Breaking News

Mahasiswa Hukum UGR dan Ketua SBMI Lombok Timur Edukasi Warga Cegah Penipuan PMI


Lombok Timur, NTB | Ahad, 5 Juli 2026, Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Lombok Timur, Moh. Khairil Akbar, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan berkedok penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ke luar negeri, terutama ke Jepang yang saat ini menjadi salah satu negara tujuan favorit calon pekerja migran.

Selain aktif sebagai Ketua SBMI Lombok Timur, Moh. Khairil Akbar juga merupakan mahasiswa Universitas Gunung Rinjani (UGR) Lombok Timur, Jurusan Hukum. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat merupakan langkah penting untuk mencegah terjadinya penipuan dan tindak pidana perdagangan orang.

Khairil menjelaskan, saat ini banyak oknum yang menawarkan pekerjaan ke luar negeri dengan berbagai iming-iming, seperti berangkat gratis, cukup membayar separuh biaya, gaji besar, hingga janji biaya akan dipotong setelah bekerja.
"Masyarakat jangan mudah percaya dengan tawaran yang terlalu menggiurkan. Pastikan semua informasi dicek terlebih dahulu agar tidak menjadi korban penipuan maupun korban perdagangan orang (KPO)," tegas Khairil.

Ia mengimbau masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri agar memastikan legalitas perusahaan atau pihak yang menawarkan pekerjaan dengan mendatangi Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) setempat, BP2MI, membuka website resmi instansi terkait, atau berkonsultasi langsung dengan SBMI maupun organisasi pemerhati pekerja migran.

Khairil juga meminta pemerintah daerah melalui Disnaker untuk meningkatkan pengawasan terhadap praktik perekrutan ilegal serta menindak tegas oknum yang terbukti melakukan pelanggaran. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah desa, DPMD, RT/RW, kepala kewilayahan, organisasi kemasyarakatan, LSM, karang taruna, pemuda, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat melalui sosialisasi hingga ke desa-desa.

Ia mengingatkan bahwa saat ini banyak modus penipuan dilakukan melalui media sosial dengan promosi yang terlihat menarik dan meyakinkan. Bahkan, para pelaku sering memanfaatkan keluarga, sahabat, maupun tetangga sebagai perantara untuk membujuk calon korban dengan imbalan tertentu.

"Tanpa disadari, mereka ikut menjadi korban sekaligus mengorbankan saudara, keluarga, dan tetangganya sendiri. Karena itu masyarakat harus lebih cerdas dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya," ujarnya.

SBMI Lombok Timur berkomitmen untuk terus memberikan edukasi, pendampingan, dan perlindungan kepada masyarakat agar proses penempatan pekerja migran Indonesia dilakukan secara aman, legal, dan sesuai prosedur.
"Jadilah warga yang cerdas. Selalu waspada, lindungi diri, keluarga, dan tetangga dari segala bentuk penipuan serta perdagangan orang."
.com

0 Comments

© Copyright 2023 - Suara Konsumen Indonesia