Salut Kecamatan Kayangan kabupaten Lombok Utara


"Pihak keluarga mengiklaskan kepergian korban dan menolak untuk dilakukan otopsi dan visum luar dan korban langsung dibawa kerumah duka usai dilaksanakan olah TKP oleh Unit Indentifikasi Sat Reskrim Polres Lombok Utara” tutup Kasat reskrim

Akibat Laka Lantas Di Kopang, Seorang Penumpang Sepeda Motor Meninggal Dunia

By On 21:39


LOMBOK TENGAH, NTB - Akibat kecelakaan lalu lintas, seorang penumpang sepeda motor meninggal dunia pada Minggu, 18 September 2022, sekitar pukul 09.15 wita, di Jalan Umum Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah.


Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM, melalui Kasat Lantas Polres Lombok Tengah AKP Putu Gede Caka PR, SIK yang dihubungi membenarkan hal tersebut dan menyampaikan, 


Identitas pengendara sepeda motor Honda jenis Revo dengan Nopol DR 6119 SI atas nama M. Alim, 36 tahun, laki-laki dan penumpang sepeda motornya bernama Sumerep, 60 tahun, perempuan, keduanya beralamat yang sama di Dusun Sangkawati, Desa Lando, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur. 


Dan yang merupakan pengemudi  Toyota Calya dengan Nopol EA 1467 B bernama Ragil Mukhsin, 32 tahun, Laki-laki, alamat Dusun Kauman, Desa Labuhan Badas, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa 


Kasat Lantas menyampaikan kronologis kejadiannya bahwa kendaraan sepeda motor Honda Revo yang dikendarai M. Alim berboncengan dengan Sumerep, datang dari arah yang sama dengan mobil Toyota Calya yang dikemudikan oleh Ragil Mukhsin  yaitu dari arah Barat menuju Timur (Arah Kopang menuju Terara, Lombok Timur) sesampainya di TKP tabrakan tidak dapat terelakkan.


Korban langsung dibawa ke Puskesmas Kopang, Lombok Tengah untuk dilakukan pertolongan medis namun penumpang sepeda motor atas nama Sumerep dinyatakan sudah meninggal dunia oleh petugas medis Puskesmas Kopang.


Mendapatkan laporan tersebut Unit Laka Lantas Polres Lombok Tengah langsung menuju TKP untuk melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi saksi dan mengamankan barang bukti.


Saat ini kejadian tersebut sudah ditangani unit Laka Lantas Polres Lombok Tengah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.


      

Pantau Penyaluran BLT BBM, Rachmat Hidayat Pastikan Tak Ada Orang Kaya yang Dapat Bantuan

By On 06:02


MATARAM-Hingga Minggu (18/9/2022), Bantuan Langsung Tunai (BLT) sudah diterima 432.944 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di NTB. Itu berarti masih ada 130.873 KPM lagi yang sedang dalam proses pencairan dari total 553.817 kuota KPM penerimta BLT di Bumi Gora.


Dalam dua hari terakhir, Sabtu 17 September 2022 hingga Ahad 18 September 2022,  Anggota Komisi VIII DPR RI H Rachmat Hidayat menyapa dari dekat masyarakat yang menerima BLT di Lombok Timur dan Kota Mataram, sekaligus memantau penyaluran bantuan yang merupakan kompensasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut.


"Saya akan tetap melakukan pengawasan terhadap kegiatan penyaluran bantuan ini supaya hak-hak masyarakat terpenuhi," kata Rachmat.


Politisi senior yang juga merupakan Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini didampingi pejabat Direktorat Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil dan Kewirausahaan Sosial, Kementerian Sosial, Ani Iriani Freeyanti.


Di Lombok Timur, Rachmat memantau penyaluran BLT BBM di Desa Masbagik Selatan pada Sabtu pagi. Di sana, pada hari tersebut, terdapat 991 KPM yang akan menerima BLT. Mereka sudah siap masing-masing dengan membawa surat pemberitahuan yang dikirimkan dari Kantor Pos dan membawa KTP dan Kartu Keluarga. Nyaris seluruh penerima BLT ini adalah warga perempuan.


Kedatangan Rachmat disambut riuh warga yang sedang mengantre proses pencairan dengan raut penuh kegembiraan. Kepala Kantor Pos Selong Defri Maulana juga menyongsong untuk menyambut kedatangan Rachmat dan rombongan.


Mihram, warga Masbagik Selatan, menunjukkan surat pemberitahuan yang diterimanya. Dalam, surat itu, perempuan 73 tahun tersebut diberitahu akan mendapat pencairan dana BLT tahap pertama dan juga dana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk bulan September. Jumlah BLT tahap pertama Rp 300.000 dan BPNT bulan September sebesar Rp 200.000. Sehingga, total seluruh warga menerima Rp 500.000.


Dalam surat pemberitahuan juga disebutkan kalau bantuan tidak ada potongan apapun. Jika ada potongan, tercantum nomor pengaduan di Kementerian Sosial yang dapat dihubungi kapan saja. Khusus untuk dana BPNT, tidak boleh digunakan untuk membeli rokok dan minuman keras.


