Breaking News

Peduli Lombok Utara, UNRAM Lakukan Kegiatan Pendampingan Sosial

Tim lembaga penelitian dan pengabdian pada masyarakat UNRAM akan melaksanakan program kegiatan pendampingan sosial di wilayah pascabencana khususnya di kabupaten Lombok Utara di tahun 2019.

Lombok Utara - Hal ini disampaikan pada sebuah diskusi  yang dilaksanakan di aula kantor sekda KLU pada hari rabu, 31 Juli 2019. Hadir dalam kegiatan tersebut Dr  Moh Taqiuddin, M.si selaku ketua pelaksana kegiatan yang didampingi oleh beberapa anggota diantaranya  Mala Mardialina, S.IP, MA sekretaris, Ahmad Mubarrak,MA serta Maya Atri K, S.kom,MA dan hadir juga perwakilan dari Bapedda KLU. Adapun yang menjadi peserta diskusi dari kalangan kepala OPD, camat , Perangkat Desa serta kantor Kementerian Agama KLU.

Diskusi yang mengambil tema Penetapan desa lokasi dan kelompok masyarakat sasaran kegiatan pendampingan sosial di wilayah pascabencana wilayah NTB bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional. 

Seperti yang disampaikan Taqiuddin bahwa maksud  dari kegiatan  pendampingan sosial ini, khususnya pulau di Lombok melalui berbagai kegiatan adalah dalam rangka memulihkan kembali modal – modal sosial masyarakat diwilayah pasca bencana dan untuk mengoptimalkan fungsi – fungsi sosial pemulihan kehidupan masyarakat terdampak gempa.

Sedangkan menurut Taqiuddin tujuan pelaksanaan kegiatan ini ada tiga hal diantaranya 1.  Meningkatkan kapasitas masyarakat melalui aktivasi modal social ( kelembagaan, trust, nilai – nilai, jaringan ) dalam rangka percepatan pemulihan sosial masyarakat  terdampak bencana; 2. Meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana melalui pemberdayaan masyarakat; 3. Meningkatkan dukungan pemerintah daerah serta stakeholder lainnya sebagai upaya pemulihan dan peningkatan aktivitas social masyarakat di daerah pascabencana.
Taqiuddin juga menyampaikan bahwa salah satu strategi dalam pemulihan sosial ialah melakukan pendampingan sosial berbasis komunitas.

 Program mengutamakan partisipasi anggota masyarakat sebagai aktor utama yang memainkan peran penting dalam setiap intervensi yang direncanakan. Seperti yang disampaikan Taqiuddin bahwa penentuan lokasi sasaran kegiatan diataranya  sub sektor sosial yaitu 3 kelompok pendidikan, 3 kelompok kesehatan, 3 kelompok  kebudayaan, 3 kelompok keagamaan dan kesenian. Untuk wilayah kabupaten Lombok Utara sendiri  ada 2 desa dengan masing – masing desa 2 kelompok. Untuk wilayah Lombok Utara ada dua desa yang akan dijadikan sampel diantaranya Desa Menggala sasarannya bidang pendidikan dan kesehatan dan desa Karang Bajo dengan sasaran bidang kesenian dan keagamaan. (LNG06)

0 Comments

© Copyright 2023 - Suara Konsumen Indonesia