Breaking News

Revitalisasi SMPN 1 Sakra Timur Disorot, Wali Murid Mengaku Tak Pernah Dilibatkan


Program revitalisasi sekolah tahun 2026 mulai dirasakan manfaatnya oleh ribuan siswa di berbagai daerah. Di Kabupaten Lombok Timur sendiri, tercatat sebanyak 124 sekolah mendapat bantuan revitalisasi guna meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan agar proses belajar mengajar lebih nyaman dan layak.

Namun pelaksanaan revitalisasi di SMP Negeri 1 Sakra Timur kini menuai sorotan dari masyarakat dan wali murid. Berdasarkan informasi pada papan nama proyek, sekolah tersebut menerima bantuan revitalisasi dengan nilai anggaran mencapai sekitar Rp1.555.256.000.

Sejumlah wali murid mengaku tidak mengetahui adanya bantuan pembangunan maupun revitalisasi di sekolah tersebut. Mereka menyebut pihak sekolah tidak pernah mengundang atau memberikan penjelasan kepada para orang tua siswa terkait pelaksanaan proyek tersebut.

Salah seorang masyarakat bernama An Satriawan mengaku para wali murid tidak pernah dilibatkan ataupun diberikan informasi terkait adanya bantuan revitalisasi tersebut. Bahkan menurutnya, sebagian wali murid tidak mengetahui siapa kepala sekolah yang memimpin sekolah itu saat ini.

“Kami tidak pernah diundang ataupun diberikan informasi soal adanya bantuan revitalisasi sekolah ini. Bahkan siapa kepala sekolahnya saja kami tidak tahu,” ujar An Satriawan.

Warga juga mempertanyakan transparansi pelaksanaan proyek yang nilainya mencapai miliaran rupiah tersebut. Mereka menilai proyek sekolah seharusnya melibatkan komite sekolah maupun wali murid agar pelaksanaannya dapat diawasi bersama dan berjalan secara terbuka.

Selain itu, muncul dugaan pekerjaan proyek dilakukan tidak sesuai standar dan disebut-sebut dikerjakan dengan nilai jauh di bawah anggaran sebenarnya demi memperoleh keuntungan lebih besar. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap kualitas bangunan sekolah yang dikerjakan.

Masyarakat berharap program revitalisasi yang menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat meningkatkan kualitas pendidikan benar-benar dilaksanakan sesuai aturan dan mengutamakan kepentingan siswa.

Mereka juga meminta Pemerintah Kabupaten Lombok Timur segera turun tangan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan revitalisasi di SMPN 1 Sakra Timur. Jika ditemukan adanya pelanggaran atau penyimpangan, masyarakat meminta agar pihak terkait diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

0 Comments

© Copyright 2023 - Suara Konsumen Indonesia