Butuh waktu kurang dari lima menit bagi setiap warga untuk mencairkan dana BLT dan dana BPNT yang mereka terima. Kepada petugas dari Kantor Pos yang sudah berada di hadapan mereka, satu per satu warga dipanggil namanya. Mereka menunjukkan kelengkapan dokumen yang mereka bawa, kemudian membubuhkan cap jempol, dan setelah itu dana BLT dan BPNT dicairkan secara tunai. Warga yang sudah menerima dana tersebut kemudian difoto secara langsung oleh petugas Kantor Pos yang menyerahkan dana.


Seluruh proses pencairan tersebut dipantau secara saksama oleh Rachmat. Termasuk memastikan bahwa jumlah bantuan yang diterima oleh warga benar-benar tepat jumlah tanpa ada pemotongan.


Di hadapan seluruh warga yang menerima BLT, saat didaulat memberikan sambutan, Rachmat menjelaskan dirinya adalah Anggota Komisi VIII DPR RI yang berasal dari Rumbuk, Lombok Timur.


Rachmat menjelaskan, bahwa BLT yang diterima oleh masyarakat dari pemerintah, adalah kompensasi untuk masyarakat seiring dengan kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM.


Dijelaskan, pencairan dana BLT dilakukan dua tahap. Masing-masing tahap, setiap warga mendapatkan Rp 300.000. Untuk tahap pertama ini, selain dana BLT, pada saat yang sama, masyarakat juga mendapat pencairan dana BPNT untuk bulan September dengan nilai Rp 200.000. Sehingga total warga menerima Rp 500.000.


“Bantuan ini khusus untuk warga yang tidak mampu. Mudah-mudahan, di pencairan berikutnya, juga berbarengan dengan pencairan dana BPNT. Sehingga jumlah yang akan diterima Bapak Ibu, akan sama sebesar Rp 500.000,” kata Rachmat.


Kepala Kantor Pos Selong Defri Maulana menjelaskan, pihaknya menargetkan penyaluran dana BLT dan BPNT sudah akan mencapai 98 persen di Lombok Timur pada hari ini. Hingga kemarin, dari total 125.719 KPM yang menerima BLT di Gumi Patuh Karya, sebanyak 96.542 KPM sudah menuntaskan pencairan. Sementara 29.177 KPM lainnya sedang dalam proses.


“Kami akan melayani proses pencairan tanpa ada jeda,” kata Defri. Sehingga, pada saat hari libur pun, proses pencairan terus berlangsung.


*Penyaluran BLT di Mataram*


Rachmat juga memantau proses pencairan BBM di Kota Mataram. Rachmat mendatangi Kantor Pos Ampenan dan menyapa 75 warga yang sedang mengantre proses pencairan di sana, Minggu 18 September 2022. Warga dari Kelurahan Jempong yang mendapat giliran pencairan. Pada saat yang sama, selain di Kantor Pos Ampenan, proses pencairan BLT juga dilakukan di Kantor Pos Cabang Utama Mataram di Jalan Sriwijaya. Di sana, ada 1.600 warga yang mencairkan dana BLT. Setiap penerima masing-masing mendapat dana tunai Rp 500.000 yang terdiri dari dana BLT dan BPNT.


Kedatangan Rachmat di Kantor Pos Ampenan disambut pejabat Kementerian Sosial Ani Iriani Freeyanti dan Executive General Manager PT Pos Indnesia Kantor Cabang Utama Mataram, Achmad Saiful Bahri. Sama seperti di Lombok Timur, Rachmat juga datang untuk memastikan BLT BBM disalurkan tepat sasaran dan memastikan disalurkan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang telah disiapkan Kementerian Sosial. Turut hadir pada kesempatan tersebut, Anggota DPRD NTB Made Slamet dan Ketua Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati. 


Kepada warga yang menerima dana BLT, Rachmat menjelaskan, bahwa kebijakan Presiden Joko Widodo yang menarik subsidi BBM dan menggantinya dengan BLT BBM merupakan kebijakan yang pro terhadap kepentingan rakyat.


"Kenapa Presiden Jokowi menarik subsidi BBM? Karena masih banyak orang kaya yang dapat. Makanya diganti dengan BLT, supaya masyarakat yang berhak bisa mendapatkan haknya," kata tokoh kharismatik NTB ini.


Dirinya pun berharap agar bantuan yang telah diberikan oleh pemerintah dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat dan dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar.


“Pergunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya,” katanya memberi pesan. 


Di tempat yang sama, Achmad Saiful Bahri mengapresiasi kebijakan pemerintah yang telah menyalurkan BLT BBM kepada masyarakat. Dirinya pun berterima kasih kepada pemerintah yang telah mempercayakan penyaluran BLT BBM memalui PT Pos Indonesia.


"Kami berterima kasih kepada pemerintah khususnya melalui Pak Rachmat Hidayat yang telah mengupayakan BLT BBM ini dapat tepat sasaran," imbuh Saiful.


