Breaking News

Gubernur NTB Atensi Pemulangan Jenazah PMI di Brunei Darussalam, Disnaker NTB & Disnaker Lotim dan SBMI NTB Bergerak Cepat Dampingi Keluarga

Lombok Timur, 15 Juli 2026 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memberikan perhatian serius terhadap meninggalnya Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Lombok Timur, Muhamad Amin, di Brunei Darussalam. Gubernur NTB memberikan atensi khusus dan memerintahkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB untuk segera berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna mempercepat proses pemulangan jenazah ke kampung halamannya.

Di tingkat daerah, Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) NTB, Usman, bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lombok Timur, H. Suroto, menerima keluarga almarhum di Kantor Disnakertrans Lombok Timur. Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah percepatan administrasi dan koordinasi lintas instansi agar jenazah dapat segera dipulangkan ke Dusun Dasan Gedang Lauq, Desa Denggen Timur, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Sebagai tindak lanjut, Disnakertrans Lombok Timur bersama SBMI NTB langsung berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB. Selanjutnya, atas arahan Gubernur NTB, Disnaker Provinsi NTB melakukan koordinasi dengan BP3MI NTB, BP3MI Banten, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Brunei Darussalam, serta SBMI NTB untuk mempercepat seluruh proses administrasi dan teknis pemulangan jenazah.

Koordinasi tersebut dilaksanakan melalui Pejabat Fungsional Pengantar Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Barat, Pradiptha Himawan Putra, S.H., M.H., yang ditugaskan untuk mengawal komunikasi dengan seluruh instansi terkait.

Berdasarkan informasi sementara, biaya pemulangan jenazah dari Brunei Darussalam hingga Jakarta diperkirakan mencapai sekitar Rp63 juta, sedangkan hingga tiba di rumah duka di Lombok Timur diperkirakan mencapai sekitar Rp77 juta. Besaran biaya tersebut masih dalam proses koordinasi dan verifikasi karena menyesuaikan mekanisme pemulangan dari negara penempatan.

Di hadapan Ketua SBMI NTB dan Kepala Disnakertrans Lombok Timur, putri almarhum, Erna Yuliastuti, menyampaikan harapan agar pemerintah dapat membantu meringankan beban keluarga.

> "Saya memohon kepada pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, agar dapat membantu memulangkan jenazah ayah saya, Muhamad Amin, dari Brunei Darussalam hingga ke rumah kami di Dusun Dasan Gedang Lauq, Desa Denggen Timur, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Kami berharap ayah kami bisa segera dipulangkan dan dimakamkan di kampung halamannya," ujar Erna dengan haru.

Ketua SBMI NTB, Usman, mengatakan bahwa besarnya biaya pemulangan jenazah menjadi beban berat bagi keluarga sehingga diperlukan kepedulian dan dukungan dari berbagai pihak.

> "Kami mengapresiasi perhatian dan arahan Bapak Gubernur NTB yang langsung memerintahkan Disnaker Provinsi NTB untuk mengawal proses ini. Kami berharap Pemerintah Provinsi NTB melalui Disnaker Provinsi, BAZNAS Provinsi NTB, serta berharap Bupati Lombok Timur dan BAZNAS Kabupaten Lombok Timur dapat bersama-sama membantu meringankan beban keluarga. Ini adalah musibah kemanusiaan yang membutuhkan gotong royong semua pihak agar almarhum dapat segera dipulangkan dan dimakamkan secara layak di kampung halamannya," ujar Usman.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lombok Timur, H. Suroto, menegaskan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan Disnaker Provinsi NTB, BP3MI, KBRI Brunei Darussalam, dan seluruh instansi terkait agar proses pemulangan jenazah dapat diselesaikan secepat mungkin sesuai ketentuan yang berlaku.

SBMI NTB juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi keluarga hingga jenazah Muhamad Amin tiba di rumah duka. Pendampingan tidak hanya dilakukan dalam aspek administrasi, tetapi juga melalui pengawalan komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar hak-hak PMI dan keluarganya tetap terpenuhi.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi pekerja migran, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan perlindungan kepada pekerja migran Indonesia, termasuk ketika terjadi musibah di negara penempatan. Melalui koordinasi yang intensif dan kepedulian bersama, diharapkan jenazah Muhamad Amin dapat segera dipulangkan ke tanah kelahirannya sehingga keluarga dapat memberikan penghormatan terakhir secara layak.

0 Comments

© Copyright 2023 - Suara Konsumen Indonesia