Breaking News

Personel Polwan Cantik Siap Berjibaku Amankan Pilkada Serentak 2020 NTB


Mataram – Perhelatan Pilkada Serentak 2020 di tujuh kabupaten/kota se-Nusa Tenggara Barat (NTB) tinggal lima hari lagi. Berbagai persiapan guna mensukseskan gelaran pesta demokrasi itu terus dilakukan, tak terkecuali persiapan pengamanan yang dilakukan Polda NTB dan Polres jajaran. Polda NTB telah mempersiapkan Bantuan Kendali Operasi (BKO), termasuk di dalam para Polwan cantik dari semua satuan kerja (satker) lingkup Polda NTB.


Ditemui usai latihan fisik di Lapangan Gajah Mada Mapolda NTB, Jumat (4/12) sore, Brigadir Polisi Dua (Bripda) Lisa, salah seorang personel Polwan cantik Satker Direktorat Samapta (Dit Samapta), yang mendapat tugas BKO pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020, mengungkapkan berbagai persiapan yang telah dilakukan dalam upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).


“Saya bersama lima personel Polwan lainnya siap berbaur dan berjibaku dengan Polki (Polisi Laki-laki, red) untuk amankan Pilkada Serentak 2020. Kami akan BKO di Kabupaten Dompu yang pada 9 Desember mendatang menggelar pilkada, dan kami akan berbaur dengan personel Polres di bawah komando Kapolres Dompu,” ungkapnya.


Sementara terkait persiapan yang telah dilakukan, personel Polwan cantik Seba-48 itu mengatakan bahwa semua personel Polri lingkup Polda NTB, telah dilakukan pembekalan dan pelatihan terutama yang tergabung dalam personel BKO.


“Kami sudah dibekali dan dilatih serta digembleng secara khusus baik fisik dan mental secara ketat, termasuk dalam melakukan komunikasi dan negosiasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya.


Polwan cantik kelahiran Bima, 14 Juli 2000 itu juga menuturkan, selain diberikan pembekalan dan dilatih strategi harkamtibmas dalam pilkada, personel BKO Pilkada Serentak juga telah menjalani rapid test, guna memastikan semua personel bebas dan atau tidak terpapar Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).


“Jadi, 80 personel BKO Pilkada Kabupaten Dompu sudah melakukan rapid test. Alhamdulillah, ke-80 personel termasuk di dalamnya enam personel Polwan dinyatakan negatif Covid-19,” jelasnya.


“Artinya, 80 personel BKO siap secara fisik dan mental serta perlengkapan untuk mengamankan Pilkada Dompu 2020,” tandas Bripda Lisa.


Sementara Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si. mengatakan, dalam hal lokasi tugas BKO Pilkada 2020, para personel yang dipilih diutamakan putra daerah setempat.


“Itu dimaksudkan agar personel yang mendapat tugas BKO, sedikit tidak sudah menguasai dan atau mengetahui kondisi dan karakter wilayah tugasnya, sehingga dalam menjalankan tugas mereka dapat dengan mudah melakukan pemetaan,” kata Kombes Artanto.


Menurut Pamen Polri melati tiga itu, dengan menempatkan putra daerah setempat atau paling tidak daerah tetangga, kemampuan komunikasi dan negosiasi personel dapat diandalkan, lebih-lebih dengan pembekalan baik teori dan praktek yang telah diterima.


“Salah satu contoh Lisa, dia putri asli suku Mbojo, Bima, sudah barang tentu Lisa bisa bahasa Mbojo atau bahasa Bima yang juga menjadi bahasa daerah Dompu. Artinya, kemampuan bahasa juga ikut menentukan suksesnya pengamanan,” ucapnya.


Kabid Humas Polda NTB juga berharap tidak ada gangguan kamtibmas selama pelaksanaan pilkada. Pun, pihaknya berharap pilkada yang digelar di masa pandemi Covid-19 ini tidak memunculkan klaster baru.


"Semoga Pilkada Serentak 2020 terlaksana dengan sukses, dan semoga juga tidak memunculkan klaster baru Covid-19 atau klaster pilkada. Âmîn,” tutupnya. 


0 Comments

© Copyright 2023 - Suara Konsumen Indonesia