Saiful menjelaskan, di Kota Mataram jumlah penerima BLT BBM sebanyak 35.887 KPM. Secara keseluruhan, hingga kemarin, yang sudah menuntaskan pencairan sebanyak 29.704 KPM. Sementara 15.980 KPM sedang dalam proses.


 “Kami optimis realisasi bisa mencapai 97 persen pada hari ini," katanya.


Secara keseluruhan di NTB, Saiful menjelaskan, total ada 553.817 KPM yang menerima BLT. Jumlah tersebut mengalami penambahan, sebab dalam prosesnya, Kementerian Sosial memang telah meminta pemerintah daerah melakukan pemutakhiran data sehingga data terbaru yang menjadi rujukan.

Sok jago di Taman kota, pria ini diciduk timsus Polsek Dompu

By On 20:19


Dompu- Seorang pria (P 24) diciduk timsus Polsek Dompu lantaran berlagak layaknya seorang jagoan dengan melakukan aksi premanisme di taman kota dompu. Sabtu (18/9) sekira pukul 20.00 wita.


Timsus yang dipimpin Kapolsek Dompu Ipda Arif SH bereaksi cepat setelah mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya aksi pria tersebut. Selanjutnya Timsus bergerak menuju taman kota dan berhasil menciduknya. Dari kantung terduga pelaku polisi berhasil menyita uang sebesar Rp. 37.000.


Ipda arif menjelaskan, P melakukan aksinya di taman kota, dengan cara memalaki (meminta uang dengan cara paksa dan atau pemerasan) pada beberapa pedagang, jika tak diberi, P mengancam akan membacok para pedagang.


"Beberapa pedagang menjadi korban aksinya, dan salah satu korban mengaku bernama Fani Putri Ayu (28) mendapat ancaman pembacokan dari P, sebelumnya P meminta uang Rp.10.000 namun korban memberi Rp. 5000. P yang tak puas dengan nominal itu kemudian mematikan lampu penerang dagangan korban dan mengancam akan membacok." Beber Kapolsek.


"Aksi premanisme (pemerasan) seperti itu harus dibasmi secara tuntas, takarannya tidak berdasarkan berapa nominal uang atau barang kerugian korban, karena ini sangat meresahkan dan mengancam nyawa orang lain, oleh karena kami bereaksi cepat dan menangkap pelaku." Lanjutnya.


Saat dikonfirmasi Kapolsek meminta kerjasama masyarakat  agar segera melaporkan segera pada pihaknya jika adanya tindak pidana.


"Memelihara kamtibmas itu bukan semata tugas Polisi, itu merupakan tanggung jawab bersama dalam artian perlu adanya kerjasama antara kepolisian dan masyarakat, mari bersama sama dan bersinergi dalam menjaga Kamtibmas," ajaknya.


Saat ini terduga pelaku diamankan di rutan mapolsek Dompu guna menjalani proses hukum lebih lanjut dan dijerat dengan pasal 335 dan 368 KUHP.


Aliansi Pemuda dan Aktivis Desak Kapolda NTB Brantas Kasus Korupsi

By On 16:55


Mataram - Masa aksi dari Aliansi Pemuda dan Aktivis (ALPA) Nusa Tenggara Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Polda NTB. Masa menuntut Kapolda NTB membongkar kasus dugaan praktik kotor di internal Polda NTB dan menuntaskan beberapa kasus korupsi di wilayah hukum Polda NTB. 


"Kapolda NTB Harus menindak tegas anggota yang diduga melakukan praktik Ijong dan korupsi tersebut." Desak Muzakir,  Kordinator Umum aksi saat menyampaikan Oratornya di depan Polda NTB.  Sabtu 17 September 2022.


Dalam oratornya, Zakir membeberkan dugaan praktik kotor di internal Polda itu atas beredarnya video kapolda NTB marah-marah sampai melontarkan kata-kata pedas saat melakukan rapat internal polisi. 


Masa aksi juga menyoroti persoalan kasus Penimbunan BBM yang terjadi di Wilayah hukum Polda NTB namun belum ada penyelesaian yang jelas. 


"Kasus dugaan penimbunan BBM salah satunya di SPBU meninting, BBM bersubsidi yang harusnya diperuntukan untuk masyarakat namun di duga dipakai untuk mengoprasikan tambang galian C yang ada di lomobk timur. Dalam persoalan tersebut sejauh ini belum ada sikap dan Tindakan yang tegas dilakukan oleh KAPOLDA NTB." Bebernya zakir. 


Lebih lanjut disampaikan oleh Koordinator Aksi, Fidar Hairul Diaz menyoroti beberapa kasus korupsi yang yang terjadi NTB. 


"Persoalan selanjutnya dengan banyaknya kasus-kasus Korupsi yang terjadi di Wilayah Hukum POLDA NTB, seperti Lombok Timur, Kota Bima, Lombok Tengah dan Lombok Utara. Namun sejauh ini masih belum ada prestasi yang terlihat dan penyelesain yang jelas dari persoalan korupsi tersebut dan terkesan lamban menangani kasus yang bersentuhan langsung dengan masyarakat." Katanya. 


