Breaking News

Bimtek Digital Marketing Pelaku Ekonomi Kreatif Lobar di Pantai Cemare


Giri Menang,- Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid  membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Digital Marketing Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif di  Lobar. 


Acara yang diikuti 100 orang peserta tersebut diselenggarakan di Pantai Cemare Desa Lembar Selatan, Kec. Lembar, Rabu (31/3).


Hadir di acara tersebut Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kamenparekraf) RI  Muhammad Ricky Fauziyani, Kepala Dinas Pariwisata Lobar H. Saepul Ahkham, Camat Lembar, Kepala Desa Lembar Selatan  beserta para kadus.


Dalam sambutannya Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi Kamenparekraf ini dan telah memilih lima desa di Lombok Barat. 


Mumpung masih di awal tahun, Fauzan berharap juga kegiatan ini semakin banyak menyasar desa-desa di Lombok Barat sampai akhir tahun nanti.


Selain itu, Fauzan juga berpesan agar para pelaku ekraf di Lombok Barat saling mendukung dan saling menyanjung produk ekraf lain. Juga agar masing-masing pelaku ekraf semakin getol dan gencar mempromosikan kelebihan-kelebihan produk yang dihasilkan masing-masing. Dengan cara begitu, menurut bupati, merupakan cara bersaing yang sehat bagi para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) .


Sementara itu, Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Kamenparekraf, Muhammad Ricky Fauziyani mengatakan, ada 3 sub-sektor yang memberikan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) nasional pada sektor ekonomi kreatif di masa pandemi Covid-19 ini yaitu kuliner, fashion dan kerajinan tangan.


Ketiga sub-sektor ini, katanya, masing-masing penjualannya melalui Digital Marketing.


Mengingat potensi penjualan melalui digital marketing tersebut, maka Kamenparekraf RI gencar menggelar Bimtek bagi pelaku ekraf  di seluruh Indonesia. Untuk lobar sendiri menyasar Lima Desa.


"Bimtek ini simpel, hanya menggunakan HP, kemudian Bapak dan Ibu bisa menjual barang-barang melalui medsos yang Ibu dan Bapak punya," katanya. 


Sebenarnya, lanjutnya Pak Bupati dan jajarannya sudah menyediakan kanal dalam menjual produk.


"Di kanal tersebut Bapak dan Ibu boleh mengisinya," ungkapnya.


Untuk ke depannya,   pelatihan kewirausahaan  dan pemberian pendampingan dalam mengisi kanal Ayo Ke Lombok juga akan dilakukan. 

0 Comments

© Copyright 2023 - Suara Konsumen Indonesia