Modus Penipuan Berkedok Job
Ketua SBMI Lotim, Moh, Khairil Akbar Ketua SBMI Lombok Timur, menjelaskan bahwa modus penipuan yang sering terjadi adalah dengan menjanjikan gaji tinggi dan proses keberangkatan yang mudah. Namun, pada kenyataannya, banyak pekerja migran yang akhirnya terlantar, tidak mendapatkan pekerjaan yang sesuai, atau bahkan menjadi korban perdagangan manusia.
Tips Menghindari Penipuan
Untuk menghindari menjadi korban penipuan, Khairil memberikan beberapa tips bagi para pencari kerja ke luar negeri:
- Pastikan PT Penyalur Resmi: Cek legalitas dan reputasi PT penyalur tenaga kerja melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat atau melalui website resmi BNP2TKI.
- Jangan Tergiur Gaji Tinggi: Waspadai tawaran gaji yang terlalu tinggi dibandingkan dengan standar gaji di negara tujuan.
- Periksa Kontrak Kerja: Baca dan pahami dengan seksama isi kontrak kerja sebelum menandatanganinya. Pastikan semua hak dan kewajiban tercantum dengan jelas.
- Ikuti Pelatihan Pra-Pemberangkatan: Ikuti pelatihan pra-pemberangkatan yang diselenggarakan oleh Disnakertrans atau lembaga pelatihan resmi lainnya.
- Laporkan Jika Ada Kejanggalan: Jika menemukan indikasi penipuan, segera laporkan ke pihak berwajib, Disnaker, BP2MI dan atau SBMI terdekat.
Pentingnya Legalitas dan Keamanan
SBMI Lotim menekankan pentingnya bagi para calon pekerja migran untuk mengikuti prosedur yang legal dan resmi. Hal ini bertujuan untuk melindungi hak-hak mereka sebagai pekerja migran dan menghindari risiko menjadi korban penipuan atau tindak pidana lainnya.
SBMI Siap Mendampingi
SBMI Lotim siap memberikan pendampingan dan informasi kepada masyarakat yang ingin mencari kerja ke luar negeri. Masyarakat dapat menghubungi kantor SBMI Lotim atau melalui kontak yang tersedia di website resmi SBMI; www.sbmi.or.id. ‘tutup Khairil ketua SBMI Lotim.
0 Comments