Berbagai persoalan yang menjadi tuturan dari Aliansi Pemuda Aktivis Nusa Tenggara Barat (ALPA NTB) diantaranya:


1. Meminta transparansi proses hukum kepada oknum kepolisian yang melanggar Tri Brata Kepolisian. 


2. Mendesak secara tegas oknum-oknum kepolisian yang melakukan Tindakan refresif terhadap massa aksi di daerh NTB. 


3. Usut tuntas persoalan dugaan korupsi, ijon di internal POLDA NTB. 


4. Usut tuntas kasus korupsi yang ada di wilayah hukum POLDA NTB


5. mendesak POLDA NTB memberatas mafia BBM di wilayah hukum POLDA NTB Yang terjadi di SPBU meninting Lombok Barat dan temuan warga di suralaga Lombok timur dan lainnya.


Menjelang aksi berakhir,  Zakir mengancam akan melakukan aksi berjilid jika tuntutan tersebut tidak diatensi bahkan masa aksi juga mendesak Kapolri untuk mencopot Kapolda NTB. 


"Kami akan melakukan aksi berjilid, Jika tidak bisa menyelesaikan persoalan dan tuntutan ini maka kami minta Kapolri mencopt Kapoda NTB dan Waka Polda NTB." Tentunya tegas.

Kuliah Umum di Universitas Mataram, Hasto Kristiyanto Ajak Mahasiswa Siapkan Diri Jadi Pemimpin Masa Depan

By On 06:53


MATARAM-Doktor Ilmu Pertahanan Hasto Kristiyanto menyampaikan Kuliah Umum di Universitas Mataram dalam kunjungannya di Pulau Lombok, kemarin (15/9). Tenaga pengajar Universitas Pertahanan (Unhan) RI yang juga Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut mengajak mahasiswa terlibat aktif berjuang membangun kepemimpinan di segala aspek.


Kuliah Umum dengan tema “Pemikiran Geopolitik Soekarno dan Relevansinya Terhadap Pertahanan Negeri” tersebut merupakan kuliah umum ke-14 yang disampaikan Hasto. Sebelumnya, sejumlah perguruan tinggi ternama di tanah air telah lebih dahulu menggelar Kuliah Umum dengan tema yang sama.


 “Inti utama Geopolitik Soekarno yang harus terus diperkuat adalah bagaimana rakyat Indonesia, termasuk generasi muda, harus selalu berjuang membangun kepemimpinan di segala aspek kehidupan,” kata tokoh kelahiran Jogjakarta tersebut.


Alumnus Universitas Gadjah Mada ini menekankan, dirinya hadir di Unram bukan untuk kepentingan politik praktis.


 “Pemilu masih jauh,” imbuhnya dan disambut tepuk tangan hadirin yang hadir.


Hasto tiba di Unram didampingi Anggota DPR RI yang juga Ketua DPD PDIP NTB H Rachmat Hidayat, Pandam IX Udayana Mayjen Sonny Aprianto, dan Danrem 162/WB Brigjen Sudarwo Aris Nurcahyo. Tak lama kemudian, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah juga tiba di lokasi Kuliah Umum yang digelar di gedung Rektorat Unram dengan dihadiri mahasiswa, para dosen, dan staf akademika perguruan tinggi terbesar di NTB ini.


Sementara dari Jakarta, Hasto didampingi Sekretaris Umum DPP Bamusi sekaligus Anggota Komisi VII DPR RI Nasyirul Falah Amru atau karib disapa Gus Falah.


Sebelum Kuliah Umum dimulai, Rektor Universitas Mataram Prof Bambang Hari Kusumo menyampaikan sambutan selamat datang. Disusul dengan sambutan Gubernur Zulkieflimansyah.


Prof Bambang dalam kesempatan tersebut memyampaikan ucapan terima kasihnya atas nama seluruh civitas akademika Unram atas keluangan waktu Hasto untuk menghadiri agenda Kuliah Umum di Unram. Hasto kata Prof Bambang, hadir menyampaikan Kuliah Umum sebagai Dosen Unhan RI.


Dalam kesempatan tersebut, Guru Besar Fakultas Pertanian tersebut menekankan pentingnya pentingnya mahasiswa tidak melupakan sejarah. Sebab, sejarah banyak berulang dan banyak negara yang hancur justru karena melupakan sejarah. Itu sebabnya, pemikiran Bung Karno selalu relevan dengan kondisi saat ini.


Gubernur Zulkieflimansyah mengemukakan, para mahasiswa dan seluruh civitas akademika Unram begitu beruntung dengan hadirnya Hasto dalam Kuliah Umum tersebut. Orang nomor satu di NTB ini memang bersahabat dengan Hasto. Pertemanan keduanya begitu terentang lama. Dimulai saat keduanya sama-sama duduk di Komisi VI DPR RI di awal karir. Saat itu, Anggota Komisi VI DPR RI memang banyak diisi oleh politisi muda dan berlatar belakang aktivis mahasiswa. Hasto sendiri sebelumnya memang tercatat sebagai Ketua Senat Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Sementara Gubernur Zul tercatat sebagai Ketua Senat Universitas Indonesia.


