Breaking News

Gratis, Proses Cepat Jadi PMI, Khairil Ketua SBMI Lotim, Minta KemenP2MI Bersama Komdigi Memerangi Kejahatan TPPO

Selong, Lombok Timur-Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Lombok Timur, Moh Khairil Akbar, memperingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap modus penipuan dan perdagangan orang yang menjanjikan pekerjaan di luar negeri dengan proses cepat dan gratis. Ia menekankan bahwa tidak ada proses menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang benar-benar gratis dan cepat tanpa melalui prosedur resmi.”katanya di selong, 5 Pebruari 2026

Khairil meminta masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi melalui saluran resmi dan tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak terpercaya. Pemerintah telah memperketat pengawasan siber untuk menghentikan perekrutan ilegal PMI dan melindungi mereka dari eksploitasi dan perdagangan manusia

Jika ingin menjadi PMI, pastikan untuk mengikuti prosedur resmi dan tidak terjerat oleh penipuan. Harus bisa mendapatkan informasi resmi melalui Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) atau Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi setempat dan juga ke SBMI karena masuk dalam Tim Satgas Perlindungan PMI”tambah Khairil

Khairil yang masih menuntut ilmu sebagai Mahasiswa di Universitas Gunung Rinjani (UGR) Lombok Timur mengatakan banyak akun media sosial dan situs web promosi beroperasi, memperdaya calon PMI dengan janji pekerjaan palsu di luar negeri. 

Khairil Minta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) berkomitmen memperkuat pengawasan siber untuk melindungi PMI dari eksploitasi dan perdagangan manusia.Harus di takedown agar ancaman ini dapat segera ditindak,”tandasnya  

KemenP2MI dan Komdigi haru8s bersama-sama melakukan sosialisasi melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk media sosial, radio, dan televisi nasional, guna memastikan informasi tentang jalur resmi bekerja di luar negeri dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. agar perlindungan terhadap PMI dapat lebih optimal,”tegasnya.

Kami mendesak Pemerintah berkomitmen untuk memanfaatkan teknologi digital menggandeng NGO, LSM, Pemerhati PMI untuk melatih memanfaatkan teknologi digital (IT) dan dilibatkan kempanye dan sebagai alat utama dalam memerangi kejahatan siber yang mengancam keselamatan pekerja migran Indonesia,”tutup Khairil Ketua SBMI Lombok Timur.

 

 

0 Comments

© Copyright 2023 - Suara Konsumen Indonesia