Breaking News

HIMPAUDI Lotim Merasa Sedih. Progran Basnas terhadap Guru Namun Tidak Menyentuh Guru PAUD.

Lmbok Timur- Sejumlah guru pada satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) baik layanan Taman Kanak- Kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), Satuan paud sejenis (SPS), Tempat penitipan anak (TPA) di Lombok Timur mengungkapkan keluhan terkait insentif guru dari baznas tidak menyasar ke guru di satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) lombok timur. Keluhan tersebut kembali terdengar lantaran tidak mendapat perhatian serius dari pemerintah, Kamis 11 September 2025. 

Baznas hanya memberikan bantuan insentif guru pada satuan sekolah dasar (SD) dan satuan sekolah menengah pertama (SMP). Menurut informasi sebelumnya, BAZNAS Lotim telah mengeluarkan bantuan kepada guru tidak tetap (GTT) di sekolah dasar (SD) pada tahun 2023, dan program ini merupakan agenda tahunan lembaga zakat tersebut.

Mendengar adanya keluhan yang disampaikan oleh sejumlah guru PAUD tersebut, Ketua Himpaudi Lombok Timur, Usman, mengungkapkan bahwa tugas dan tanggungjawab guru PAUD sangat berat, sehingga pemerintah harus memberikan perhatian yang serius.

"Saya melihat bahwa tugas dan tanggungjawab guru PAUD sangatlah berat, karena itu sudah seharusnya pemerintah memberikan perhatian,"tutur Usman.

"Ia berharap kepada bapak Bupati Lombok Timur untuk segera turun tangan. Jangan hanya menuntut mutu layanan satuan PAUD yang mewajibkan satuan paud untuk akreditasi.

"Namun perhatikan juga kesejahteraan mereka, (Guru Paud_red). Mereka selama ini hanya mendapatkan honor dari Allah ( Honda), bukan guru honor dari daerah,"tandasnya.

Diketahui, selama ini guru paud tidak pernah mendapat  perhatian dari pemerintah kabupaten lombok timur, dari data yang ada, jumlah satuan pendidikan Paud di Lombok timur sebanyak 1107 satuan, dan jumlah guru paud berjumlah 5172 orang se-lombok timur belum tersentuh insentif,"katanya.

Satu sisi, tambahnya, guru Paud memiliki peran penting dalam membentuk fondasi awal perkembangan anak. Guru paud bukan saja berperan sebagai pendidik, namun mereka juga seorang pembimbing dan pengasuh bagi anak- anak kita,"jelas Usman.

Menindaklanjuti atas keluhan guru Paud di Lombok timur yang kurang mendapat perhatian dari pemerintah sejak tahun 2014 sampai dengan pemerintahan sekarang. Maka, kami akan menggelar hearing ke kantor DPRD dan BAZNAS kabupaten lombok timur dalam waktu dekat,"tutup Usman.

0 Comments

© Copyright 2023 - Suara Konsumen Indonesia