“Mas Hasto adalah bintang. Adik-adik mahasiswa harus banyak belajar. Beliau ditawari menjadi menteri tapi beliau tidak bersedia. Mudah-mudahan, ini bukan kedatangan Mas Hasto yang terakhir ke NTB,” kata Gubernur yang lalu meminta big applause untuk Hasto dari seluruh hadirin yang hadir.


Dalam Kuliah Umum ini, Hasto memaparkan hasil temuan risetnya yang menjadi disertasi doktoralnya di Unhan RI mengenai teori geopolitik Soekarno. Termasuk bagaimana perbedaan geopolitik Soekarno yang menjadi antitesa dari geopolitik ala Barat. Geopolitik Soekarno berorientasi membebaskan bangsa di dunia dari penjajahan dan menuju perdamaian abadi, sementara geopolitik ala Barat orientasinya ekspansi dan cenderung menjajah.


Ditegaskannya, pemikiran Geopolitik Soekarno didasarkan pada ideologi Pancasila. Tujuannya adalah untuk membangun tata dunia baru berdasarkan prinsip bahwa dunia akan damai apabila bebas dari imprerialisme dan kolonialisme. Geopolitik Soekarno juga menekankan betapa pentingnya solidaritas bangsa berdasarkan koeksistensi damai (peaceful co existence) dan berorientasi pada struktur dunia yang demokratis, sederajat, dan berkeadilan.


“Kekuatan pertahanan negara dibangun untuk menjaga perdamaian dan sebagai benteng bagi kemerdekaan sebagai hak segala bangsa,” kata Hasto menekankan.


Dengan segala keterbatasan pada masa memimpin Indonesia, Geopolitik Politik Soekarno telah mampu menghadirkan kepemimpinan Indonesia di tengah dunia. Indonesia di bawah kepemimpinan Soekarno telah melampaui cara pandang geopolitik. Misalnya, Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955 yang melahirkan Dasa Sila Bandung yang luar biasa.


“Bung Karno mengalahkan konspirasi kolonialisme Belanda dalam pembebasan Irian Barat. Modalnya hanya merancang Konferensi Asia Afrika,” katanya.


Untuk melakukan hal tersebut, Indonesia tak menunggu menjadi negara yang memiliki sumberdaya melimpah. Modal Bung Karno untuk menggelar Konfrensi Asia Afrika hanya ide, imajinasi geopolitik, semangat juang, dan hospitality. Memadukan intelektualitas dengan berbagai faktor sumber daya yang ada seperti demografi, teritori, politik, dan lainnya sehingga menjadikan seluruh variabel geopolitik sebagai instrument of national power.


“Hotel disediakan, makanannya disediakan khas kuliner nusantara. Kesemuanya ditampilkan penuh kebanggaan. Namun hasilnya adalah deklarasi Dasa Sila Bandung yang luar biasa,” urai Hasto sembari menjelaskan bagaimana para mahasiswa dan mahasiswa terlibat sangat aktif selama berlangsungnya konfrensi yang dihadiri delegasi negara-negara Asia Afrika tersebut.


Hasto pun menampilkan secara khusus, foto-foto bersejarah yang memperlihatkan keterlibatan para mahasiswa Indonesia kala konferensi tersebut.


Aktualisasi di NTB


Bagaimana aktualisasi Geopolitik Soekarno untuk NTB di masa kini? Hasto menekankan bagaimana NTB merupakan provinsi yang memiliki sumber daya yang besar. Hasto menyebut potensi perkebunan jagung di NTB yang mencapai 270 ribu hektare. NTB juga merupakan daerah yang memiliki potensi sektor peternakan yang besar.


Pun di bidang kelautan dan perikanan. Potensi rumput laut NTB mencapai 25 ribu hektare. Juga potensi mutiara terbaik di dunia, dan bibit lobster di mana Lombok Timur diakui sebagai sentra benih lobster di Indonesia yang diakui sebagai yang terbaik di dunia. NTB juga punya produksi tembakau virginia dengan kualitas nomor wahid.


Seluruh potensi yang dimiliki NTB tersebut harus dibangun dengan berdasar pemahaman geopolitik. Misalnya NTB, tidak perlu lagi mengirim benih lobster ke Vietnam. Tetapi dengan mempekerjakan orang-orang Vietnam untuk mengembangkan lobster di NTB sehingga menjadikan NTB sebagai pemain utama pasokan lobster di dunia.


“Dalam hal ini, perguruan tinggi juga bisa mengambil peran besar. Perguruan tinggi tidak boleh menjadi Menara gading. Tapi perguruan tinggi harus membumi dengan memberi kemanfaatan yang besar untuk masyarakat. Termasuk dalam hal pengolahan sumber daya yang ada di depan mata,” tandas Hasto.


Di sinilah, para mahasiswa dan sleuruh civitas akademika Unram bisa terlibat aktif. Kuncinya tentu saja dengan memperkuat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan memperbanyak riset dan inovasi.


