Lombok Timur-Pada hari rabu 20 Agustus 2025 lalu pernyataan kepala dinas Ketahanan Pangan. Achsan Nasirul Huda di media yang meminta Masyarakat Kurangi Konsumsi Beras
Ketua Forum Rakyat Bersatu Nusa Tenggara Barat (FRB NTB), ‘Eko Rahadi, SH mengatakan sangat menyayangkan startemnya seorang pejabat yang meminta masyarakat untuk mengurangi konsumsi beras dan katanya menurut data menunjukkan, konsumsi beras masyarakat Lombok Timur mencapai 131 kilogram per kapita per tahun, jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 90–93 kilogram.
Namun apa yang di sampaikan ini berseberangan dengan keterangan dari kepala Cabang Bulog Lotim Supermansah di salah media yaitu Lombok Post pada Kamis, 17 Juli 2025 lalu, menyatakan Stok beras sebanyak 35 ribu ton. cukup sampai tahun depan, bahkan aman sampai dua tahun. Stok saat ini menjadi terbanyak sepanjang sejarah di Lotim,
Banyaknya stok beras ini salah satunya disebabkan tingginya harga pembelian pemerintah (HPP) gabah di tingkat petani saat panen raya lalu, yakni Rp 6.500 per kilogram.”ujar eko mengutip pernyataan dari kepala bulog bulan Juli lalu.
Ketua PD Aman Lombok Timur, Sayadi, SH pertanyakan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Timur, Achsan Nasirul Huda, darimana dasarnya sehingga meminta masyarakat harus mengurangi konsumsi beras.”katanya
Juga mengatakan masyarakat harus mengurangi pemborosan dan membiasakan diversifikasi pangan. Dan minta masyarakat untuk makan jagung, ubi, singkong, sayur, buah, hingga protein hewani.”Sayadi mengatakan seorang pejabat seharusnya tidak menyampaikan hal-hal yang akan membuat masyarakat bingung dan meresahkan,”ujarnya
Usman, Ketua SBMI NTB sependapat dengan Ketua FRB NTB dan Ketua PD Aman Lombok Timur, seorang pejabat seharusnya sebelum menyampaikan punya data jelas dan akurat agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat,”katanya
Selain itu sambung Usman, Kepala Dinas Ketahanan Pangan ini juga menyampaikan terkait penyusutan lahan sawah akibat alih fungsi lahan. Dari sekitar 90 ribu hektare, kini hanya tersisa 38.398 hektare apa benar ini datanya ril,
Kami minta Kepala Dinas KP ini agar segera menyampaikan maaf secara terbuka atas Apa yang telah di sampaikan tersebut, kalua tidak kami akan dating bersama-sama duduki rungan kantornya,

0 Comments