Breaking News

Marak Penipuan Berkedok Rekrutmen PMI, SBMI Lombok Tengah Imbau Masyarakat Lebih Waspada

Lombok Tengah, NTB | Ahad, 5 Juli 2026, Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Lombok Tengah, Saleh Hambali, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ke luar negeri, terutama ke Jepang yang saat ini menjadi salah satu negara tujuan favorit calon pekerja migran.

Menurut Saleh Hambali, saat ini banyak oknum yang menawarkan keberangkatan ke luar negeri dengan berbagai janji yang menggiurkan, seperti biaya gratis, cukup membayar separuh biaya, potong gaji setelah bekerja, hingga keberangkatan yang diklaim cepat tanpa melalui prosedur yang benar.

"Jangan mudah percaya dengan iming-iming tersebut. Masyarakat harus selalu melakukan cek dan ricek sebelum menyerahkan dokumen maupun uang kepada siapa pun yang mengaku bisa memberangkatkan pekerja ke luar negeri," tegas Saleh Hambali.

Ia menjelaskan bahwa modus penipuan tidak hanya dilakukan oleh oknum perorangan, tetapi juga sering mengatasnamakan travel, perusahaan (PT), lembaga pelatihan, maupun pihak lain yang belum tentu memiliki izin resmi.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk memastikan kebenaran setiap informasi dengan mendatangi Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) setempat, BP2MI, membuka website resmi instansi terkait, atau berkonsultasi langsung dengan SBMI maupun organisasi pemerhati pekerja migran.

Saleh Hambali juga mengingatkan bahwa saat ini banyak promosi dilakukan melalui media sosial dengan menampilkan testimoni dan janji-janji yang tampak meyakinkan. Bahkan, tidak sedikit pelaku yang memanfaatkan orang-orang terdekat sebagai perantara untuk membujuk calon korban.

"Modus seperti ini sangat berbahaya. Mereka mendekati keluarga, sahabat, maupun tetangga, bahkan memberikan imbalan agar ikut merayu calon korban. Akibatnya, tanpa disadari mereka justru menjadi korban sendiri sekaligus mengorbankan saudara, keluarga, dan orang-orang terdekat," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat harus mengutamakan keselamatan dan legalitas proses penempatan kerja di luar negeri daripada tergiur janji yang belum tentu benar. Menurutnya, kehati-hatian sejak awal dapat mencegah kerugian finansial, penipuan, hingga risiko menjadi korban perdagangan orang.

SBMI Lombok Tengah berkomitmen untuk terus memberikan edukasi, pendampingan, serta informasi kepada masyarakat mengenai tata cara bekerja ke luar negeri secara aman, legal, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Waspadalah. Jangan mudah tertipu oleh tawaran yang terlalu indah untuk menjadi kenyataan. Pastikan seluruh proses penempatan dilakukan secara legal, aman, dan prosedural demi melindungi diri, keluarga, dan masa depan."

0 Comments

© Copyright 2023 - Suara Konsumen Indonesia