Selain itu, kampus juga harus bisa melakukan kaderisasi kepemimpinan mahasiswa. Perguruan tunggi harus mempersiapkan seluruh aspek kepemimpinan nasional dengan membangun kesadaran cara pandang geopolitik dalam mendayagunakan seluruh potensi instrument of national power bagi ketahanan nasional, kemajuan pembangunan, dan pertahanan negara Indonesia.


Hasto menekankan, pendidikan menjadi faktor terpenting kedua setelah variabel kepentingan nasional, jika Indonesia mau maju. Dalam hal ini, perguruan tinggi harus menjadi salah satu motor penggerak kemajuan tersebut. Perguruan tinggi menjadi pelopor tindakan yang bersifat progresif revolusioner dalam pengembangan ilmu pengetahuan, sains dan teknologi melalui riset dan inovasi yang berpihak pada kemajuan daerah dan bangsa.


“Kampus bisa menjadi pusat pemikiran yang kritis dan menjadi ujung tombak pembangunan serta kemajuan bangsa Indonesia, dengan perkembangan zaman yang semakin modern,” tandasnya.


Kepada para mahasiswa yang hadir, Hasto meminta mereka menyiapkan diri menjadi generasi muda dengan berorientasi prestasi. Menyiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Dan menggembleng diri dari sekarang.


“Jadilah pemimpin negarawan yang punya tradisi membaca. Tiada hari tanpa membaca buku dan berdiskusi,” katanya.

Disambut Kader

Sementara itu, Ketua DPD PDIP NTB H Rachmat Hidayat mengungkapkan, Hasto menggelar kunjungan dua hari di NTB. Hasto disambut kader semenjak tiba di Bandara Internasional Lombok. Puluhan kader PDIP menyemut di sana. Ada pula musik gendang beleq.


Hasto dan Gus Falah kemudian mendapat pengalungan kain tenun khas Suku Sasak, populasi utama yang mendiami Pulau Lombok. Selain memberikan Kuliah Umum di Unram, Hasto kata Rachmat melanjutkan kegiatan dengan membuka Rapat Kerja Daerah PDIP NTB di Kantor DPD PDIP NTB di Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram.


Sementara pada pagi ini, Hasto akan mengikuti senam Sicita di Kantor DPD NTB dan kemudian meresmikan musala yang akan menjadi tempat ibadah bagi masyarakat. Sebelum betolak ke Jakarta, Hasto menutup kegiatan dengan mengunjungi Desa Sade, salah satu desa adat di Lombok Tengah.

Unit Laka Lantas Polres Lombok Tengah Tangani Kecelakaan di Jalan Bypas Lombok Tengahv

By On 23:00



LOMBOK TENGAH NTB - Unit Laka Lantas Polres Lombok Tengah menangani Laka Lantas yang terjadi di jalan umum Bypas, Dusun Waker, Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok  Tengah antara mobil Mitsubishi Truk dengan mobil Toyota Avanza Veloz pada Selasa 13 September 2022, sekitar pukul 14.00 Wita.


Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kasat Lantas Polres Lombok Tengah AKP Putu Caka PR, SIK dalam keterangan resminya membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyampaikan Identitas kedua Pengemudi yang terlibat kecelakaan.


Udin Soraya, 28 tahun, Laki-laki, alamat  Margomulyo, Blitar, Jawa Timur yang merupakan Pengemudi kendaraan Mitsubisihi Truck.


M. Turmizi Ramdani, 22 tahun, laki laki, alamat Dusun Remban Rambut, Desa Lepak, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur yang merupakan pengemudi Mobil Toyota Avanza Veloz.


AKP Putu Caka menyampaikan kronologis kejadiannya berawal dari kendaraan Mobil Toyota Avanza Veloz yang membawa 2 orang penumpang atas nama Ainul Rahman dan Najudin dengan datang dari arah barat menuju ke timur dengan kecepatan tinggi.


Sesampainya di TKP sopir mobil Avanza Veloz tidak bisa mengendalikan kendaraan dan langsung menabrak kendaraan Mitsubishi Truk yang membawa 1 orang penumpang atas nama Parjo, yang saat itu kendaraannya berada di bahu jalan sebelah Utara. 


"Akibat dari kejadian tersebut pengemudi serta penumpang kendaraan Toyota Veloz mengalami luka luka dan langsung dilarikan ke RSUP NTB" jelas AKP Putu Caka.


Mendapatkan laporan kejadian tersebut unit Laka Lantas Polres Lombok Tengah langsung menuju TKP melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi saksi yang mengetahui kejadian tersebut serta mengamankan Barang Bukti ke unit Laka Lantas Polres Lombok Tengah untuk dilakukan proses lebih lanjut.


        

363  Pelaku Kejahatan Digulung Dalam Operasi Jaran Rinjani 2022

By On 22:59


Mataram, NTB - Ratusan pelaku tindak pidana berhasil diamankan dalam  kurun waktu kurang dari dua pekan yang dimulai dari 28 Agustus -11 September  2022.


Para pelaku tindak pidana yang dikenal dengan 3C (curat, curas, curamor) tersebut berhasil diringkus oleh Polda NTB bersama Polres Jajaran dalam operasi Jaran Rinjani 2022.


Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Poerwanto, mengatakan bahwa dalam hal memelihara Kamtibmas berkat dukungan dan doa seluruh lapisan masyarakat di NTB, pihak kepolisian  dari 275 laporan  berhasil mengamankan sebanyak 363  tersangka. 


,"Operasi Jaran Rinjani 2022, meliputi tindak pidana yang sering  disebut 3C, pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan curanmor, dari 363 tersangka, 72 tersangka di pulau Lombok dan 54 tersangka di pulau Sumbawa, "ucapnya, Rabu(14/9/2022). 


Menurut Kapolda, bahwa apa yang dilakukan oleh  pihak kepolisian dalam menjaga Kamtibmas saat ini belum sebesar dari apa yang diharapkan, namun akan terus berusaha untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat. 


Sementara itu Direktur Reserse Kriminal Umum (reskrimum) Polda NTB, Kombes Pol Teddy Rustiawan. SIK, bahwa sesuai dengan arahan, pihaknya bersama para Kasat Polres jajaran untuk selalu membantu masyarakat terkait dengan kasus 3C ( curat, curas, curanmor). 


Menurutnya bahwa dari 363 tersangka ada juga sebagai penadah  atau 480 dan ada yang sudah tahap kedua serta penyelesaian secara kekeluargaan karena kerugian dibawah Rp 2.5 juta. 


Dari tangan para pelaku berhasil diamankan diantaranya, 38 unit sepeda motor, senjata api rakitan dan peluru, STNK, parang dan lain lainnya. 


Pada kesempatan tersebut juga diserah dua unit sepeda motor kembali kepada pemiliknya yang telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian


Diduga Akibat Sengatan Listrik, Anak 10 Tahun Meninggal Dunia

By On 20:34


LOMBOK TENGAH, NTB - Diduga akibat sengatan listrik, seorang warga Dusun Gonjong, Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah meninggal dunia pada Sabtu 10 September 2022 sekitar pukul 18.00 wita.


Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Kopang AKP Suherdi dalam keterangan resminya.


Identitas korban atas nama Ilham Galang Saputra, 10 Tahun, Laki laki, alamat Dusun Gonjong Desa Montong Gamang Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah.


Mendapatkan informasi tersebut anggota Polsek Kopang Polres Lombok Tengah yang dipimpin langsung oleh Kapolsek langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.


Kapolsek menyampaikan kronologis kejadian, berdasarkan keterangan saksi saksi yang telah dimintai keterangan bahwa

sekitar pukul 17.30 wita, korban sepulang dari bermain hendak di obati matanya oleh Ibu korban, akan tetapi korban tidak mau dan lari bersembunyi, ibu korban berusaha mencari korban.


Tidak lama berselang, Ibu korban menemukan korban dalam keadaan kaku dengan salah satu tangan korban dalam posisi memegang kabel mesin air yang terkelupas di salah satu bekas kamar mandi milik orang tua korban yang tidak digunakan.


Selanjutnya orang tua korban langsung membawa korban ke Puskesmas Kopang untuk dilakukan tindakan medis dan dari hasil pemeriksaan petugas bahwa korban dinyatakan telah meninggal dunia.


"Keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi yang dibuktikan dengan menanda tangani surat pernyataan penolakan dan menerima kejadian tersebut adalah musibah" jelas AKP Suherdi.


Lanjut AKP Suherdi menyampaikan bahwa dari fakta fakta yang ditemukan oleh pihak kepolisian yang melakukan olah TKP di lapangan dan keterangan saksi saksi dapat disimpulkan bahwa, kematian korban murni disebabkan sengatan listrik mesin air yang di pasang oleh orang tua korban disekitar TKP.


          

Polsek Rasbar Bersama Opsnal Brimob Pelapor C Bima, Ungkap 6 Motor Bodong Pengiriman Jawa

By On 20:32


Kota Bima, NTB  - Tim gabungan dari Polsek Rasanae Barat (Rasbar) Polres Bima Kota bersama Opsnal Intelmob Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda NTB berhasil mengamankan 6 unit motor berbagai merek asal pengiriman dari pulau Jawa yang tidak dilengkapi dokumen yang sah alias motor bodong.


Begitu kabar disampaikan Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi melalui Kasi Humas Iptu Jufrin, Senin (12/9) pagi ini.


Pengungkapan 6 motor bodong kiriman dari Pulau Jawa itu, jelas Iptu Jufrin,  terlaksana pada Sabtu (20/9) malam lalu.


Berdasar informasi masyarakat dan disertai hasil penyelidikan, kata Kasi Humas, benar adanya akan ada lewat truk Fuso yang bermuatan barang disertai muatan 6 unit sepeda motor bodong.


Saat Tim gabungan menunggu di Jalur dua Amahami, sebutnya, benar adanya, lewat satu Truk Fuso trans Jawa yang dicurigai bermuatan motor bodong dimaksud."Saat digeledah didapatkan 6 unit sepeda motor tanpa surat dan dokumen yang jelas,"sebutnya.


"Baik sopir truk dan 6 unit sepeda motor bodong itu, langsung diangkut menuju Mako Polsek Rasbar untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,"tutupnya.


Polda NTB Terus Lakukan Baksos Pasca Harga BBM Naik

By On 20:31


Pasca kenaikan harga BBM sejak beberapa hari lalu, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) terus lakukan baksos untuk membantu warga.


Kali ini dilakukan oleh Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda NTB, Berkolaborasi dengan Polresta Mataram, Senin (12/9/2022).


Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda NTB Kombes Pol Dessy Ismail mengatakan, kegiatan tersebut akan terus dilakukan hingga target tercapai.


Target Baksos Polda NTB kali ini, membagikan 3000 paket sembako kepada warga yang terdampak oleh kenaikan BBM ini.


"kita akan terus melakukan Baksos hingga target 3000 paket sembako tersalurkan kepada yang berhak menerima," jelas Dessy.


Kali ini Ditbinmas Polda NTB bersama Polresta Mataram menggelar Baksos dengan membagikan sembako kepada warga di SMK Yarsi dan Buruh Bangunan di Kota Mataram.


Jumlah paket sembako yang dibagikan sebanyak 147, diberikan kepada beberapa orang yang dirasa layak menerima bantuan.


"hari ini kita bawa 147 paket sembako ke SMK Yarsi dan membagikannya kepada yang layak diberikan," jelas Dessy.


Kegiatan Baksos berjalan sesuai rencana, dan selesai pada pukul 13.00 Wita, semua berjalan aman dan lancar.


"Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar sesuai rencana," pungkansya.



Gerebek Penjual Miras, Tim Cobra Bravo Sita 3 Jirigen Jumbo dan 7 Botol Sofi

By On 18:47


Kota Bima, NTB  - Sedikitnya 3 Jirigen Jumbo ukuran 30 liter dan 7 botol besar Minuman Keras (Miras) tradisional jenis Sofi, berhasil disita Tim Cobra Bravo Sat Narkoba Polres Bima Kota.


Penyitaan ratusan liter miras tradisional oleh Tim Cobra Bravo dibawah pimpinan Katim Aipda Awaluddin Syah Putra dan anggotany,a itu, berlangsung Kamis (10/9) Pagi tadi.


Begitu kabar disampaikan Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi melalui Kasi Humas Iptu Jufrin, Pagi ini.


3 Jirigen jumbo dan 7 botol miras tradisional jenis Sofi tersebut, jelas Iptu Jufrin, disita saat penggerebekan di penjual yang beralamatkan di Kecamatan Mpunda Kota Bima atas nama penyedia EA (39).


Penggerebekan dan penyitaan miras, sebut Kasi Humas, sesuai arahan dan perintah Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, guna meminimalisir tindak kriminal yang dipicu miras.


Selain itu tindakan penggrebekan jual' edar miras, sesuai dengan Perda Kota Bima Nomor 8 tahun 2010 tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol.


"Kami akan terus menyita dan menggerebek jual edar miras di wilayah hukum Polres Bima Kota, demi meminimalisr tindak kriminal yang dipicu pesta miras,"tegasnya.


Demikian Rilis Si Humas Polres Bima Kota Untuk Di Publikasikan Oleh Media



Bolos Sekolah, Sejumlah Pelajar Diberi Edukasi Dan Pembinaan Patroli Samapta Polres Sumbawa

By On 18:45


Sumbawa Besar-NTB, Sejumlah pelajar diamankan Personel Patroli Samapta Polres Sumbawa lantaran kedapatan tengah bolos saat jam pelajaran sekolah, Sabtu (10/09/22) pagi.


Para pelajar yang diketahui berasal dari salah satu sekolah menengah atas di Sumbawa tersebut, ditemukan saat sedang nongkrong di warung yang berlokasi di kawasan taman Genang Genis Kecamatan Unter Iwes Sumbawa.


Kasat Samapta saat dikonfirmasi melalui Kasi Humas Polres Sumbawa Akp Sumardi S.Sos mengatakan mereka diamankan petugas karena kedapatan sedang nongkrong di warung saat jam sekolah. Dalam kegiatan tersebut, petugas patroli memang sengaja menyasar sejumlah warung yang kerap di gunakan oleh para pelajar untuk bolos dan nongkrong pada saat jam belajar.


"Ini kami lakukan untuk mengantisipasi kenakalan remaja, hal seperti ini lah yang harus di antisipasi, karena berawal dari bolos nantinya bisa saja menjadi kenakalan remaja yang lain" Terang Kasi Humas.


Para pelajar tersebut kemudian diberikan edukasi dan pembinaan disiplin berupa tindakan push up oleh personel patroli, setelah itu para pelajar tersebut di minta untuk pulang ke rumah masing-masing guna menghindari hal-hal yang memicu gangguan kamtibmas

Contact Form

Name

Email *

Message *